LELAKI YANG KUPANGGIL BAPAK
“Papa perginya lama! Kenapa Kesya nggak diajak.“ Kesya merajuk. Usai bersorak karena rindu, kini ia mengerucutkan bibir.
“Yang penting sekarang Papa sudah pulang, 'kan? Oya, Papa bawa temen buat kamu.“
“Kak Viola, 'kan? Tadi Kesya sudah lihat. Tuh, orangnya!“ Kesya menunjukku.
“Mulai sekarang, kamu panggil Kak Vio dengan sebutan Mama.“
“Apa Kak Vio jadi Mamanya Kesya sekarang?“ tanya Kesya menatapku, aku mengangguk.
Kesya langsung bersorak, ia melompat-lompat, memelukku, lalu melompat lagi. “Horeee, sekarang Kesya punya Mama,“ teriaknya.
Dokter Darel lantas menunjukkan kamarnya, “Mulai sekarang ini juga kamarmu. Kamu bisa manaruh baju-bajumu di lemari yang itu!“
Bab Populer