Alice
ujarnya dengan santai.
Tanpa fikir panjang Devan mengambil tongkat tersebut, yang di ujungnya sedikit berisikan darah.
Devan hendak memukul mereka dengan tongkat tersebut, namun dia mendengar pintu dibanting dengan keras membuat mreka semua mengalihkan pandangannya kedepan.
Sementara Alice, matanya sudah kabur hendak pingsan namun Alice masih menahannya.
Dirga. Itulah yang berdiri didepan sana, dengan jaket berwarna hitam, bandana terikat di kepalanya dengan tatapan nyalang seolah bisa membunuh siapa pun yang menatap dirinya.
인기 회차