Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kami Bisa Tanpamu Mas

Kami Bisa Tanpamu Mas

Gianira dan kedua putranya harus mengalami berbagai hal pilu karena kemiskinan hidup yang harus mereka lakoni. Penderitaan bertambah saat Jazirah, pria yang disebut sebagai suami dan ayah tersebut menghilang tanpa kabar. “Dasar anak enggak tau diri! beraninya kamu mencuri roti di warungku?!” terdengar suara teriakan dari bude Rum, pemilik warung klontong di dekat rumahku. “Ampun, Bude, ampun,” Ya Allah, itu suara anakku, Langit. Bagaimana kelanjutan hidup Gianira dan anak-anaknya ke depan tanpa sosok pria yang selama ini menjadi pelindung mereka? Kemana sebenarnya Jazirah? Apakah Gianira dan kedua putranya mampu bertahan di tengah badai cobaan hidup?
1060.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai suara perut lapar
Baca
+Pustaka
Kamar 2A

Kamar 2A

Rara pindah ke kosan murah setelah gajinya dipotong. Kosan itu sepi, harga sewanya setengah dari tempat lain. Tiap malam jam 02.00 tepat, seseorang mengetuk pintunya sambil menyebut namanya dengan suara berbisik. Awalnya Rara mengira itu tetangga iseng. Tapi suara itu makin jelas… makin dekat… dan mulai memanggil dari dalam kamar. Rara mencoba pergi, tapi kosan itu memiliki aturan yang tidak boleh dilanggar—aturan yang bahkan pemilik kos sendiri tak berani jelaskan. Begitu Rara melanggar satu aturan kecil, ia membuka sesuatu yang seharusnya tetap terkunci. Kamar 2A memanggilnya. Dan ia tidak sendirian di sana.
458 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai suara perut lapar
Baca
+Pustaka
Rahasia di Balik Pernikahan Dokter

Rahasia di Balik Pernikahan Dokter

Di tahun ketiga pernikahannya dengan Charles, Shira masih menjadi sosok yang membuat iri semua wanita di Howini. "Dokter Charles begitu baik sama Nyonya Shira! Terakhir kali, saat Nyonya Shira batuk, dia langsung minta Nyonya Shira melakukan pemeriksaan lengkap." "Dia bisa menikahi dokter paling berwibawa di negara ini. Semoga saja aku punya keberuntungan seperti itu di kehidupan selanjutnya!" Shira tersenyum. Dia sudah terbiasa dengan perbincangan seperti ini di antara para perawat. Dia baru saja mau membuka pintu, tetapi suara pertengkaran yang datang dari dalam menghentikan langkahnya. "Tuan Charles, kamu mau menggugurkan bayi di rahim Nyonya Shira lagi? Ini sudah yang ketiga kalinya!" "S
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai suara perut lapar
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih

Kebahagiaan yang Tak Pernah Kuraih

"Amelia, apa kau yakin mau menempuh jalan ini?" ujarnya dengan suara serak. "Kakakmu dulu ...." "Aku yakin. Jalan yang dulu nggak sempat diselesaikan kakakku, sekarang bakal aku lanjutkan sampai akhir!"
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai suara perut lapar
Baca
+Pustaka
Surga Reinkarnasi

Surga Reinkarnasi

Su Xiao adalah seorang pemuda berdarah dingin yang tengah mencari balas dendam atas kematian keluarganya, namun segalanya berakhir buruk baginya. Saat ia menghembuskan napas terakhir, Su Xiao mendengar sebuah suara memanggilnya dari dimensi lain. Suara itu berasal dari sebuah sistem asing yang menawarinya keselamatan—kesempatan untuk bereinkarnasi. Ia hanya perlu menerima sebuah kontrak. Su Xiao tidak punya pilihan lain selain menerimanya, namun ia tidak tahu apa yang sebenarnya telah ia setujui! Bepergian antar dunia, menjalankan misi yang sangat berbahaya, mengumpulkan item khusus, meningkatkan level, bahkan membunuh para Protagonis… Namun Su Xiao bukanlah Contractor biasa. Su
10806 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai suara perut lapar
Baca
+Pustaka
Suamiku Merasa Jijik Saat Aku Hamil, Setelah Bercerai Dia Menyesal

Suamiku Merasa Jijik Saat Aku Hamil, Setelah Bercerai Dia Menyesal

Saat hamil tujuh bulan, suamiku, Ben Harsono, menganggap aku kotor. “Jangan sentuh aku!” Di depan pintu masuk, ia mendorongku dengan jijik. “Bau minyak dapur, menjijikkan.” Mertuaku keluar dari kamar setelah mendengar keributan. Ia pun menyerahkan semangkuk sup sarang burung yang baru direbus kepada Ben. “Sandra, kamu tidak tahu kalau Ben punya germofobia? Sudah hamil begini masih tidak bisa menjaga kebersihan?” “Ben sudah lelah bekerja, tidak bisakah kamu membuatnya lebih tenang?” Aku memandang ibu dan anak itu dengan perut yang terasa mual dan bergejolak. Saat aku berbalik, layar ponselku menyala. Sebuah foto terpampang jelas. Itu adalah asisten baru Ben, Lina. Di foto, wanita itu bersanda
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai suara perut lapar
Baca
+Pustaka
Penghentian Terakhir Kapten Jenius

Penghentian Terakhir Kapten Jenius

Setelah kapal pesiar menabrak terumbu karang, Yilin dan aku didorong ke laut oleh para turis yang panik. Pacarku, sang kapten, terjun ke laut, dan membawa Yilin menaiki sekoci penolong terakhir. Saat aku berjuang dan berteriak minta tolong, dia menepis tanganku dari tepi sekoci sambil berkata, “Kau bisa berenang, hentikan drama berebut perhatian ini! Yilin mengalami hipotermia, aku harus segera membawanya ke rumah sakit!” Laut di sekitar kami hitam pekat seperti tinta. Kata-kata itu sama saja dengan menyuruhku untuk mati. Ketika gelang yang tak pernah kulepas ditemukan di perut hiu, Jerry menyelam sendirian ke perairan yang dipenuhi hiu dan mencariku selama tiga hari tiga malam. Kemudian, ka
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai suara perut lapar
Baca
+Pustaka
7 Hari Setelah Ibu Pergi

7 Hari Setelah Ibu Pergi

Setelah tujuh hari kematian ibu, suasana rumah berubah mencekam. Suara rintihan kerap kali terdengar dari kamarnya. Aku pun melihat, ibu sedang membenturkan kepalanya ke jalan. Ada apa dengan kematian ibu?
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai suara perut lapar
Baca
+Pustaka
DIBULLY SUAMI SENDIRI

DIBULLY SUAMI SENDIRI

Ainan Takhsyaallah
Paling kesal dengan mas Raka. Bisa-bisanya dia melarangku makan karena tak mau aku gendut. padahal rasa laparku ini di dorong karena kandunganku yang semakin besar. "Lah, makan lagi?" kutahan diri untuk tak membalas ucapannya. Namun, dia tetap mengawasiku. "mas ini menikahi karena apa sih?" "Pokoknya jangan gemuk! jangan gendut! kamu tak lupa perjanjian kita, kan? lagi-lagi perjanjian itu yang dia ungkit. Perjanjian untuk menikah dengan syarat tak gemuk. "Aku nggak peduli dengan janji itu. Lagi pula aku begini karena anak kamu." Tunjukku pada perut yang mulai nampak membesar. "Pokoknya kalau kamu gemuk, begitu anak ini lahir kita akan pi..." "Mas mau bilang apa? hati-hati
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai suara perut lapar
Baca
+Pustaka
Ku Balas Kematian Anakku

Ku Balas Kematian Anakku

Sinopsis Dentuman keras mengguncang jalanan. Jeritan manusia, suara klakson yang memekakkan telinga, dan bau logam terbakar bercampur dalam kekacauan yang mengerikan. Amira tersentak sadar, kepalanya berdenyut hebat, darah hangat mengalir dari pelipisnya. Namun, itu semua tidak ada artinya. Yang lebih penting—yang lebih menyesakkan—adalah tubuh mungil di sampingnya. "Amanda... Sayang... bangun..." Suara Amira bergetar, tangannya gemetar saat menyentuh wajah pucat putrinya. Ada darah di dahinya, napasnya lemah, terlalu lemah. Dengan panik, Amira merogoh ponselnya, menekan nomor suaminya. Nada sambung. Satu kali. Dua kali. Tidak diangkat. "Reza, angkat! Tolong!" Tangisny
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai suara perut lapar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status