Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SYAIR SINGGASANA 2 : DARAH PARA RAJA

SYAIR SINGGASANA 2 : DARAH PARA RAJA

Terbaring dengan mesra dan damai Aswathama Arya Lahir 03-01-1963 Wafat 29-03-1995 Dan Terbaring dengan mesra dan damai Aruna Prahesti Lahir 16-07-1966 Wafat 29-03-1995 Lalu mereka menyingkap kain hijau di nisan makam terkecil tempat di mana kalung gajahsora menjatuhkan dirinya dan tergeletak di atas pusara, di situlah puncak kekagetan mereka, di mana di atas nisan tersebut tertulis. Terbaring dengan mesra dan damai Ganendra Aryasathya Lahir 25-09-1986 Wafat 29-03-1995
102.5K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as syair arjuna
Read
+Library
Renjana

Renjana

celetuk Ida tanpa sadar, tanganku refleks menutup mulut Ida sebelum dia mengatakan sesuatu yang akan disesalinya di masa depan. Ardito Candhra Wijaya, berdiri di depan kami, tanpa baju. Dia hanya mengenakan boxer hitam sepaha, handuk tersampir di bahunya dan menenteng peralatan mandi. “Kalian mau kemana?” tanya Dito dengan santai berdiri didepan kami, kami bisa dengan leluasa meilhat dadanya yang bidang dan badannya yang tinggi tegap itu. “Mau numpang mandi,” jawab Imelda santai.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as syair arjuna
Read
+Library
Lebih dari selamanya

Lebih dari selamanya

Melihat mata Amanda yang masih menyala. "Tidak bisa tidur?" Amanda menggelengkan kepala. "Aku dongengin." Arjuna mengatur posisi agar bisa bertatap muka dengannya. Hati Amanda makin berdebar. "Aku adalah Arjuna..." Arjuna menceritakan dongeng kehidupannya. Nama lengkap Arjuna adalah Arjuna Wiratikta. Anak pertama dari tujuh bersaudara. Menempa beban keluarga dan membina adik-adiknya mencapai tujuannya. Arjuna adalah seorang Dokter Spesialis Bedah. Hal yang paling menyakitkan baginya menjadi Dokter ketika salah satu dari keluarganya mengalami kecelakaan tunggal. Ya. Adik pertamanya yang bandelnya minta ampun. Belum memiliki stnk dan sim sudah berani mengendarai motor. Parahnya lagi, enggan me
105.1K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as syair arjuna
Read
+Library
Rahasia Mantan Suami Miskin

Rahasia Mantan Suami Miskin

suaranya pecah, bergetar, bukan karena marah, melainkan karena hatinya yang mulai runtuh. Aleya mengangkat dagunya sedikit, menatapnya dengan dingin yang tak lagi ia kenali. “Tidak ada yang sedang bercanda di sini. Aku sangat serius, Arjuna Wiwaha.” Ia menarik napas panjang, lalu melanjutkan dengan nada yang lebih tajam, lebih menusuk. “Aku muak. Dan benar kata orang… wajah tampanmu tidak akan pernah membuat seseorang kenyang.”
495 viewsCompletedAdded to Library 13 Times as syair arjuna
Read
+Library
Dua Tuan Tampan

Dua Tuan Tampan

Di sana, tergeletak sebuah kotak kayu kecil yang antik. "Ini... adalah milik Arya," kata Arjuna, suaranya pelan. "Dia selalu membawanya kemana-mana." Arjuna membuka kotak itu. Di dalamnya, terbaring sebuah harmonika kecil yang sudah pudar warnanya, sebuah pena bulu, dan beberapa lembar kertas lusuh. Kertas-kertas itu dipenuhi coretan not balok, dan di antaranya, ada sebuah sketsa sederhana. Sketsa seorang anak laki-laki yang sedang tersenyum riang, memegang sebuah harmonika.
10863 viewsCompletedAdded to Library 32 Times as syair arjuna
Read
+Library
TUAN MUDA YANG MENYAMAR

TUAN MUDA YANG MENYAMAR

Barangkali Hasan adalah jalan dari Tuhan untuk mempermudah tugasku. Tunggu Junia! Kuperingatkan pada diri sendiri. “Ehem.” Aku berdeham untuk melembutkan suara, agar pria itu tak curiga dan takut padaku begitu tahu aku seorang pria. Lucu juga kalau bayangin, Hasan menembakku dan aku jujur bahwa Junia sebenarnya adalah Arjuna. Dia pasti muntah –muntah satu tahun tanpa henti.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 241 Times as syair arjuna
Read
+Library
My Destiny

My Destiny

Pria itu tersenyum dan mengusap tangan Ayu yang berada di lehernya. "Jangan melamun terus dong. Gak baik kalau melamun terus, nanti malah kesambet..." ujar Ayu. "Aku gak ngelamun, cuma liatin langit tuh. Banyak banget bintangnya. Indah banget tau," balas Arjuna. "Beneran? Gak bohong 'kan?" Tanya Ayu. "Gak, sayang. Duduk disini dong mau peluk kamu," ujar Arjuna yang menepuk pahanya.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 242 Times as syair arjuna
Read
+Library
Aruna Putra Api

Aruna Putra Api

Ia berusaha secepat mungkin mengetahui keadaan Arya dan Aruna. Seiring dengan debu yang menghilang dan hempasan angin yang mereda, sepasang ayah dan anak itu tampak terlihat dengan posisi yang saling berlawanan. Arya berdiri dan terengah-engah, sedang Aruna tergelatak dengan luka parah di dada. Namun di bibirnya masih tersungging senyum picik untuk ayahandanya. “Arya sudah keterlaluan!” seru Jenar sembari melangkah dan menghentakkan kaki di tanah. Pertanda radius serangan untuk Suji Pati sudah dilakukan.
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 321 Times as syair arjuna
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status