SILARIANG
“Baiklah, Mas. Jangan lupa jangan sering begadang dulu dan banyak minum air putih ya. Sampai nanti malam, Mas. Waalaikumsalam.”
Tenri tersenyum lebar, dia tidak menyangka jika Tyo kekasihnya itu akan datang jadi melamarnya karena ibunya cukup mempersulit Tyo. Ibunya tidak suka jika Tenri berhubungan dengan Tyo, ibunya lebih suka jika Tenri menikah dengan laki-laki pilihannya yang masih ada hubungan kekerabatan. Mereka sudah sepakat uang pannaik untuk Tenri senilai lima puluh juta, satu set perhiasan, seekor sapi yang gemuk dan besar, perlengkapan bahan dapur seperti beberapa karung beras, terigu dan gula serta satu unit rumah yang sudah siap mereka huni jika sudah menikah kelak. Itu lah meng
Capítulos em Alta