Petualangan Nerva
sidiq winiajinovel narasi perihal ayahnovel sedih tentang ayahcerita sedarah ayah dan anakcerita perjuangan seorang ayah
Sesampai di sebuah mata air di atas gunung, Nerva menangis dan terus menerus menyesali perbuatannya dahulu sehingga kakaknya tidak bisa ia selamatkan dan jauh darinya.
Hujan dari langit yang begitu deras membasahinya dan ia tahu bagaimana isi hatinya. Nerva kini berjuang agar dirinya selamat. Ketika Nerva duduk di dekat naungan belakang mata air, datanglah sesosok lelaki misterius bertubuh besar dan berjubah hitam untuk menemuinya.
"Si... Siaapa kamu?" Nerva bertanya penuh ketakutan kepadanya.