Behind Her Pride
Kalau saja tadi Karel mau mendengarkan sarannya, pasti mereka tidak akan capek dua kali.
"Rob, diamlah, jangan usil di tempat seperti ini," ujar Karel mengira bahwa tangan yang mencolek tengkuknya adalah anggota regunya yang bernama Robby.
"Tanganku di sini," balas Robby.
Jantung Karel tiba-tiba berdegup kencang, sekujur tubuhnya menegang dan kakinya mulai terasa lemah—tenaganya seperti akan hilang untuk sekadar berdiri.
Capítulos em Alta