Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Benih Rahasia CEO Dingin

Benih Rahasia CEO Dingin

Aria menghela napas panjang. Tidak ada raut kegelisahan atau panik yang tampak di wajahnya, seolah-olah hal ini sudah dia perkirakan sebelumnyaa. Sementara itu, Tommy yang tidak sengaja mendengar obrolan mereka sontak berbalik badan dan meninggalkan ruangan. “Baiklah,” putus Aria dengan tenang. “Bagi sebagian orang, kepuasan seks memang menjadi penentu.”
865 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai tata aria
Baca
+Pustaka
Passionate CEO - Malam yang Tak Terlupakan

Passionate CEO - Malam yang Tak Terlupakan

tanya sang ayah ketika Aria pamit dengan menyalim tangan yang mulai keriput itu. "Iya, Pa. Ada kerja kelompok lalu aku ke restoran." Aria memperbaiki letak sling bag-nya. Hari ini dia berdandan ala kadarnya. Hanya jeans dan kaos longgar berwarna biru laut dengan gambar abstrak sebagai pemanis. Rambutnya dicepol dan hanya bedak bayi yang menghiasi wajah. "Hati-hati ya. Papa akan berbelanja dan kita akan merayakan kenaikan gaji Papa saat makan malam."
1019.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 678 kali sebagai tata aria
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Pecundang!

Aku Bukan Pecundang!

tanya Aria Hall tajam. Dengan suara gemetar, karyawan itu berkata, "Sa-saya cuma… saya pikir dia nggak bakal mampu beli rumah di sini, Miss Aria." Alis Aria terangkat. "Dan kenapa kamu berpikir begitu?" Karyawan itu menunjuk Steve Hart dengan jarinya. "Pe-penampilannya, Miss Aria. Saya cuma menilainya dari tampang."
993 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai tata aria
Baca
+Pustaka
AURORA

AURORA

Rasa penasaran tiba-tiba membuncah, membuatku tak sadar menoleh kepada Aquilla yang mendongak untuk menatap Aurora tersebut. Aku baru menyadari bahwa di leher kanan Aquilla terdapat sebuah tato berbentuk naga yang warna memudar, seakan-akan berbaur dengan kulit putih pucatnya itu. Matanya pun kini bersinar merah, bukan lagi berwarna ungu yang membuatku takjub sekaligus iri. “Aquilla,” panggilku tapi dia tetap bergeming pada posisinya. Dia terlihat terlalu terikat dengan pemandangan Aurora berwarna ungu tersebut. “Apa yang sedang kau lakukan?”
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai tata aria
Baca
+Pustaka
Tania Saka

Tania Saka

Prolog Tania Saka yang akrab dipanggil Tanka adalah sosok gadis yang sangat cantik dan periang. Dia memiliki wajah yang ayu dengan tinggi badan yang ideal. Matanya sayu, namun tajam bila amarah tengah menguasai jiwanya. Ayahnya, David Kavandra Saka adalah pengusaha sukses di bidang perkebunan kelapa sawit . Tanka memiliki seorang teman lelaki yang bernama Tony dan seorang teman perempuan yang bernama Sisil .
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai tata aria
Baca
+Pustaka
(bukan) Perempuan Biasa. (buku ketiga)

(bukan) Perempuan Biasa. (buku ketiga)

Ia sangat muak melihat akting pecundang terdzomili, yang tengah diperankan oleh Aria saat ini. Pagi ini Rajata dengan sengaja meminta pengacaranya untuk memanggil Aria secara khusus ke ruangannya. Rajata ingin meminta pertanggungjawaban Aria atas sejumlah dana perusahaan yang ia gunakan secara sepihak. "Apa ini?" Aria menangkap file yang Rajata lemparkan ke wajahnya. "Lihat saja dulu. Setelahnya baru lo berkomentar. Gue adalah type orang yang berbicara berdasarkan bukti-bukti. Bukan tukang ngibul seperti lo," cibir Rajata sinis.
1050.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai tata aria
Baca
+Pustaka
Istri Tawanan CEO

Istri Tawanan CEO

kata Aria. “Itu luar biasa. Aku tidak sabar menantikannya,” kata Carter menatapnya kagum. “Bagaimana dengan gaun Anda? Aku belum melihat model gaunmu,” ujarnya menatap gaun biru yang kenakan Aria. Aria tersipu malu menyelipkan rambutnya di telinga. “Ini hasil rancanganku. Aku berencana melebarkan bisnis ke bidang Fashion. Aku tidak tahu apa ini bagus atau tidak.”
9.8679.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.1K kali sebagai tata aria
Tampilkan Ulasan (98)
Baca
+Pustaka
Queen Moon
Apa kabar reader, author minta maaf karena selama selama dua minggu gak nulis dan minta bantuan teman gantiin nulis. Gak nyangka hasil bakal jadi gini. Author minta maaf sekali lagi dan terpaksa up bab ini. Akan lebih baik tidak usah di baca. Bab berikutnya Author sudah kembali nulis.
Cathalina
duhhhhhh mauuuuuu bgt thorrrrr sampe dixon dewasa jgn buru2 tamattt thor soalnya ga ada bacaan yg seru lg hehe kalo bs sampe dixon dewasa trus ktmu cewe jg nikah thor di bikin berlanjut kyk kyk novel2 sebelah hehe kalo bs ada cerita kisah cinta seth juga thor nanti ktmu cewe lain biar ada selinganny
Baca Semua Ulasan
Kiara

Kiara

kata Kiara, mulai berjalan mendekat ke arahnya. “Ishita, Bu. Saya adalah pelayan untuk keluarga Aliya dan saya akan memenuhi setiap kebutuhan kamu,” katanya Ishita mulai tersenyum malu kepada Kiara. “Nah, Ishita, kamu bisa memberitahuku apa pendapatmu tentang usahaku membuat kepang,” “Saya pikir saya bisa membuat rambut saya menjadi simpulan kepang yang baik,” Kiara mendengar tawa Ishita yang tertahan di belakang. Dan Kiara hanya tersenyum saja.
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai tata aria
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Indro—anak itu hanya memandang Aira datar lantas tak selang beberapa lama ia memilih melenggang. Tania menunjuk Aira yang terus menunduk seraya menangis. "Ingat Aira! Lo itu cuma anak kelas sepuluh di sini. Lo boleh anak guru tapi otak lo bego dan gak mikir dulu buat deket sama laki-laki yang jelas punya orang!" bentak Tania seraya menggebrak meja membuat Aira terkejut. "Siapa yang punya orang?!" Nada tegas nan dingin dari belakang Tania nyaris membuat semua orang tertegun apalagi Tania yang langsung membalikkan tubuhnya.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 382 kali sebagai tata aria
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status