MAWAR
Purpelomawar berduri di tanganmawar hitam di tanganpohon mawartato mawar di leher samping
Ucap Fabio pada dokter, lalu dia keluar dari kamar
Dokter itu mengangguk, lalu mengambil tempat yang tadi di duduki Fabio. Dia tersenyum sebagai formalitas pada Mawar. "Baiklah nona, saya akan memeriksa denyut nadi anda terlebih dahulu,"
Mawar mengangguk, lalu mengulurkan lengannya pada dokter.
"Dokter berasal dari Indonesia?" Tanya Mawar.
Dokter itu mengulas senyum. "Iya, nona. Saya sebelumnya bekerja di Indonesia, lalu tuan Fabio memaksa saya merawat anda sampai anda bangun dari koma,"