Bukan Wanita Simpanan
tukas wanita itu
Dinara menelan ludah, jantungnya berdebar kencang.
"Dinara, mending kamu buatin kopi buat kita, ya. Kamu juga nggak akan paham kerjaan di divisi ini," pinta seorang wanita dengan nada tinggi, tangannya menunjuk ke arah mesin kopi. "Terus, beresin meja ini juga, ya. Nanti kalau Pak Gerald datang, mejanya harus rapi."
Dinara terpaku, matanya menatap kosong ke arah mesin kopi. "Tapi, aku kan staf admin pemasaran, bukan office girl lagi," ucapnya lirih, suaranya hampir tak terdengar.
Bab Populer