Siksa Dendam Perjodohan
miraw
Dunia adalah kebebasan, tapi tidak untuk seorang Kerleeanna Alina.
Kita terlahir mempunyai hak, hak untuk memilih.
Tapi apa aku tidak memilikinya?
Dalam hidupku aku tidak mempunyai hak untuk memilih, namun dipilihkan. Berada didekat dengan lelaki yang dipenuhi dengan obsesi itu membuatku sesak setiap saat.
"Terima dia atau pergi dari rumah ini!"
Aku terdiam mematung ketika mendengar teriakan ayahku yang menggema, ketika aku menolak mentah pertunangan itu dihadapan para tamu. Dengan gontai aku melangkah perlahan, masih berbalut seragam SMA aku menerima cincin yang lelaki itu sematkan di jari manisku dengan linangan air mata.
"Kau milikku sekarang Kerleaan
Capítulos Populares