Tamu yang Tak Diundang
"Tolong! Tolong copet!"
Aku berbalik ke asal suara. Sayup terdengar teriakan minta tolong disertai kata copet, netraku terfokus pada laki-laki bertopi hitam yang berlari sambil mendekap tas wanita di tangannya. Ia berlari ke arahku. Ku tengok kanan kiri, keadaan sepi. Tidak tampak siapapun di jalan sepi ini. Merasa tidak ada yang bisa membantu, rasa kemanusiaan terpanggil untuk menolong, segera aku turun dari motor metic-ku untuk mencekal langkah laki-laki itu dengan menghantamkan keras tas yang kubawa ke arahnya.