POLIGRAF
“Sakit! Lepaskan! Siapapun kamu lepaskan! Kamu tidak tahu saya siapa, hah?”
AKBP Neco berteriak dengan sia-sia, wanita yang menyerbunya sama sekali tidak mengendurkan intensitas dan kekuatan gigitan, sodokan, dan cakarannya. Bahkan, penyiksaan jenis baru turut ambil bagian: tidak puas hanya menggigit, wanita itu menggesek-gesekkan giginya di lengan AKBP Neco yang mulai memunculkan darah. Tak nampak sedikitpun raut jijik di wajahnya, yang ada hanya ekspresi murka tak terkira-kira dan tekad untuk membuat polisi yang menggelepar di bawahnya ini menderita cidera seserius mungkin, kalau perlu cacat sampai mati.
Bab Populer