Cinta Terlarang
Melihat Shasha pergi, aku fikir Ilham akan aman, nyatanya malah Nesha yang mendekati Ilham dan mengajak Ilham bicara dengan suara pelan karena memang di perpus tak di perkenankan ngomong dengan suara tinggi jadi harus pelan.
“Maaf, Ham. Aku sudah berusaha mengalihkan perhatian Shasha, tapi aku tak bisa mengalihkan perhatian Nesha dari kamu,” ucapku dalam hati.
Kulihat Ilham hanya menjawab apa yang di tanya oleh Nesha, walau aku juga berusaha mengajak Shasha bicara namun mataku sesekali melihat interaksi Ilham dan Nesha. Aku tau mereka saling menyukai, mungkin perbedaan agama lah yang membuat mereka menahan perasaan mereka agar tak ada yang tau dan hanya menyimpannya di dalam hati serapat mun
Bab Populer