Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Yang Kukira Cinta, Ternyata Belum Tentu Setia

Yang Kukira Cinta, Ternyata Belum Tentu Setia

Semua orang bilang, Brody cinta mati terhadap Emma. Dia mengejar Emma selama sepuluh tahun dan memanjakannya selama itu pula. Bahkan hanya karena dia mengernyit sedikit saja, Brody bisa merasa sakit hati setengah hari. Namun, Brody yang seperti itu malah mengkhianatinya sampai tiga kali berturut-turut. Pertama kali, di sebuah pesta bisnis. Dia dibius oleh lawannya dan menghabiskan semalaman dengan seorang mahasiswi. Pada hari Emma mengajukan cerai, dia langsung mengirim wanita itu ke luar negeri malam itu juga, lalu berdiri di bawah apartemen Emma sambil kehujanan selama tiga hari tiga malam. Dia berkata, "Emma, aku salah, maafkan aku kali ini." Emma menatap wajahnya yang pucat, hatinya pun luluh.
5.7K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as toxic
Read
+Library
Pengorbanan Melahirkan Dibayar Dengan Perselingkuhan

Pengorbanan Melahirkan Dibayar Dengan Perselingkuhan

Di hari pemulihanku dari depresi pascamelahirkan, Yanto yang sedang mengemudi mobil tiba-tiba berkata, "Aku sebenarnya punya keluarga lain di luar." Kalimat yang datang tanpa peringatan itu membuat kepalaku berdengung. Yanto menatap lurus ke depan, lalu melanjutkan dengan nada penuh keluhan, "Saat depresi pascamelahirkanmu kambuh selama bertahun-tahun ini, kamu selalu mau mati. Saat itu, aku juga hidup sengsara. Sekarang kamu sudah sembuh, aku juga harus meluangkan waktu untuk menebus istri dan anakku yang sebenarnya." Butuh waktu yang cukup lama, aku baru susah payah mengeluarkan suara gemetar dari tenggorokanku. "Kalau begitu ... aku dan anakku ini termasuk apa? Palsu?" Yanto tidak langsung menyangkal. Setelah terdiam lama, dia baru berkata dengan tegas, "Terserah kamu mau anggap ini bagaimana. Demi anak, kamu juga nggak akan tega pergi, 'kan?" Tubuhku langsung terasa seperti kehilangan semua kehangatan. Aku yang tadinya berpura-pura telah sembuh dari depresiku pun langsung kembali ke keadaan semula.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as toxic
Read
+Library
Suami yang Tak Pernah Menyentuhku, Memelihara Wanita Lain Di Luar

Suami yang Tak Pernah Menyentuhku, Memelihara Wanita Lain Di Luar

Suamiku memiliki kecanduan seksual yang parah. Namun, selama tujuh tahun pernikahan, dia malah tidak pernah menyentuhku. Setiap pagi dan malam, dia akan berendam air es yang dingin dan lengannya penuh bekas tusukan jarum untuk menekan hasratnya. Aku sudah beberapa kali berinisiatif karena merasa kasihan, tetapi dia hanya menahan diri dan mencium keningku. "Jinny, jangan bodoh. Aku berbeda dengan para binatang itu. Aku mana tega membuatmu sakit. Demi kamu, aku rela menjalani cinta platonis seumur hidup," balas suamiku. Kegigihan suamiku yang berbeda dari orang biasa itu bertahan selama tujuh tahun. Meskipun harus berkali-kali menahan diri sampai masuk rumah sakit, dia juga tetap tidak ingin melewati batasan sedikit pun. Hingga pada hari jadi pernikahan kami, seorang gadis datang membuat janji operasi perbaikan selaput dara untuk yang kesembilan kalinya. Setelah obat bius disuntikkan ke dalam tubuhnya, wajahnya memerah dan mulai menangis seperti anak kucing saat kesadarannya kabur. Aku menggelengkan kepala saat melihat tubuhnya yang penuh bekas ciuman, mengira dia hanya seorang gadis tersesat lainnya. Hingga aku mendengar tangisan terakhirnya dengan suara parau. "Henry, kamu bajingan." Tanganku langsung gemetar dan hampir tidak bisa memegang pisau bedah dengan stabil. Semua ini karena suamiku juga bernama Henry.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as toxic
Read
+Library
Kehamilanku Adalah Penyelamat Anak Wanita Lain

Kehamilanku Adalah Penyelamat Anak Wanita Lain

"Ghava, kalau Adele tahu kamu buat dia hamil cuma karena mau pakai darah tali pusarnya untuk menyelamatkan anak kita, apakah dia akan marah?" Suara Renata terdengar lembut dan pelan, tetapi setiap katanya seperti jarum yang menusuk gendang telinga Adele. Detik berikutnya terdengar suara Ghava tanpa sedikit pun emosi, "Dia nggak berhak marah. Itu memang sudah seharusnya dia lakukan." "Dulu dia mati-matian naik ke ranjangku dan maksa aku menikahinya. Malah seharusnya dia merasa beruntung kalau anak yang dikandungnya itu bisa berguna." Adele bersandar di dinding yang dingin. Lembar hasil pemeriksaan kehamilan terlepas dari sela jarinya lalu jatuh melayang ke lantai.
5.2K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as toxic
Read
+Library
Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

Saat berusia sembilan tahun, aku terkena gelombang kejut dari ledakan saat menyelamatkan Andre Yunandi, dan sejak itu aku memakai alat bantu dengar. Dia merasa sangat bersalah. Dia berinisiatif melamarku, bersumpah dengan mata merah, “Dik Tasya, aku akan melindungimu seumur hidupku.” Tetapi di tahun saat kami berusia delapan belas tahun. Demi lulus tes di depan gadis idaman sekolah, Andre sendiri melepas alat bantu dengarku. Di depan gadis idaman sekolah itu dan teman-teman sekelasku, dia berkata dengan nada jijik, “Si Beban, aku sudah muak denganmu sejak lama.” “Tahun itu, saat kamu berusia sembilan tahun, aku benar-benar berharap kamu tidak diselamatkan dan justru meninggal.” Aku menggenggam laporan pemulihan telingaku, tak mengucapkan sepatah kata pun. Sesampainya di rumah, aku diam-diam mengubah pilihan seleksi nasional berdasarkan tes-ku. Setelah itu, aku pergi bersama orang tuaku ke rumah Andre untuk membatalkan pertunangan. Andre, mulai sekarang, pertemuan kita berakhir di sini. Aku dan kamu, tak perlu lagi bertemu.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as toxic
Read
+Library
Ketika Laranganku Menjadi Motivasi Untuk Menyakitiku

Ketika Laranganku Menjadi Motivasi Untuk Menyakitiku

Semua orang di Kota Opela tahu bahwa Maureen dan Raphael adalah pasangan yang selalu bertentangan seperti air dan api. Sebagai tunangan Raphael hanya dalam nama, Maureen menetapkan tiga larangan untuknya. Dilarang balapan liar, dilarang tidak pulang semalaman, dan dilarang menemui cinta pertamanya yang bernama Audrey. Namun, Raphael justru selalu melakukan kebalikan dari apa yang diminta. Entah itu mengebut mengelilingi seluruh jalan lingkar pegunungan di Kota Opela atau menghabiskan malam di kelab hingga mabuk dan tak sadarkan diri. Bahkan pada hari ulang tahun Maureen, dia sengaja membawa Audrey dan menciumnya di bawah langit yang dipenuhi kembang api, menghancurkan harga diri Maureen hingga berkeping-keping. Semua orang menunggu untuk menonton keributan. Mereka menebak, dengan sifat Maureen yang merupakan sosialita nomor satu di Kota Opela, begitu melihat foto ciuman yang tersebar di mana-mana itu, dia pasti akan datang dengan amarah meluap-luap dan menyeret pulang si berandal itu. Satu jam setelah foto-foto itu menjadi viral di internet, Maureen benar-benar datang. Namun, dia tidak mengamuk, juga tidak menyeret siapa pun pulang. Dia hanya berjalan dengan tenang ke hadapan Raphael, lalu mengulurkan tangan kepadanya. Suaranya begitu pelan, seolah-olah akan larut bersama udara. "Raphael, tujuh tahun yang lalu, aku kasih kamu sebuah jimat keselamatan. Sekarang, bisa kamu kembalikan kepadaku?" Ruangan VIP itu langsung sunyi hingga suara jarum jatuh pun bisa terdengar. Raphael juga tertegun. Tanpa sadar, dia menyentuh jimat keselamatan merah yang tergantung di lehernya. Tujuh tahun yang lalu, dia mengalami kecelakaan saat balapan liar dan harus menjalani perawatan darurat di ICU selama satu hari satu malam. Saat sadar, orang pertama yang dilihatnya adalah Maureen.
10.8K viewsCompletedAdded to Library 303 Times as toxic
Read
+Library
Meniti Ulang di Usia Senja

Meniti Ulang di Usia Senja

Di hari ulang tahun pernikahan kami, aku membersihkan rumah dan menemukan sebuah album foto. Ternyata, setiap tahun di hari ini, suamiku selalu mengambil foto pernikahan bersama cinta sejatinya. Dari usia 40 hingga 60 tahun, dari rambut hitam hingga beruban, selama dua puluh tahun dia tidak pernah absen. Di balik setiap foto ada tulisan tangan suamiku: "Cinta abadi selamanya." Jika yang dia cintai bukan aku, aku tidak perlu lagi mencucikan bajunya, memasak untuknya, mengurus anak, hingga merawat cucu. Setengah hidupku telah kujalani dengan sia-sia, tetapi tidak ada kata terlambat untuk berubah sekarang.
10.0K viewsCompletedAdded to Library 239 Times as toxic
Read
+Library
Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

Saat kandungannya memasuki usia empat bulan, Adeline Pramana mendapati suaminya, Morgan Purwa, membawa pulang seorang wanita yang sedang hamil tujuh bulan. "Adeline, Merry adalah istri rekan seperjuanganku. Suaminya baru saja meninggal dan meninggalkan dia serta anaknya. Aku benar-benar nggak tega melihat keadaan mereka. Tenang saja, dia cuma bakal tinggal sementara. Begitu dia menemukan tempat tinggal, aku bakal menyuruhnya pindah." Adeline yang berhati lembut pun menyetujuinya. Namun, tidak disangka, masa tinggal sementara itu berlangsung hingga dua bulan. Awalnya, Adeline tidak terlalu memedulikannya, hingga suatu malam ketika bangun, dia memergoki sebuah pemandangan yang sulit diterima. Dia berdiri di luar pintu selama tiga jam. Sementara itu, dua orang di dalam kamar melakukannya sampai tiga kali! Melihat ekspresi puas Morgan berulang kali, hati Adeline terasa seperti disayat pisau. Sejak hamil, pria itu tidak pernah lagi menyentuhnya dengan alasan takut membahayakan bayi dalam kandungannya. Namun, Merry Margana kini sudah hamil sembilan bulan, dan mereka masih bisa melakukannya sampai tiga kali! Adeline menghapus air mata di sudut matanya, lalu menelepon rumah sakit dan kedua orang tuanya secara terpisah. "Tolong jadwalkan operasi buatku. Secepat mungkin." "Ibu, Morgan selingkuh. Aku sudah memutuskan untuk bercerai dengannya, lalu pergi ke luar negeri menemui ayah dan Ibu. Bukannya ayah selalu ingin menyerahkan perusahaan kepadaku? Aku segera ke sana." Setelah menutup telepon, Adeline merobek cek senilai seratus triliun yang ada di tangannya. Uang itu diberikan ayahnya untuk mendukung proyek baru Morgan. Sekarang, dia tidak akan menghamburkan uang sepeser pun lagi untuk pria itu!
1.8K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as toxic
Read
+Library
Begitu Aku Meninggalkannya, Suamiku dan Anak Kami Menangis

Begitu Aku Meninggalkannya, Suamiku dan Anak Kami Menangis

Di acara tahunan perusahaan, suamiku dan sekretaris wanitanya bermain piano bersama di atas panggung dengan mesra. Setelah turun dari panggung dengan bergandengan tangan, putraku juga berlari dengan penuh semangat menghampiri mereka. “Bibi Sally hebat sekali, bisa melakukan apapun. Andai saja Bibi adalah ibuku.” Melihat tiga anggota keluarga yang tampak begitu harmonis di hadapanku .... Aku pun memutuskan untuk melepaskan semuanya. Sampah memang seharusnya dibuang.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as toxic
Read
+Library
Bukan Cinta, Hanya Balas Budi Semata

Bukan Cinta, Hanya Balas Budi Semata

Setiap kali warga Salatikan memuji wanita cantik di abad itu, semua orang selalu tertawa secara serentak. "Bukan hanya cantik, dia juga sangat lapang dada. Dia sampai membesarkan dua anak dari selingkuhan suaminya." Oleh karena itu, saat aku mengajukan perceraian, tidak ada seorang pun yang menganggap ucapanku serius. Keanu bahkan tidak berkedip. Dia hanya melemparkan selembar cek padaku dengan santai. "Jangan bikin ulah, sana pergi beli dua tas sendiri." Anak sulung hanya sibuk main game. "Jangan ganggu papaku. Kalau mau pergi, ya cepat pergi. Nggak usah pura-pura lagi." Anak kedua malah langsung menelepon ibu kandungnya. "Penyihir tua itu sepertinya sudah mau pergi. Ma, siap-siap ya." Bahkan para pelayan pun menggelengkan kepala dan menasihatiku agar berhenti main tarik ulur. Namun saat menghadapi semua keraguan itu, aku tidak merasa sedih ataupun marah. Aku hanya menekan nomor yang sudah aku hafal di luar kepala dengan tenang. "Bu Lenna, janji sepuluh tahun itu sudah tiba. Aku sudah balas utang budi karena kamu selamatkan nyawa adikku."
6.9K viewsCompletedAdded to Library 247 Times as toxic
Read
+Library
PREV
1
...
2223242526
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status