Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terlahir Kembali, Aku Kembali Terjebak

Terlahir Kembali, Aku Kembali Terjebak

Suami yang telah menikah denganku selama lima tahun, ternyata adalah pewaris keluarga mafia, Keluarga Leis yang selama ini terasing. Di hari dia dijemput kembali oleh keluarganya, dia menggandeng Justin, putra kami dan Vinnie, cinta pertamanya menuju mobil mewah seharga miliaran. Sambil mengerutkan kening, dia berkata padaku, “Sofia, aku hanya persiapkan untuk membawa Vinnie dan Justin. Kamu tunggu di sini dulu. Tunggu posisiku stabil di Keluarga Leis, baru akan datang menjemputmu.” Aku mengangguk dengan tenang dan menuruti pengaturannya tanpa komentar. Karena aku tahu meski memaksakan diri untuk mengikutinya, pasti tidak akan berakhir dengan baik. Di kehidupan sebelumnya, aku menangis dan meronta-ronta untuk ikut dengannya. Roy yang merasa terpaksa, akhirnya membawaku pulang ke kediaman Keluarga Leis. Namun, kebahagiaan itu hanya bertahan sebentar. Vinnie menjebakku dengan tuduhan bahwa aku membocorkan rahasia Keluarga Leis. Berdasarkan aturan keluarga, aku pun dijatuhi hukuman mati. saat putusan dibacakan, Justin berteriak dengan mata berkaca-kaca, “Aku benci denganmu! Kalau saja kamu nggak memaksa untuk ikut pulang, aku nggak akan punya ibu pengkhianat dan sudah punya ibu yang lebih baik sejak awal!” Seketika, hatiku benar-benar hancur. Kini, setelah terlahir kembali ke masa sebelum suamiku dijemput keluarganya, aku memutuskan untuk melepaskannya. Aku tidak akan lagi menjadi penghalang bagi kebahagiaan sepasang ayah dan anak itu.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali: Kesempatan Kedua Untuk Mengubah Nasib Masa Lalu

Terlahir Kembali: Kesempatan Kedua Untuk Mengubah Nasib Masa Lalu

Saat terbangun, aku kembali ke masa saat berusia 28 tahun. Aku memiliki sepasang anak kembar sebagai pewaris dan suamiku adalah Satria, kepala mafia yang paling ditakuti di Jemadian. Satria menduduki posisi sebagai kepala komisi lima keluarga. Profil wajahnya yang tajam membuatnya menjadi langganan sampul majalah paling eksklusif di dunia mafia selama beberapa edisi berturut-turut. Bahkan keluarga-keluarga tua dari Bemudan pun berbaris untuk menawarkan putri mereka padanya. Semua wanita di Altria merasa iri dengan keberuntunganku. Namun, hal pertama yang aku lakukan setelah bangun adalah mengambil surat cerai yang tintanya masih basah dan menyerahkannya pada kekasih masa kecilnya Satria, Jessy. "Pengacaraku akan mengurus perceraian ini. Semua properti dan aset jadi milikmu, Satria dan anak-anak juga jadi milikmu," kataku Jessy yang duduk di seberangku tidak percaya dengan ucapanku. Matanya membelalak karena terkejut. "Kamu gila ya, Alice? Ini semacam tipuan ya? Mana mungkin seorang wanita yang sudah jadi Nyonya selama enam tahun bisa melepaskan semuanya dengan semudah ini." Aku menunduk, lalu berkata dengan tenang, "Karena mereka semua lebih memilihmu, aku pikir sudah waktunya aku mundur. Tinggal minta Satria tanda tangan dan kasih segel cincinnya yang ditekan ke lilin. Setelah perceraian ini selesai, aku akan meninggalkan Jemadian untuk selamanya." Kali ini, aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi. Aku tidak akan pernah menjadi Nyonya yang hanya sekadar nama lagi.
7.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
Pernikahan Tanpa Anak, Suamiku Menghamili Cinta Pertamanya

Pernikahan Tanpa Anak, Suamiku Menghamili Cinta Pertamanya

Saat kembali setelah merantau di luar negeri selama setahun, aku mendapati suami yang dulu sepakat hidup tanpa anak denganku ternyata sudah memiliki anak dengan cinta pertamanya. Aku membuat keributan besar dengannya, tetapi ekspresinya malah terlihat tenang. "Suaminya Karlina nggak bisa punya anak. Dulu dia yang menemaniku melewati masa-masa kelam itu, sekarang aku harus balas budi padanya," kata suamiku. Bahkan mertuaku pun membujukku, "Punya anak bisa untuk menemani masa tua. Kamu anggap saja itu anakmu sendiri, saat kamu tua nanti juga jadi ada yang merawatmu, 'kan?" Saat menatap Yunda, aku hanya merasa sangat tersiksa. "Aku bisa membesarkan anak itu, tapi kamu harus memutuskan semua hubunganmu dengan Karlina. Ini batasanku." Namun, Yunda malah langsung melemparkan surat perjanjian cerai untuk mengancamku. "Aku dan Karlina adalah orang tua kandung anak itu. Aku nggak sanggup memisahkan anak kami dengan orang tua kandungnya." "Baiklah. Kalau begitu, kita cerai saja," balasku.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
Seratus Kali Janji Palsu

Seratus Kali Janji Palsu

Hari pendaftaran pernikahan, aku menunggu di Kantor Catatan Sipil sejak pagi hingga langit gelap. Sementara itu, pacarku Soni malah menemani cinta pertamanya naik gunung. Aku meneleponnya belasan kali, tapi semuanya ditolak. Sampai telepon ke-20 baru dia mengangkat. "Sehari nggak ketemu aku saja kamu harus menelepon puluhan kali, mau nyawa aku diambil, ya? Kamu sebenarnya segitu kekurangan lelaki, ya?" "Yeni lagi nggak enak badan, jantungnya kambuh. Aku harus jagain dia di rumah sakit. Urusan nikah, lain kali saja." Sepuluh tahun bersama, ini sudah ke-100 kalinya Soni meninggalkanku sendirian di depan Kantor Catatan Sipil demi perempuan itu. Untuk ke-101 kalinya, dia hanya meninggalkan pesan. [Sayang, jam sepuluh ketemu di Kantor Catatan Sipil.] Aku menahan tawa dingin, mengabaikan pesannya, lalu melangkah naik ke pesawat menuju luar negeri. Soni, kali ini aku tidak akan memilihmu lagi. Pria yang biasanya selalu terlihat tenang itu, begitu tahu aku pergi, benar-benar kehilangan kendali menggila.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
Kali Kesembilan Dia Pergi

Kali Kesembilan Dia Pergi

Tiga tahun setelah aku menjalani pernikahan yang diatur dengan pewaris Keluarga Wiranegara, orang yang pernah pergi, kembali lagi. Sudah delapan kali dia meninggalkanku demi Julisa. Kali ke-sembilan, dia meninggalkanku bersimbah darah di pinggir jalan akibat tembakan, hanya untuk lari menemui Julisa yang meneleponnya karena merasa sedikit pusing. "Dia membutuhkanku. Kamu mengerti, 'kan, Kirana?" Kali ini, aku tidak berjuang untuknya. Dia tidak tahu tentang taruhan yang kubuat dengan Julisa. Kali ke-sembilan dia meninggalkanku, aku yang akan pergi untuk selamanya. Jadi, pada hari ulang tahunnya, aku meletakkan selembar akta cerai yang sudah ditandatangani di mejanya, lalu naik pesawat meninggalkannya.
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
Penolakan Untuk Lamaranku yang ke-18

Penolakan Untuk Lamaranku yang ke-18

Saat lamaranku yang kedelapan belas kalinya, Linda lagi-lagi menolakku karena sahabat masa kecilnya. Selama delapan tahun kami berpacaran, aku sudah melamarnya sebanyak delapan belas kali. Namun setiap aku melamarnya, Linda selalu menolak dengan alasan dia tidak bisa meninggalkan sahabat masa kecilnya yang sedang depresi. Aku memandang cincin di tanganku, kali ini aku tidak bisa menahan diri untuk bertanya, “Kalau depresinya sampai seumur hidup, apa berarti kamu tidak akan menikah denganku seumur hidup juga?” Mendengar itu Linda langsung marah, ia merebut cincin yang ada di tanganku lalu melemparnya ke lantai. “Priya, dia itu sahabatku sejak kecil, dia tumbuh bersamaku. Apa kamu ingin aku mengabaikannya begitu saja?” “Lagipula, selama ini kamu sudah bersabar. Kalau mencoba tahan sekali lagi, memangnya kamu tidak bisa?”
83 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
Pengkhiatan yang Tak Pernah Diduga

Pengkhiatan yang Tak Pernah Diduga

Pada hari yang telah dijanjikan untuk mencoba gaun pengantin bersama pemimpin mafia yang telah berpacaran denganku selama tujuh tahun, Raul Ghazali, aku membawa laporan pemeriksaan kehamilan dengan perasaan bahagia dan bergegas menuju butik pengantin. Namun, aku tanpa sengaja mendengar percakapannya dengan orang kepercayaannya. "Kemarin aku mendaftarkan pernikahan dengan Joanne hanyalah langkah darurat. Kakakku tewas dalam baku tembak antar-geng, dan dia mengandung satu-satunya anak dari Keluarga Ghazali. Kalau aku nggak memberinya status, dia dan anak itu nggak akan bisa bertahan hidup di Keluarga Ghazali." "Semua orang akan menindas mereka." Dia menjepit cerutu di antara jemarinya, suaranya dingin dan keras, tetapi terselip sedikit ketidakberdayaan. "Selain status, aku nggak bisa kasih Rivela apa pun. Tapi yang lain, aku bisa memberikan semuanya, cintaku, uangku. Hal ini sama sekali nggak boleh ketahuan sama dia." Aku menggenggam erat kertas hasil pemeriksaan kehamilan itu, hatiku seketika mati rasa. Aku meminta sahabatku membantuku mendaftarkan identitas baru, memastikan Raul tidak akan pernah bisa menemukanku lagi, lalu menghilang dari dunianya. Karena dia tak mampu memberiku dan anakku sebuah keluarga yang utuh, maka hubungan yang tercampur antara tanggung jawab dan kebohongan ini lebih baik diputuskan sampai di sini.
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
Kini, Aku Belajar Melepasmu

Kini, Aku Belajar Melepasmu

Anak yang Vanya Baskara besarkan dengan penuh kasih sayang selama enam tahun, justru dengan tangannya sendiri melemparkan Vanya ke dalam kandang penuh anjing Mastiff Tibet yang buas. Setelah satu malam yang mencekam berlalu, Vanya tergeletak sekarat di sudut kandang. Belasan luka bekas gigitan merobek dagingnya, meninggalkan rasa sakit yang luar biasa hingga Vanya hampir tak mampu bernapas. Di luar jeruji, Haris Mahesa berdiri di atas tangga, menatapnya dari ketinggian dengan penuh penghinaan. Sepasang mata hitam yang sangat mirip dengan milik Gilang Mahesa itu, kini hanya menyisakan tatapan dingin dan kebencian yang mendalam.
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
Kali Ini, Aku Pilih Pergi

Kali Ini, Aku Pilih Pergi

Pada hari libur semester, unggahan di status WhatsApp yang paling viral adalah tentang diriku. Judulnya adalah, "Pak Bondan membawa putranya untuk merayakan ulang tahun cinta sejatinya. Apakah dia akhirnya berencana bercerai dengan Sofia Jayadi?" Aku diam-diam menyukai postingan itu. Saat ponselku berdering, aku sedang membongkar balon-balon yang telah disiapkan untuk hari jadi pernikahan. "Sayang," ujar suamiku dengan terburu-buru, ingin memberikan penjelasan. "Anak kita tiba-tiba merengek ingin pergi ke taman bermain, jadi aku ...." Di latar belakang, terdengar suara tawa anak kami. "Ayah, Bibi bilang kalau malam ini aku bisa tidur dengannya!" Aku menatap rumah yang berantakan ini. Balon-balon tampak terkulai lemas, sementara krim di atas kue sudah mengeras. "Kamu nggak perlu menjelaskan." Aku mendengar diriku berkata, "Aku memahami semuanya." Hanya saja, kali ini semuanya akan berbeda. Aku tidak menginginkan ayah dan anak ini lagi.
8.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
Nyawaku di Ujung Kematian Saat Dia Bersenang-senang

Nyawaku di Ujung Kematian Saat Dia Bersenang-senang

Di tahun ketika pacarku paling miskin, aku memutuskan hubungan dengannya. Beberapa tahun kemudian, dia menjadi bos mafia dan menggunakan segala cara untuk menikahiku. Semua orang berkata, aku adalah cinta pertama yang tak bisa dia lupakan, istri yang paling dia hargai. Namun belakangan, dia membawa pulang wanita yang berbeda setiap malam hingga aku benar-benar menjadi bahan tertawaan semua orang. Aku tidak menangis ataupun marah, hanya diam di kamarku sendiri. Aku tidak pernah mengganggu kesenangannya. Elton marah besar. Dia menciumku dengan kasar, lalu bertanya dengan suara rendah, "Kamu nggak cemburu?" Namun, Elton tidak tahu bahwa aku sedang sakit. Dia bisa membeli setengah kota dengan kekerasan, ancaman, dan uang. Dia bisa membeli kebebasanku, pernikahanku, dan terbenam dalam pelukan wanita lain setiap malam .... Namun, dia tidak tahu bahwa hidupku hanya tersisa tujuh hari lagi.
14.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 345 kali sebagai toxic
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
4344454647
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status