Sentuhan Berondong Sewaanku
tanya Aina dengan bodohnya.
Hani hanya mendengus, tapi tetap menjawab. “Tentu aja, memangnya kamu punya Ibu mertua lain selain saya.” Jawab Hani dengan suaranya yang tajam dan ketus.
Mendengar suara tajam dan ketus dari mertuanya yang memang tidak pernah ia dengar lagi, selama sebulan lebih. Entah kenapa Aina malah merasa bahagia, dengan memperlihatkan senyum manis di wajahnya. Ia awalnya ingin berkata. Namun, baru saja dirinya membuka mulutnya untuk mengeluarkan suara, tiba-tiba saja terdengar lagi suara Hani yang menggema di telinga.