Ups! Salah Suami
Vicky terkejut, ia segera menoleh ke arah ibu angkatnya dengan tatapan tak mengerti.
"Ya, tidak salah lagi. Kamu tidak salah dengar Vicky." Andini menjawab dengan mantap, ia menatap anak angkatnya dengan tatapan berbeda. "Jika kamu benar-benar menyukainya, kenapa tidak merebutnya saja? Vicky, kebahagiaan itu mahal dan kamu harus memperjuangkannya. Lalu untuk apa bertahan dan menderita jika alternatif untuk merebut telah tersedia di depan mata. Vicky, jangan jadi anak bodoh. Pergi dan rebut apa yang kau mau, kamu pantas mendapatkan apa yang seharusnya kamu dapatkan."
****
Hot Chapters