Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai very very
Baca
+Pustaka
U

U

Yura Anggraini. Gadis berusia 19 tahun dengan tinggi 156 cm dan memiliki rambut hitam panjang sebahu. Tidak lupa pula mata besarnya yang berwarna hitam pekat, hidung mancung, dan juga kulit sawo matang khas kulit Indonesia. Dia memiliki seorang ayah yang sangat mencintainya. Seorang ayah tangguh dan setia. Ayahnya memiliki usaha kecil yang sudah dibangun selama 10 tahun yaitu usaha tempat makan, Sari Rasa.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai very very
Baca
+Pustaka
Unknown

Unknown

“Nyet gak ada cowok-cewek itu temenan atau sahabatan, pasti salah satunya nyimpen rasa” “Enggak nyet suer, lu kek gak percaya banget sama temen lo jadinya” “Berapa persen lo bisa yakin? Entah itu elu apa Adira pasti salah satunya bakal nyimpen perasaan. Dengerin gue kali ini aja kalo lo beneran pengen lulus dengan selamat dari fakultas ini. Lo sendiri yang bilang niat lo kuliah cuma pengen cepet lulus”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai very very
Baca
+Pustaka
Why

Why

Tidak lain ketika ia pikiran terus tentang segala hal berkaitan dengan Aina. Setelah sampai di parkiran, ia mulai memasuki mobil SVU berwarna putih. Setelah itu ia mulai mengendarai dengan sedikit kecepatan, saat ia tengah mengendarai mobil. Tiba-tiba ponselnya berdering, dan menunjukkan nomer telepon yang sudah sangat ia kenal. Dengan sedikit senyuman, ia memasang earphone di telinganya tanpa harus memegang ponsel canggih yang berada di kotak kecil samping ia mengemudi.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai very very
Baca
+Pustaka
FEMININ

FEMININ

David terkejut melihat kedua mata Femi yang membasah "Kamu nangis? Karna Jee lagi?" "Gak kok, Dav.. Aku, aku kangen bapakku" "kirain kamu dikasarin lagi sama Jee" Femi terpana melihat senyuman David untuk kesekian kalinya. Bagi Femi, David dan Jee sangat berbeda jauh. Jee orang yang angkuh, sombong, kasar dan dingin. Beda sekali dengan David yang ramah, dan hangat. Membuatnya Femi betah berlama lama dengannya.
4.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai very very
Baca
+Pustaka
Tes

Tes

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai very very
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

warning ada adegan +++++ Happy reading guys 😘 Kesya mengerjapkan kelopak matanya berulang kali, mencoba untuk menyesuaikan dengan intensitas cahaya yang sudah menelisik menerangi kamar itu. Perlahan dia menjauhkan diri dari dekapan laki-laki yang kini memeluknya namun, tubuhnya sama sekali tidak bergerak. Kesya menyadari bahwa ada tangan besar yang menahan tubuhnya. Dia menghela nafas pasrah, lilitan di tubuhnya sangatlah kuat, sangat sulit untuk melepaskan diri dari dekapan itu. Kesya tertegun ketika melihat pahatan sempurna di hadapannya, tanpa sadar kedua sudut bibirnya terangkat. Tangannya bergerak, membiarkan jari telunjuknya menelusuri seluruh wajah pria itu mulai dari mata, hidung, p
9.911.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 363 kali sebagai very very
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status