Pembantu Pemuas Nafsu Sang Majikan
Dunia tampak begitu biasa, nyaris damai — sampai langkah itu terdengar.
Langkah yang tajam, berirama, dan penuh keyakinan.
Klik. Klik. Klik.
Suara hak sepatu yang memecah ketenangan taman seperti irama ancaman yang terselubung. Ariana mengangkat wajahnya pelan, dan jantungnya langsung mencengkeram rusuk ketika melihat siapa yang datang.
Violeta.
Wanita itu melangkah bagaikan ratu yang turun dari singgasananya. Rambutnya terurai rapi, berkilau di bawah sinar matahari.