Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
ARTUR

ARTUR

Dan tuan Arfan menganggapku adalah orang itu dan masa keemasan ini akan segera berganti dengan kemunduran yang pesat karena itu pula tuan Arfan mengangkatku sebagai murid nomer satunya dan mengajarkan semua yang dia ketahui padaku. >> Tuan Arfan melihat batu yang di bentuk sedemikian rupa sebagai penunjuk waktu yang mengandalkan sinar matahari jam sudah menunjuk pukul sembilan tapi Artur tak juga bangun. Walau tuan Arfan adalah seorang pejuang dan seorang yang berilmu tinggi namun dia seorang yang sangat lucu dan suka bertingkah sembrono. Karena tau sudah siang namun Artur belum bangun dia menyuruh semua muridnya berkumpul dan masuk ke kamar Artur untuk berakting sedih seakan-akan Ken sudah
102.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 57 fois en tant que volturi aro
Read
+Librairie
Arimbi

Arimbi

"Ada apa, Sayang?" Ditanya demikian Arimbi tidak menjawab. Dia hanya menunjuk ke arah pohon. "Kamu mau buah? Nanti aku belikan ya." Sultan berkata sangat lembut. Tepat di saat seekor burung terbang Arimbi pun memekik, lantas memukuli lengan Sultan dengan marah. Arimbi menangis kencang, menyalahi Sultan yang tidak ingin membantunya. Mendapat perlakuan seperti itu Sultan tidak bisa berkata-kata, hanya diam menerima segala bentuk keanarkisan Arimbi. Entah mengapa Sultan tidak bisa memarahi Arimbi, apalagi sampai melukai fisik dan hatinya.
103.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 106 fois en tant que volturi aro
Read
+Librairie
AURORA

AURORA

Berjalan seorang diri di tengah-tengah hutan dan menemukan pria bermata ungu itu sedang memandangi langit yang dihiasi oleh tarian Aurora berwarna senada dengan mata Aquilla. Aku mendekat ada Aquilla ketika berhasil menemukannya sedang berdiri mematung di tepi bukit, memandang ke atas langit yang bertabur bintang dan juga sebuah Aurora ungu sedang menari-nari di atas sana. Tariannya memanjakan mata, mengundang decak kagum dari orang-orang yang menyaksikannya jika di sini ramai dipenuhi oleh sekumpulan manusia.
105.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 229 fois en tant que volturi aro
Read
+Librairie
Utari

Utari

pinta Bu Nur. Lalu mereka berjalan sembunyi-sembunyi lewat jalan belakang. Disana Bu Nur membawa arang yang ada di tungku yang selalu dia pakai untuk menghangatkan diri. Bu Nur mengolesi wajah, tangan dan kaki Utari dengan arang itu. Arang itu memenuhi seluruh wajah Utari, sehingga Ibu Nur pun tak dapat mengenali wajah Utari.
2.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 46 fois en tant que volturi aro
Read
+Librairie
Vous vous intéresseriez aussi à
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status