DEAR RANIA
"Pria baik itu mestinya berjodoh dengan perempuan baik begitu juga sebaliknya,"
Rania menggeleng cepat.
Rania tidak mau takabur dengan menganggap dirinya sekarang sudah jauh lebih baik dari Rania yang dulu hingga sudah pantas bersanding dengan seorang Rakha.
Entah kenapa, semakin dirinya merasa dekat dengan Allah, Rania justru semakin merasa bahwa dirinya ini bukanlah apa-apa. Dirinya bukan perempuan baik. Dirinya hanyalah seorang wanita yang memiliki masa lalu kelam berselimut dosa dan berkat kebaikan Allah yang telah menutup aibnya, kini Rania bisa melangkah maju tanpa harus merasa terbebani atas kesalahan yang pernah dia lakukan di masa lalu.