Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
 Ranjang Pengantin

Ranjang Pengantin

Suara Jim serak, matanya melihat ingin tau ke arah wajan yang mengeluarkan aroma menggugah selera. "Nasi goreng." Luna memandang Jim sekilas. "Cuci dulu mukamu, kau bahkan tak pernah shalat subuh. Bagaimana bisa hidup tenang tanpa beribadah sama sekali." Luna menggerutu. Papinya sangat keras jika berkaitan dengan agama. Itu makanya, Luna menjadi aneh jika melihat orang yang begitu santai meninggalkan ibadah sholat.
1023.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 461 fois en tant que warung rahma
Read
+Librairie
Binti Raharjo

Binti Raharjo

Sebuah warung. Apakah warung yang dikatakan May? "Permisi, Mbah. Saya ingin sowan, Mbah." Mbah Utomo, pertapa di gunung itu serius menatap perempuan berwajah oriental di hadapannya. Dia saat ini sedang turun gunung dan duduk bercengkrama dengan pemilik warung. "Apa yang kamu cari, Nduk?" "Berkah. Obat." "Obat? Berkah? Bukan emas picis raja brono?"
102.5K Vuesen attenteAjouté à la bibliothèque 61 fois en tant que warung rahma
Read
+Librairie
MENANTU TANPA RESTU

MENANTU TANPA RESTU

Pagi itu, udara desa masih lembap. Embun menempel di dedaunan, ayam-ayam berkokok bersahutan, dan suara ibu-ibu terdengar riuh di warung Bu Minah. Warung kecil di pinggir jalan itu memang jadi pusat segala macam kabar-dari harga cabai sampai urusan rumah tangga orang. "Eh, sudah dengar belum? Istrinya Rama pulang dari kota dapat piagam."
494 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 13 fois en tant que warung rahma
Read
+Librairie
Petaka Di Gunung Rinjani

Petaka Di Gunung Rinjani

Suasana warung yang akrab dengan meja kayu dan kursi plastik memberikan pengalaman lokal yang kontras dengan hotel mewah mereka. Warung Bu Sari terlihat sederhana tetapi ramai dengan orang lokal. "Pak Darto! Sudah lama tidak ke sini," sapa pemilik warung dengan ramah. "Ini tamu baru ya? Anak-anak Jakarta yang mau naik Rinjani?" Interaksi ini memberikan kesan bahwa Pak Darto memang dikenal baik di komunitas setempat.
101.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 42 fois en tant que warung rahma
Read
+Librairie
Gelora Asmara Preman Kampung

Gelora Asmara Preman Kampung

gumam Mila sambil memasukan kembali dompetnya ke dalam tote bag. Tanpa pamit, Mila keluar dari rumah. Dia berjalan menuju jalan besar yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumahnya. Tepat di depan gang masuk perkampungan ini, ada beberapa warung makan. Terutama warteg yang jam operasional 24 jam tapi ramai tanpa jeda. Mila menuju warteg itu, keadaan warteg lumayan ramai. Mila hanya memesan nasi rames dan es teh, dia menyesuaikan dengan isi dompetnya.
101.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 70 fois en tant que warung rahma
Read
+Librairie
Istri Serakah

Istri Serakah

pinta Bang Farhan kala upaya perdamaian berjalan. "Enak kamu dong, Bang. Dua warung itu kan sudah tutup, sedangkan warung yang kau minta masih jalan, letaknya di tengah kota pula," jawabku tidak terima. "Tapi warung yang jalan Pemuda kan kecil, Da. Sedangkan dua warung itu, lebih besar, tempat parkirnya luas, kalau di jual harganya lumayan," jelas Bang Farhan.
108.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 188 fois en tant que warung rahma
Read
+Librairie
Memoar Rasa

Memoar Rasa

-Max Helgaar Pagi itu aku bangun. Sekitar pukul 5 pagi. Aku membangunkan Bunga untuk melaksanakan shalat. Setelah itu, aku pergi ke kamar mandi untuk wudhu dan melaksanakan shalat. Setelah selesai, aku dan Bunga pergi ke dapur untuk melihat sesuatu yang bisa dimasak. Namun yang tersedia hanya roti serta selai yang diberikan kepada kami kemarin oleh petugas.
2.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 58 fois en tant que warung rahma
Read
+Librairie
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

sahut Jimat semangat menunjukkan kopi hitam hangatnya. “Eh, di mana warungnya?” tanya Misa, ia ingin membeli sesuatu pula. “Di sana, jalan itu belok kiri lalu belok lagi kanan. Nah, di samping kiri jalan ada sebuah warung kecil.” Jimat menjelaskan. “Oh,” Misa dan Aurel masuk ke dalam rumah, mengambil uang untuk membeli sesuatu. Di sana nantilah mereka akan menemukan sebuah keanehan.
8.99.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 287 fois en tant que warung rahma
Read
+Librairie
Dalam Rengkuhan Hasrat Kakak Ipar

Dalam Rengkuhan Hasrat Kakak Ipar

“Iya, ini Dewa, Ma. Papa mana?” “Papa kamu lagi pesen beberapa bahan bangunan, ada yang kurang katanya. Kamu ada di Jakarta sejak kapan? Sepertinya kamu bukan langsung dari batam, kan? Kamu juga nggak ada bawa tas.” Rahma memperhatikan penampilan Dewa dari atas ke bawah. “Iya, Ma. Aku memang sudah beberapa hari ada di Jakarta. Ada urusan kerja. Aku tinggal di hotel supaya lebih enak berangkat ke kantornya.
9.7271.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 9.8K fois en tant que warung rahma
Read
+Librairie
Jatah Malam Nyonya Besar

Jatah Malam Nyonya Besar

"Eh, Rahma. Apa kabar?" Heri tampak terkejut, rona kaku sempat melintas di wajah ketatnya sebelum ia berhasil menguasai ekspresi taktisnya kembali. Rahma, teman sekolahnya di SMA dulu di kampung, kini berdiri tegak di hadapannya di tengah restoran elit Jakarta dengan penampilan yang jauh berbeda.
49.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 2.0K fois en tant que warung rahma
Read
+Librairie
Dernier
123456
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status