Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tulang wangi

Tulang wangi

jawab gua spontan. Abis nelen ludah, gua tanya, “Kang, mau ke mana malem-malem gini?” Mereka berhenti tiga langkah dari gua, napasnya terburu. Salah satunya jawab dengan logat Sunda: “Bade ngalayat, Jang.” Kening gua langsung berkerut. “Hah? Siapa yang meninggal?” “Mang Sarmin, Jang.” Gua reflek berdiri, kursi kayu nyeret bunyi.
431 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai warung asep
Baca
+Pustaka
Istriku Bar-Bar

Istriku Bar-Bar

tawar wanita itu mengalihkan pembicaraan. "Boleh." Arya sudah memasang senyum lagi, artinya lelaki itu sudah melupakan perdebatannya baru saja. Rengganis beranjak cepat menuju kamar mandi. Mengatur suhu air di dalam bathtub, ia juga mencampur sedikit aroma terapi ke dalam air hangat yang akan di gunakan membersihkan diri suaminya.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai warung asep
Baca
+Pustaka
Istri Warisan

Istri Warisan

Tak banyak yang bisa diceritakan walaupun ia dulu adalah teman SMA Kian dan sekarang menjadi suami istri. Mereka sampai di hotel bintang 5 di sekitar Malioboro. Mereka check in. Kamar di hotel ini sangat susah didapatkan. Memang karena letaknya yang strategis dari pusat-pusat wisata. Jadi, dulu Ega booking kamar jauh-jauh hari. "Pemesan atas nama Ega, Mbak," ucap Vanilla kepada resepsionis. Seorang wanita muda tersenyum dari balik meja. "Baik akan saya cek terlebih dahulu." Wanita muda itu menatap layar komputer di mejanya dan menggerakkan mouse. "Sudah terkonfirmasi."
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai warung asep
Baca
+Pustaka
Ketika Suami Mendua, Majikanku Menginginkan Cinta

Ketika Suami Mendua, Majikanku Menginginkan Cinta

Mendengar ucapan sang anak itu, Bu Rika sesaat hanya diam sambil melongo. "Padahal ya, Bu. Di kali telu itu, ikannya buanyak." Asep melanjutkan ucapannya. "Dan lagi, kata anak anak, sebelahnya itu ada warung kopi, Bu. Yang jaga tuh bajunya seksi seksi banget. Lumayan kan cuci mata gratis!" Asep berbicara seolah tanpa beban sama sekali. Bu Rika mengelus dadanya dan kemudian mulai terisak.
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai warung asep
Baca
+Pustaka
Siasat Cinta Big Bos

Siasat Cinta Big Bos

Kita ke sana. Setelah berjalan sekitar empat ratus meter, mereka sampai di sebuah warung dekat pinggir pantai. Pak Asep kembali turun dari mobil dan melangkah ke dalam warung. Jayadi melihat Pak Asep berbicara dengan seorang laki-laki bertopi ala koboy. Ada beberapa orang lainnya di warung itu. Jayadi melihat Pak Asep keluar dari warung bersama lelaki yang bertopi koboi itu. Pak Asep kembali ke mobil dan mengetuk kaca mobil, meminta Jayadi keluar.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai warung asep
Baca
+Pustaka
Pewaris Yang Teraniaya

Pewaris Yang Teraniaya

"Wah, bahaya kamu di sini, Dewa. Bisa-bisa habis dimakan ibu-ibu pasar." Asep membawanya ke sebuah warung makan pinggir jalan. Asap mengepul dari panci rebusan kaldu sapi. Etalase kacanya menampilkan tumpukan ayam goreng, tempe, dan sambal terasi. Dewa duduk di kursi kayu, matanya mengawasi setiap menu. Saat makanan dihidangkan, Dewa memakannya perlahan. Rempah-rempah dunia modern—MSG, cabai, dan bawang—meledak di lidahnya. Rasa ini jauh lebih tajam daripada makanan hambar di alam kultivasi.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai warung asep
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Om-Om

Terpaksa Menikahi Om-Om

Amschel menunjukkan buku menunya pada Karin. "Aku gak bawel ya. Ya makan rawon aja. Kok baru tau ya?" "Katanya sih pemilik warungnya dari Indonesia." "Serius?" Karin tak percaya, dari namanya saja unik 'warung?'. Amachel mengangguk. "Bentar ya, aku mau kesana dulu." Terlihat pemilik warung yang memakai kebaya dan berkonde itu masih menggoreng. "Saya ingin memesan dua rawon. Dan minumannya teh hangat saja."
8.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai warung asep
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Melamar Suamiku

Wanita Yang Melamar Suamiku

“Ini warung makan istimewa, masih baru, belum punya aplikasi seperti itu. Lagian aku niatnya begitu, ini niat orang yang mau berangkat untuk berobat, tolong jangan ditawar!” “Oh, iya, baik, Pak, maaf. Segera kami laksanakan.” “Terima kasih, May. Jangan lupa, pemilik warung itu namanya Bening! Aku berangkat ya, pesawatku mau berangkat! Jangan lupa doanya!” “Siap, Pak! Terima kasih bubur ayam spesialnya!” “Balum juga kamu makan!” “Pasti enak, kalau tidak tak mungkin Pak Elang recomended banget.”
1081.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai warung asep
Baca
+Pustaka
MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

kata Pak Haji dengan suara bergetar. ​Kami sampai di warung kami, "Warung Aspal & Madu", saat matahari tepat berada di atas kepala. Warung itu tampak begitu bersahaja namun begitu kuat, berdiri tegak di pinggir pantai dengan cat kayu jati yang mulai mengelupas terkena air garam. Bagi dunia, ini mungkin hanya warung ikan bakar biasa. Bagi kami, ini adalah istana yang dibangun dari kejujuran.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai warung asep
Baca
+Pustaka
'Ana-Ya'Inu: Tatapan Nyai Dasimah

'Ana-Ya'Inu: Tatapan Nyai Dasimah

"Bisa, Neng, kan baru bangun. Pas jam lima aa bangunin Neng, tapi Neng tidak bangun. Ayo, cepat, sana mandi." Imas mengangguk mengiyakan. Ia pun segera beranjak ke kamar mandi. "A, neng mau sarapan lontong sayurnya Kang Asep," pinta Imas sambil melipat mukenanya. "Kang Asep yang jualan di belokan gang, ya? Yang dekat tukang ojek?" Imas mengangguk. "Iya. Memang kenapa?" "Bukannya kurang enak? Aa perhatikan jarang ada yang beli."
9.94.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai warung asep
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status