Wanara
Sejatinya, ia sangat penasaran dan belum memahami penjelasan dari gurunya itu.
"Maksud Guru namaku Wanara termasuk dua kata? Jadi, Wa dan Nara?" tanya Wanara.
"Tepat!" jawab Ki Wirya Tama singkat.
Orang tua itu tertawa kecil, sambil mengelus lembut janggutnya yang panjang hingga sampai ke dadanya. Kemudian, ia berkata lagi, "Wa artinya kesatria Nara artinya seorang pemimpin. Dalam keseluruhan bermakna seorang kesatria pemimpin." Sejenak pria berusia senja itu menghela napas dalam-dalam. Kemudian, menyambung perkataannya, "Namamu dan jiwamu telah bersatu. Diceritakan dalam isi kitab Jala, bahwa seorang kesatria pemimpin itu akan menjelma menjadi manusia setengah Dewa," ungkap Ki Wirya Tama.
Bab Populer