Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ZOE

ZOE

pekik Dario. "Surprise."
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai woo davi
Baca
+Pustaka
Dia

Dia

Setelah Tita dan Riri menyebutkan pesanan tambahan, Lea bergegas mengantre di stand ayam bakar yang biasa di sebut Ayam Pojokan. Sebenarnya nama standnya adalah Ayam Panggang Mang Ade & Nyai Asih. Namun karena menurut sebagian penghuni kampus nama itu terlalu panjang, jadilah disingkat menjadi Ayam Pojokan (karena posisinya memang di pojok). Sambil mengantre, Lea mengedarkan pandangan ke sekeliling. Cuci mata.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai woo davi
Baca
+Pustaka
Davra (Dava dan Airaa) (Indonesia)

Davra (Dava dan Airaa) (Indonesia)

kekeh Dava. "Namamu siapa?" "Aisyah, dan kau?" "Namaku__" Dava menggantungkan kalimatnya mencari nama palsu yang tepat untuknya sekarang. "Namaku Davi," jawab Dava yang hanya merubah akhiran namanya saja. Yang tadi a menjadi i. "Oooh," seru Aisyah hanya berseru santai saja.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai woo davi
Baca
+Pustaka
DAISY

DAISY

tanya Eve, ia tetap memijat tengkuk Daisy, membiarkan gadis itu memuntahkan apa saja yang ada di perutnya. “Aku, kan sudah bilang, tidak usah minum soda terlalu banyak.” Ini kelemahan Daisy, ia tidak dapat minum soda terlalu banyak, tapi kuat minum alkohol dua liter tanpa mabuk. Heran juga, Daisy sangat lemah pada soda. Kemarin, Daisy mengajak Eve untuk memesan pizza dan meminum soda berukuran gelas besar. Entah apa yang dipikirkan gadis itu, mungkin Daisy sedang banyak pikiran yang mengganggu.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai woo davi
Baca
+Pustaka
MR. D

MR. D

teriak sang Buto Ijo mengayunkan gada ke arah Dava. Duar..., gada membentur tanah membuat retakan lebar dan menimbulkan getaran bumi sesaat, tetapi dengan lincahnya Dava dapat mengelak dari hantaman gada yang mengarah kepadanya. Dava seketika meloncat tinggi menghindari ayunan gada luputlah iya dari serangan telak Buto Ijo.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai woo davi
Baca
+Pustaka
Devano Lauder

Devano Lauder

"Heyy tuan! Aku bukan sukrosa!" "Tau ko! Dan sepertinya kita sudah saling berkenalan ya!" "Heh matamu! Aku belum tau namamu!" "Kamu kan udah memberikan julukan buatku?" "Hah Kutub? Haha serius!" "Namaku Devano Lauder!" "Lauder? Si owner dan CEO berlian? Wouww kamu anak dia? Pantas saja kamu sangat beda dari yang lain! Ibuku jika membeli berlian selalu memesan ke perusahaanmu!"
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai woo davi
Baca
+Pustaka
Davira

Davira

cicit Davira takut-takut. "Haloo puteriku," sahut Dava menyapa sang anak dengan suara lembut. Ketakutan Davira sedikit berkurang setelah mendengar nada suara Dava. "Haloo puteriku, Cavia." sapa Dava ketika melihat puteri bungsu Nando dan Kia yang turun dari mobil dan berjalan mendekati mereka. "Haloo papa," balas Cavia yang memang sudah terbiasa memanggil Dava dengan sebutan yang sama seperti Davira dan Orlando, adik Davira.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai woo davi
Baca
+Pustaka
New duda

New duda

Duh! End.
10.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai woo davi
Baca
+Pustaka
5D

5D

"Gua gak cerita detail kok, ya gua cuman bilang ada doang. Iya kan, Ra?" "Iya, gua aja yang mulai kepo. Sekarang ceritain, biar kita semua tahu. Kali aja bisa menyatu ama kita kayak Zahwa kan, David emang teladan di 5D kalo soal asmara. Kita bisa dengan cepat akrab ama pacarnya." Dira menjelaskan panjang. "Nominasi keteladanan di bidang asmara jatuh kepada, David Dizhwar!" seru Dimas.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai woo davi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status