Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kehamilan yang Kusembunyikan

Kehamilan yang Kusembunyikan

Sebelum dia dapat menyelesaikan kalimatnya, Alya dengan dingin menyela, "Nona Hana, keluargaku hanya memiliki satu anak perempuan." Hana terdiam sejenak sebelum berkata, "Baiklah, sepertinya makanan hari ini nggak sesuai dengan seleramu. Kalau begitu, aku pergi dulu." Setelah mengatakan itu, Hana membawa kotak bekalnya dan pergi. Begitu dia pergi, Tiara berlari masuk dan bertanya dengan kesal, "Kak Alya, untuk apa wanita itu ke sini? Apa dia mengganggumu?"
9.7459.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.8K kali sebagai ya hana
Tampilkan Ulasan (79)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
suka membaca
ini novel paling aneh yg gue baca. udh alur cerita tengah2 novel jd aneh banget, udh gitu tamat nya jg gak jelas ngatung bgt, rizky gak tau balik ato gak sm si alya. aneh bgt. gak recommended untuk di baca. tiba2 tamat.
Baca Semua Ulasan
Harta, Tahta, My Anna

Harta, Tahta, My Anna

"Sudah jelas aku ada di depan mata, halusinasi apanya?" "Maaf." "Minumlah!" titah Gama seraya menyodorkan segelas teh hangat yang baru saja selesai ia aduk. "Ini apa?" Gama menghela napas panjang. "Ini teh hangat. Apa kamu hilang ingatan sampai tidak ingat ini teh? Sudah, minum saja." "Kenapa galak sekali," seru Anna pelan sembari menerima dan meneguk sedikit demi sedikit teh yang ada di tangannya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai ya hana
Baca
+Pustaka
RANIA

RANIA

" Hiks hiks laper " " Hahahahahah lucu banget anjir " Arya meledakkan tawanya ketika melihat rania yang akan menangis dengan raut yang sangat menyedihkan, bibir mengerucut, hidung merah dan mata yang terus mengeluarkan air mata. Melihat arya, rania malah mengencangkan suara tangisnya, entah kenapa dia rasanya ingin menangis dengan kencang sekarang.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai ya hana
Baca
+Pustaka
Wanita Hina Bernama Nania

Wanita Hina Bernama Nania

“Baunya seperti ... “ “Obat nyamuk.” Bi Hanna tersenyum melihat ekspresi lucu Nania saat meminum teh yang ia buat. “Rasanya memang tak seperti teh biasa, tapi anda akan terbiasa dengan bau ini.” Mata Bi Hanna menatap Nania yang meminum dengan takut-takut. “Bagaimana rasanya?” Nania tersneyum. “Mulutku jadi wangi.” Di luar dugaan, respon Nania sangat baik.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai ya hana
Baca
+Pustaka
DIA AYAHKU

DIA AYAHKU

Untuk saat ini, paling tidak untuk hari ini, aku bisa benar-benar terbebas dari usahanya meyakinkanku lagi. Ada hati yang begitu lembut yang benar-benar harus kujaga. Aku tak ingin hari bahagia ini hancur berantakan begitu saja. Aku juga tak mau lagi kembali berdiam-diaman dengan Paman yang saat ini, jelas-jelas sudah jujur tentang perasaannya. "Main kucing-kucingan terus. Mau sampai kapan?" ketus Hana sembari memainkan jemarinya di layar ponsel dan bersandar di kursi empuknya.
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 518 kali sebagai ya hana
Baca
+Pustaka
ANNORA

ANNORA

tanya Manda. "Dia anaknya ceria banget, tapi pas gue lihat matanya, tuh, kayak beda gitu. Nggak ada unsur bahagianya sama sekali, kesannya kayak dia itu bahagia tapi tapi nggak sampai matanya, makanya gue penasaran sama dia," jelas Luna. "Gue nanya apa, lo jawab apa. Namanya siapa, Luna Arania? buset,wey," ujar Manda gemas sendiri karena saat dia bertanya orangnya siapa, Luna malah menjawab tentang ciri - cirinya.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai ya hana
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

Izinkan aku mengenalmu lebih dalam, walau aku tak yakin dengan rasa ini ~Alisya Cantara Benar, semua hiruk-pikuk dalam perjalanan waktu. Bergandenganlah tanpa melupakan bintang yang lebih bersinar! Benderanglah tanpa menyilaukan! Bersamalah tanpa berpisah dan datanglah tanpa pergi! Walau tak bisa saling memiliki ~ Farhan Sharique Zhafran
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai ya hana
Baca
+Pustaka
Dongeng Zanna

Dongeng Zanna

Mereka undur diri dari hadapan Lidya, kembali pada motor ninja milik Danish. "Zan ... itu saudara?" tanya Danish penasaran, selama ini ia memang tidak tahu apa-apa tentang gadis yang sejak lama diincarnya itu. "Temana mamaku," jawab Zanna pendek. "Aku lapar, kita makan dulu yuk, biar kamu juga gak masuk angin ...," ajak Danish kepada Zanna sambil mengarahkan motornya ke area kuliner yang ramai.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai ya hana
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

Lantas menghadap ke arah Ghina lagi. “Serius nih?” “Yaelah, lo kayak bukan Raina deh kalo penakut gini.” Ghina mencibir. “Ya udah, nih gue samperin.” Aku menarik napas dalam, sebelum melangkah untuk menemui Tante Venna. “Selamat datang, Tante.” Aku tersenyum ramah seraya mencium punggung tangannya. “Apa kabar, Rain?” tanya Tante Venna halus.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai ya hana
Baca
+Pustaka
RADANIA

RADANIA

tanyanya "Udah." "Yaudah turun." "Yee kak Onil." "Hehe canda biar gak canggung." "Makasih ya kak udah repot-repot anterin gue pulang." "Gila Lo santai aja kali, kaya sama siapa aja, yaudah gue cabut ya bye!" "Bye kak." "Oh iya gue harus kabarin bunda, kalo gue pulang ke rumah." gumamnya
9.54.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai ya hana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status