Lenyap Bersama Kenangan
Dia memejamkan mata, air mata pun mengalir.
Aku berbalik untuk pergi, saat sampai di pintu, kudengar suaranya pelan, “Semoga kamu bahagia.”
Aku menoleh dan tersenyum tulus padanya, menjawab, “Kamu juga.”
Keluar dari rumah sakit, matahari bersinar cerah.
Aku menarik napas dalam-dalam, rasanya ringan luar biasa.
Ponselku berdering, pesan dari pemandu wisata, [Aurora sudah muncul, kamu mau lihat, nggak?]
Capítulos em Alta