Kekasihku Berengsek
Sial
Bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi, Yudhis pulang ketempat tinggalnya dengan tidak membawa hasil apa-apa. Lalu, Yudhis merebahkan diri untuk beristirahat sejenak di indekosnya. Menjelang malam tiba, suara telepon genggamnya berdering, dan itu dari Shaina. “Halo Yudhis. Mohon maaf yang tadi aku memutus panggilanmu, aku menghargai perhatianmu selama ini. Tapi untuk saat ini aku sedang tidak ingin bertemu denganmu.” Ujar Shaina dengan tegas diujung panggilan teleponnya. Yudhis memotong ucapan dari Shaina, bahwa itu bukan masalah baginya. Tapi ada satu hal yang tak bisa dimengerti Yudhis, tak biasanya Shaina seperti ini. Tak lama berselang Shaina melanjutkan kembali maksudnya menghu
Bab Populer