SHANIA
Air mata nan bandel menetes dari mata nyonya muda itu kala dia mendekap tubuh Bianca, namun dia segera menghapusnya dan menahan isak tangisnya agar sang putri tiri tak mengetahuinya.
"Hari ini aku sibuk sekali, Sayang," ucap Shania kemudian setelah melepaskan dekapannya. "Kita tidak akan jalan-jalan, hari ini."
"Bagaimana dengan besok?" ujar Bianca.
"Tidak juga. Maaf." Shania menggelengkan kepalanya. Sang putri tiri pun tampak kecewa. Shania lantas mengelus rambut gadis itu perlahan, lalu berkata, "Kita akan tetap jalan-jalan, tapi tidak dalam waktu dekat ini. Oh ya," Shania mengeluarkan sesuatu dari saku blazernya, "aku punya hadiah untukmu, Sayang." Sebuah kotak perhiasan kecil kini berada
인기 회차