Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

“Sejak kapan zombie bisa kelaparan?” Elio pelototin sekeliling. “Atau jangan-jangan... Neo nyerap mereka. Kayak vampir, tapi versi mayat hidup.” Mereka terus jalan. Dan setelah hampir dua jam, akhirnya mereka lihatnya: sebuah tempat yang kayak markas. Tapi bukan kayak kamp manusia biasa. Ada pagar tinggi dari logam berkarat, beberapa zombie berdiri diam kayak patung di depan gerbang. Di dalam, terlihat siluet bangunan dengan lampu-lampu redup berwarna biru kehijauan.
101.2K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 28 Vezes como zombie cafe
Ler
+Biblioteca
Running Time

Running Time

"Kenapa mereka bisa melewati lorong gelap tadi?" "Karena mereka mayat hidup tipe Z-H Dark 04," jawab Cakra melirik sekilas Varen yang tersentak. "Z-H Dark 04? Apa itu?" Amru yang ikut menyimak merasa penasaran sendiri. Alisnya terangkat naik tanda tak mengerti. Sebelumnya Cakra juga mengungkit hal itu, tetapi tidak menjelaskan secara terperinci. "Itu adalah variant jenis Zombie yang kebal akan ketiadaan cahaya," jelas Cakra.
101.6K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 43 Vezes como zombie cafe
Ler
+Biblioteca
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

Batin Mohini, licik. Di masa lampau, Bu Iis, Sumelika serta kawan-kawannya sedang bersembunyi di dalam kolong meja makan. Syukurlah zombie itu telah pergi dari rumah Bu Iis, meski jendela yang harus menjadi korbannya. Bu Iis keluar dari kolong meja dan menyuruh anak-anak pergi ke kamarnya karena di ruang tamu dan ruang makan sangat bau, mereka pun menurutinya, Desti sampai muntah karena mencium bau nanah cacar api dari zombie tadi. Di dalam kamar Bu Iis menutup rapat-rapat jendela dan pintunya. "Romi, Rindu, apakah zombie itu hanya 1? Ataukah ada lagi di Desa Tengkorak?" tanya Bu Iis, panik.
108.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 326 Vezes como zombie cafe
Ler
+Biblioteca
Lessons of Love

Lessons of Love

Elora ikut berseru gembira. Zack tertawa. "Kita tambah pelan-pelan, one by one. Tapi, orang-orang sudah banyak yang pesan dan suka. Kata mereka, good..., tidak hanya western food saja," cerita Zack. "Tapi sekarang, kami jadi kepikiran, nama kafenya harus diganti jadi EZ Cafe, Eatery and Ice Cream. Karena kita udah jual makanan berat juga," timpal Rico. "Yeah, that's right!" seru Zack lagi. "Kita juga sudah tambah live music, pasti makin ramai."
1025.1K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 977 Vezes como zombie cafe
Ler
+Biblioteca
Madu Suamiku

Madu Suamiku

"Astaga... Ini cafe aku, Za. Lupa??? Perasaan dulu waktu SMA kamu juga sering kesini sama temen-temen kamu." "Ya Ampuuun. Aku lupa. Pantes, rasanya kayak nggak asing. Tapi sumpah, aku benar-benar nggak tahu kalau ini punya kamu." "Ehehe. Sebenarnya... Belum lama sih." "Hah. Gimana gimana sih maksudnya, Zean?" "Iya, aku beli Cafe ini. Lima tahun lalu. Rencananya emang hadiah buat kamu. Aku tahu, kamu dulu suka di Cafe ini."
8.219.9K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 437 Vezes como zombie cafe
Ler
+Biblioteca
Zean & Zetta

Zean & Zetta

Zetta mengangguk sebagai jawaban. Ada cafe yang berada tak jauh dari RSJ. Mereka berjalan beriringan dengan sedikit berlari karena hujan masih turun meski hanya sedikit. Sesampainya di cafe, mereka duduk di kursi yang berada di pojok kanan cafe. Keadaan di dalam sangat sepi, mungkin karena hujan. Jadi orang-orang tidak ke sini. "Mau minum apa?" tanya Zean begitu Zetta duduk di kursinya.
1.2K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 33 Vezes como zombie cafe
Ler
+Biblioteca
Kembalinya sang Ahli Waris

Kembalinya sang Ahli Waris

Kursi dan mejanya terbuat dari kaleng drum minyak, serta warna tembok yang di hias dengan berbagai lukisan empat dimensi nuansa kental pedesaan, mulai dari rumah bergaya Indonesia, transportasi umum, hingga warung kopi. Begitu masuk, pandangan Elmo sudah tertuju pada sebuah lemari pendingin transparan yang berisi berbagai macam hidangan penutup. Sebaliknya, pandangan mata Ben masih tetap mengawasi gerak-gerik Zora. Layaknya seorang polisi yang tengah memata-matai penjahat. Begitu seriusnya kedua netra Ben mengikuti langkah kaki Zora, sampai dirinya tak sadar bahwa Zora kini sudah masuk ke dalam Cafe, dan berdiri tepat di hadapannya.
105.6K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 201 Vezes como zombie cafe
Ler
+Biblioteca
FRIENDZONE

FRIENDZONE

Keadaan kafe itu cukup ramai, karena bertepatan dengan jam makan siang, jadi cukup banyak pengunjung siang itu. Mobil yang membawa Jefrey dan Cindy sudah terparkir di depan kafe, keduanya sudah masuk ke dalam dan duduk di meja yang kosong. "Mau makan apa, Jef?" Cindy bertanya kepada Jefrey yang baru saja duduk di kursinya. Jefrey menatap Cindy.
105.2K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 175 Vezes como zombie cafe
Ler
+Biblioteca
Dikira Suami Melarat, Ternyata Penerus Hebat

Dikira Suami Melarat, Ternyata Penerus Hebat

Pada malam harinya di ZV Cafe. Zavy sudah mengganti nama cafe miliknya jadi ZV Cafe, gabungan inisial nama dia dan Vinna. Zavy menyuruh manager cafe untuk mengosongkan semua tempat dan menutup cafe pada jam tujuh malam. Khusus malam ini semua sisi tempat digunakan untuk berkumpulnya tiga keluarga besar. Dua nama sudah melambung tinggi : Rock dan Winston. Sekarang bakalan ada satu nama lagi yang bakalan melambung tinggi juga : Charlton!
1021.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 727 Vezes como zombie cafe
Ler
+Biblioteca
Suamiku Karakter Game

Suamiku Karakter Game

"Mayat-mayat zombie yang berserakan di jalan itu sebenarnya karena ... mereka mati kelaparan?" Dharma tertawa pendek, namun tidak ada kebahagiaan dalam tawanya. "Tentu saja, anak muda. Kau pikir zombie itu apa? Mesin? Tidak, mereka tetap manusia. Tubuh mereka memang telah diambil alih oleh virus, tapi mereka tetap makhluk hidup. Mereka tetap membutuhkan makanan, meski pikiran mereka tidak lagi sadar. Itulah mengapa mereka menjadi monster yang tak terkendali, menyerang apa saja untuk bertahan hidup." Aezar merenung sejenak sebelum angkat bicara. "Sepertinya ... Itu memang rencana pemerintah," ujarnya perlahan, nadanya seperti menimbang-nimbang.
102.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 71 Vezes como zombie cafe
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1234
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status