Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Mémoire

Mémoire

Dia meringis merasakan hatinya yang seolah tercabik dan jantungnya yang seolah kehilangan iramanya untuk berdetak, matanya menatap kosong dan nanar. "Sialan, Kau jangan bercanda monkey. Mana bisa aku menjaga semuanya sendirian, bangun sialan! Aku tidak akan bisa tanpamu" Sharon berteriak kencang. Sèanne terisak makin menjadi, dia menangis histeris melihat pria yang selama ini mengisi hidupnya sekarang tak bergerak sama sekali. Rasa bersalah, penyesalan, rasa sakit, rasa takut, rasa kehilangan memenuhi dadanya saat ini.
102.4K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 65 Vezes como émotionnel
Ler
+Biblioteca
Bareksa

Bareksa

Cipta yang menggerakkan manusia untuk dapat bertahan hidup. Rasa adalah emosi dan reaksi afektif ketika seorang manusia mengalami suatu peristiwa di dalam kehidupannya. Amarah ketika kita tersinggung. Benci ketika melihat orang lain mengambil milik kita. Sedih ketika orang yang kita cintai pergi dari kehidupan kita. Terkadang emosi bahkan tidak berdiri sendiri, melainkan bercampur dengan emosi lain, hingga berwujud reaksi yang unik dan berbeda antara individu satu dengan lainnya.
2.0K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 48 Vezes como émotionnel
Ler
+Biblioteca
EGO

EGO

Napasnya tersengal-sengal. "Ada apa sih?" tanya Elzora kebingungan. "Nyokap lo nelpon gue terus," seru Ardan. "Ya udah biarin..." "Zo, sebenci apapun lo sama orang tua jangan pernah lupa dia yang ngelahirin lo!" bentak Ardan. "Asal lo tau! Gue berasa jadi buronan orang tua lo, bokap lo juga pernah nelpon gue beberapa kali..." Dengan penuh emosi, Ardan luapkan kekesalannya di depan sahabatnya yang keras kepala. Elzora tetap tak acuh. Masih ia petik gitar di tangannya seperti tak mendengar apa-apa. Seakan tidak terjadi apa-apa dan semua baik-baik saja. Geram melihat tingkah sahabatnya Ardan menggebrak meja dengan penuh emosi. Pemuda humoris yang selalu bertingkah konyol itu tidak pernah benar-
Capítulos em Alta
4.0K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 79 Vezes como émotionnel
Ler
+Biblioteca
The Deepest Emotions

The Deepest Emotions

Matanya memerah dan urat sudah mulai timbul di lengannya. Sekarang Noah sudah bisa memanfaatkan kekuatan dari obat YZ-333. Dia teringat dengan perkataan Borris tentang fungsi obat itu berpengaruh kepada emosi yang meluap. Jadi tidak hanya sebatas amarah, saat seseorang senang pun obat itu akan aktif karena syaratnya sudah terpenuhi. Etah kenapa Noah tampak senang dengan pertarungan ini, tapi yang pasti rasa senang itu membuat kekuatannya aktif.
105.6K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 185 Vezes como émotionnel
Ler
+Biblioteca
Penyesalan

Penyesalan

bentak Alisya, meluapkan emosi yang ia pendam sejak tadi. "Gue ngerti. Gue juga kehilangan ibu sejak kecil. Tapi tangisan lu nggak akan mengubah apapun, Sya. Lu cuma akan bikin kedua orang tua lu bersedih di sana." Alisya masih saja menangis. Yogi menurunkan tubuhnya untuk mensejajari Alisya. "Gue tau lu ngerasain sakit yang amat sangat. Tak apa kalau lu mau nangis. Menangislah kalau itu bisa bikin lu ngerasa lega."
105.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 153 Vezes como émotionnel
Ler
+Biblioteca
Rantai Gen Mekanik

Rantai Gen Mekanik

Sambil berbicara, Black Wolf membuat celah kecil, menunjuk ke platform di ruangan di belakang, dan berkata, "Jangan khawatir, alat-alat ini tidak akan membunuhmu." Neo melirik sekilas, dan hawa dingin tiba-tiba muncul dari tulang ekornya. Alat-alat di platform itu dibagi menjadi tujuh kategori utama, dengan label tujuh emosi: bahagia, marah, sedih, gembira, sedih, takut, dan terkejut. Sekilas, Neo juga melihat beberapa kategori dari tekstur benda-benda tersebut.
103.7K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 81 Vezes como émotionnel
Ler
+Biblioteca
Euforia

Euforia

Akan tetapi, hari ini berbeda. "Yang cepat, ya, Pak. Aku takut kalau lama-lama semobil dengan ini makhluk, takut diterkam, betinanya garang banget," adu Eiden seraya mengusap kedua lengannya seolah sedang merinding. "GUE BUNUH, YA, LO LAMA-LAMA!" ~ "Makasih." Eiden mengernyit. "Udah? Makasih doang, nih?" godanya sambil menaik-naikkan kedua alisnya.
1.9K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 40 Vezes como émotionnel
Ler
+Biblioteca
Mate

Mate

“Gini nih yang aku nggak suka. Kenapa sih cowok itu selalu dipandang gitu? Kalau pake sesuatu yang berwarna pink, diledekin. Makan makanan bocah, diledekin. Minum susu, diledekin. Nangis dan mengaduh kesakitan, diledekin. Memangnya laki-laki dewasa itu robot?” Aku mengerjap-ngerjapkan mataku mendengar curcolan Alfa. “Hmmm… bukan sih.” “Kita tuh terlalu banyak diatur standar masyarakat tau. Laki-laki nggak boleh nangis, perempuan harus bisa masak. Padahal kan laki-laki juga manusia yang punya emosi dan rasa. Sama halnya dengan memasak, nggak ada gender mana pun yang diharuskan. Bisa memasak atau tidak itu pilihan.” jelas Alfa. Alfa kalau lagi begini benar-benar beda dengan tingkahnya yang sep
103.8K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 122 Vezes como émotionnel
Ler
+Biblioteca
Aku Seorang Jenius Super

Aku Seorang Jenius Super

Bab 287 : Dia Sudah Meninggal Ia menamai teknik itu Emotional Routing (Pengalihan Emosi). Nama itu sendiri sudah mengungkapkan tujuannya—yaitu teknik yang memanipulasi emosi pada akarnya.
104.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 88 Vezes como émotionnel
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
123
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status