Saat Kau Ambil Suamiku, CEO Itu Jadi Milikku
laliza mpoetsetelah cerai, tiga cecan mengejarkucerita hujan romantissetulus hatiku mencintaimucerita pendek hujan
Alvaro menatap lingkaran cahaya itu dan berkata pelan, “Keluarga bukan soal darah. Keluarga adalah pilihan untuk tetap saling mencintai, memaafkan, dan berjalan bersama.”
Surya, yang menggenggam tanganku, menoleh polos. “Apa kita sekarang keluarga besar, Bunda?”
Air mataku nyaris jatuh. Aku tersenyum dan mengangguk. “Ya, Sayang. Keluarga yang sangat besar.”
Dan saat lilin-lilin itu bersinar bersama, aku tahu—untuk pertama kalinya—kami tidak hanya menerima warisan dari masa lalu, tetapi sedang menuliskan warisan baru untuk masa depan.
Beliebte Kapitel