Greedy
Rey kembali duduk di kasurnya.
"Aku kayaknya jahat sama Naina. Landasan cinta itu percaya satu sama lain. Kenapa aku nggak percaya sama dia? Hatiku berkata dia nggak mungkin ngelakuin semua ini. Tapi, pikiranku selalu berontak. Hati sama pikiranku nggak mau sejalan. Aku perhatiin, kalau Naina itu nggak ngerasa bahagia sama Alex. Sedangkan, kalau sama aku dia merasa kalau kita ini udah kenal lama. Padahal, kan hubungan kami berdua saat ini cuma majikan sama pembantu," ucap Rey. Ia termenung sebentar. "Mungkin, kali ini aku harus coba untuk percaya dan pakai hati, jangan pakai pikiran."
***
Bab Populer