Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Sambil makan, Rendra mencoba membuka obrolan ringan. “Kamu makan apa tadi siang?” tanyanya tiba-tiba. Selin menoleh, sedikit bingung dengan pertanyaan itu. “Soto.” “Di mana?” “Dekat kantor.” “Enak?” “Lumayan.” Rendra mengangguk. Lagi-lagi jawabanya terlalu singkat. “Dulu kamu kalau cerita detail banget." Kata Rendra ditengah makan.
10703 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Ada sungai jernih mengalir dan pepohonan yang lebat. "Kenapa kau ingin datang ke tempat ini? Bukankah kau bilang kalau tempat ini berbahaya untukku?" tanya gadis kecil bernama Yoriyu yang juga ikut dalam perjalanan Bara menuju ke Gunung batu yang ada di tengah gurun tersebut. Wajah gadis itu nampak memerah oleh panasnya matahari. Dia pun mengambil air dan meminumnya hingga puas. Bara tersenyum kecil melihat tingkah gadis itu.
8.961.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Asih hanya mengangguk, turut tersenyum saat neneknya berkelakar. Semilir angin sore menggantikan teriknya mentari siang hari. Terlihat beberapa petani mulai meninggalkan peraduan di tanah olahannya dan kembali ke rumah, begitu juga dengan Paijo. Wajah lelahnya kini terlihat penuh senyuman, saat langkah demi langkah membawanya semakin dekat dengan istri dan sang cucu di teras. Sembari tertawa lebar, pria tua itu mengacungkan satu ikat jagung dan singkong di tangannya ke arah dua wanita di teras.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
RAVANGGHEA

RAVANGGHEA

Yang ada dipostingan Instagramnya, trus tulisannya Mine itu? ‘’Maybe’’ ‘’yahh, kirain gue ga pacaran.’’ ‘’kit heart gue kalo itu emang bener.’’ ‘’potek dah ni ati, ayang Celo dah ada pawangnya.’’ ‘’cogan Rajawali berkurang.’’ ‘’Cantik ga? Kalo ga mah sabilah Celo gue rebut.’’ ‘’Yakin lo mau jadi PHO, yakali Celo milih cewek ga cakep, standar dia tinggi kali boss.’’
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
Davira

Davira

tanya Kia nyaris berteriak saat melihat Cavia yang berjalan cepat persis seperti berlari kecil. "Bunda aku pamit pergi, assalamualaikum." jerit Cavia. Kia geleng-geleng kepala melihat putrinya, sepertinya Cavia pergi menyusul Davira karena merasa tak tenang. "Waalaikumsalam," sahut Kia yang pastinya sudah tak dapat di dengar Cavia yang sudah berlalu pergi keluar rumah.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
Sasakala

Sasakala

Tiba di jembata kecil, seorang nenek duduk dibawah seng sebagai atapnya dengan beberapa lukisan yang kanvasnya berbentuk persegi empat. “ Ini namanya Damar Kurung, Nyimas ” “ wah, aku pertama kali melihatnya ! ” Nyimas menjawab dengan mata berbinar. Nenek itu tersenyum ramah menyambut Arka dan Nyimas. Dia sedikit berdiri dengan merapikan dagangannya. “ mbah, aku mau beli damar kurung yang belum dilukis. Ada tidak ? ” tanya Arka “ oh ada nak, sampeyan mau beli berapa ? ”
9.82.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
Gila Karena Penyesalan

Gila Karena Penyesalan

Kimmy berdiri di belakangnya, dia sudah tumbuh menjadi gadis kecil yang cantik. Kimmy sudah tahu semuanya. Dia melangkah ke depan, berjongkok dengan hati-hati, lalu meletakkan sebuah gambar. Di gambar itu, seorang wanita tersenyum bahagia. Menggandeng seorang anak kecil, berdiri di puncak gunung melihat matahari terbit. “Ibu,” katanya memanggilku pelan sambil berlutut di hadapan fotoku.
14.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
SENYAWA

SENYAWA

tanya Varo yang sebenarnya tak perlu jawaban. “Ini, Umma yang tanam pepohonan, yang buat taman kecil dan kolam ikan, Abah.” Meera tersenyum menatap Varo yang tak berkedip melihat sekeliling rumah Meera yang sangat rindang, meski dalam keadaan malam hari. “Ngedip, Var,” Meera terkekeh melihat tingkah atasannya yang kini sangat berbeda dengan saat di kantor. “Aku ... kagum aja,” ucap Varo lirih.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

Ibadah juga kembali di buka untuk ibadah seperti biasanya. Aku sambil rebahan dan dengar musik melow saja di kosan. Humm .... Sepertinya ada yang masak jengkol, nih dan baunya sangat tercium sampai ke kosan. Ternyata tetangga sebelah yang masak jengkol dan aku tidak tahan akan baunya yang menyengat sekali. Aku berusaha tahan nafas untuk tidak mencium baunya, tapi tetap saja tidak bisa.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai 시골
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status