Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pena Ajaib

Pena Ajaib

Tanpa membuang kesempatan lagi, Ocin langsung menyerang Bintang saat dia sedang lengah. Ocin layangkan tinju kanannya ke dagu Bintang. Bintang yang terlalu tinggi untuk Ocin membuatnya tidak bisa mengincar muka secara langsung . Namun sayang, gerakan Ocin terlalu lambat dan Bintang segera menyadarinya. Pukulan Ocin dapat dipatahkan dengan mudah oleh Bintang. Bintang memegang tangan kanan Ocin dengan tangan kirinya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai 액션
Baca
+Pustaka
HURT

HURT

Ia hanya memandangi cairan hitam pekat di dalam cangkir yang tinggal seperempat dengan pandangan kosong. Lihat! Kali ini pun laki-laki itu sedang berakting. Ia pura-pura bahagia padahal di dalam hatinya sedang menangis darah. “Hh!” Ae Ri tersenyum kecut. Lekas dibereskannya barang-barang miliknya di atas meja dan tanpa pikir panjang lagi segera pergi dari kafe itu. ++++ Desember 2018, Apgujeong-dong.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai 액션
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Andiradira Oke, gue sebentar lagi sampe. Aluna memainkan smartphone nya untuk mengusir rasa bosan, membuka aplikasi I*******m dan melihat-melihat postingan teman-temannya di dunia maya. Berselang 5 menit kemudian Andira terlihat memasuki coffee shop, gadis itu mengenakan gamis hitam dan khimar navy bermotif bunga-bunga. Aluna tersenyum dan melambaikan tangan, Dira yang melihat itu pun langsung menghampiri Aluna. “Assalamu’alaikum” Sapa Dira.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai 액션
Baca
+Pustaka
Fake

Fake

tambah Kevin heboh, salah satu tukang kompor di geng mereka. “Mau taruhan? Kalau dia main sama gue malam ini, kalian bayar satu juta perorang. Kalau gue kalah, malam ini gue yang traktir gimana?” usul Ali tiba-tiba, mereka tampak antusias setuju dengan gagasan itu. Tidak akan rugi mengeluarkan uang jika mereka mendapatkan sebuah hiburan, Dido dan Adit merasa gelisah feeling mereka sudah tidak enak dan Shena belum kembali ke meja mereka, satu-satunya orang yang berani memberhentikan permainan gila ini ya cuma seorang Raden Akashena Kavi.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai 액션
Baca
+Pustaka
ARJUNA

ARJUNA

Yang ditanya cuma senyum terus nelen cilok dengan tenang. "Nggak ada kayaknya, Ka. Lo tau Raina, dia biasanya nggak mau mikir." Ecan jawab dari atas ranjang. Tengkurep dengan kepala miring ngeliat Saka sama Satria. "Terus apa gunanya jam delapan malem coba?" "Biar gaya gayaan aja. Kayak di film film action." Jawab Ecan cukup bikin tangan Saka bertindak buat ngelemparin dia pake buku yang sampulnya kayak talenan.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai 액션
Baca
+Pustaka
Handa

Handa

Flashback off Handa mengalihkan pandangannya dan menarik nafas dalam-dalam. Dia menundukkan kepalanya, bulir-bulir bening air mata menetes di pahanya. Handa mengusap air mata di pahanya, dengan sedikit gerakan maju tangannya sudah mengepal, lalu memukul pelan pahanya berusaha memberi kekuatan pada dirinya sendiri. Handa mengangkat kepalanya sambil menarik nafas dalam-dalam, dengan punggung tangannya Handa menyeka air mata yang telah membasahi pipinya, lalu pandangannya kembali beralih keluar jendela menyaksikan pemandangan alam Laut Jawa yang indah. Handa melepas ikatan rambutnya lalu menggunakan ikat rambutnya sebagai gelang di tangan kirinya, ia mulai menyandarkan kepalanya lalu melemparka
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai 액션
Baca
+Pustaka
Test Book

Test Book

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai 액션
Baca
+Pustaka
Choice

Choice

Reihan keluar kamar dan mendapati adiknya tengah menonton TV. “Syuting lagi kapan?” “Dua minggu lagi. Kenapa?” “Luar kota apa sini?” “Luar kota. Kenapa?” “Kalau Maya pulang ajak jalan-jalan ke mana ya enaknya?” “Puncak aja.” “Alasannya?” “Kalau malam dingin tuh, bisa peluk dia. Siapa tahu dapet hot kiss.” Reihan menghela napas. “Ajarannya aliran satanic banget. Kebanyakan lihat adegan hot.”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai 액션
Baca
+Pustaka
Bad Actor

Bad Actor

Jawab Bryan yang kelewat tenang. Karina mendengus kesal. Kenapa wajah Bryan benar-benar datar dan dingin tanpa rasa bersalalh. Padahal Tindakan Bryn semalam bisa dibilang Tindakan pidana pelecehan seksual, memanfaatkan keadaan gadis yang tak sadar serratus persen. “Mas tau gak, aku semalam dalam keadaan mabuk, dan mas sadar penuh. Tindakan mas itu udah masuk sexual harassment tau!”
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai 액션
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status