FLOWIE
Renjana Tiracerita sedih tentang ibucerita pendek kasih sayang ibucerita cinta berakhir penyesalancerita cinta bertepuk sebelah tangan
Apakah langit juga sedang bersedih?
Flowie termenung. Tidak ada sesuatu pun yang spesial dari hujan ini, namun mengapa ia kembali mengingat pria yang sejak sebulan lalu terus memenuhi pikirannya? Flowie memejamkan matanya, menarik nafas panjang dan merasakan sapuan angin yang menerpa kulit wajahnya. Dengan perlahan Flowie membuka matanya, kembali menatap hujan yang berlomba-lomba jatuh menyentuh tanah. Sadar bahwa matanya mulai memanas, Flowie buru-buru memutar badannya ke sebelah kanan untuk menuju halte bus, namun saat ia memutar badan, langkahnya terhenti, tubuhnya terpaku, bahkan air mata yang sedari tadi berkumpul di kelopak matanya berhasil jatuh begitu saja.
Siapa lagi yang bisa membu
Beliebte Kapitel