Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anara

Anara

Perlahan Jordan memompa miliknya, membuat Anara kembali menggelengkan kepala, menikmati sensasi yang dipelorehnya dari penyatuan itu. Semakin lama, Jordan mempercepat ritme gerakannya, membuat Anara mendesis dan berteriak tertahan, sampai gadis itu merasa sesuatu yang hangat mendesak keluar dari tubuhnya, bersamaan dengan lenguhan panjang dari Jordan. “Argghhh!” Jordan menancapkan miliknya kuat, memberi jeda sebentar, kemudian kembali memompanya dengan cepat, dan memuntahkan cairan hangat ke dalam tubuh Anara.
9.92.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai 증오
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

"Engggg, aaakkkhhhh!!!" ***
104.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai 증오
Baca
+Pustaka
Exit

Exit

November pada bulan di mana aku menduduki kelas 3 SMP. Namaku Olin Arda Efrosin. Bisa dipanggil Olin, Arda, atau bahkan biasanya orang rumah menyebutku dengan panggilan sinchan. Padahal aku tidak memiliki alis hitam setebal ulat bulu seperti milik karakter kartun sinchan itu. Mungkin karena tubuh pendek dan sangat menyukai warna merah, orang rumah menyamakan aku dengan karakter film kartun sinchan. Tidak apa lah, setidaknya mereka tidak menyebutku dengan sesuatu yang lebih buruk dan menyakitkan dari pada itu.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai 증오
Baca
+Pustaka
Penyesalan

Penyesalan

Dan ia pun duduk di depan gadis itu. "Minum dulu," tawar Reno sambil mendorong segelas Mojito dalam gelas Collins yang terlihat begitu menyegarkan. Potongan lemon dan mintnya meyakinkan Alisya bahwa itu adalah minuman yang ia inginkan di siang yang terik ini. Alisya pun meneguknya tanpa sungkan. Selama mereka makan, Reno terus saja menggenggam tangan Alisya. Ia tidak melepaskannya sama sekali.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai 증오
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

Gadis egois itu mebiarkan Ardi membuka sisa baju dalam yang melekat pada tubuhnya yang sintal dan berisi. "DINGIN BEGO!" Seru Zizi lagi saat merasakan guyuran shower dari atas kepala yang langsung turun membasahi tubuhnya yang sudah tak menggunakan sehelai benangpun. "Gue cuma mau mastiin lo beneran udah sadar, Nona besar." Balas Ardi lalu melempar shower ditangan sembarang lalu mengangkat tubuh Zizi dan berjalan ke kamar tak perduli pada bajunya yang ikut basah juga benturan kepala shower pada lantai basah yang menggema di kamar mandi.
9.79.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai 증오
Baca
+Pustaka
Rain

Rain

tanya Tania pada Rain yang sepertinya lupa jalannya “Engga lupa kok,” ucap Rain dengan santai “Yang benar, nanti kitanya nyasar lagi” ucap Tania yang meragukan ingatan Rain “engga kok, tuh buktinya” ucap Rain dengan santai sambil menunjuk ke depan yang di mana di depan sudah ada air yang seperti air terjun dan itu memang di buat sengaja sebagai awal tempat rahasia mobil kutukan tersebut “Mana ? itu cuman air terjun doang” ucap Tania dengan bingung
9.129.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 596 kali sebagai 증오
Baca
+Pustaka
ZahFad

ZahFad

Rasanya, ia ingin memukul Yuni sepuas hatinya bila dirinya dan sahabatnya itu tidak sedang berada di pesantren. Marisa menghampiri meja dan membuka laci mejanya. Ia berniat mencari obat penghilang rasa sakit tetapi dirinya menemukan amplop surat berwarna merah. Marisa segera membukanya dan isinya adalah : ~Dear Zahra Yang Paling Aku Benci~
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai 증오
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status