author-banner
Cheryl Cherie
Author

Novels by Cheryl Cherie

Jerat Ambisi Killian

Jerat Ambisi Killian

Mia Ruby tidak pernah menyangka bahwa hubungannya dengan Killian Ludovic—yang selama ini ia anggap berakhir saat pria itu meninggalkannya begitu saja satu tahun yang lalu—nyatanya tidak sama sekali. Dan justru setelah takdir mempertemukan mereka kembali, Killian  datang padanya dengan membawa segala ambisinya. "Dengar, Mia Ruby. Saat itu aku hanya 'meninggalkanmu', bukan 'mengakhiri' semua hal yang ada diantara kita berdua." "Tapi saat kau berselingkuh dengan adik tiriku, aku menganggap semua hal diantara kita sudah berakhir!" "Kau menganggapnya begitu? Baiklah ... tapi aku tidak, tidak ada kata 'berakhir' diantara kita. Baik dulu, sekarang, ataupun nanti."
Read
Chapter: Bab 9
"Apa katamu?" Julia tertawa ringan, ia benar-benar merasa terhina sekarang setelah mendengar kalimat singkat Mia. Mia sendiri juga terkejut, ia tanpa sadar mengeluarkan tangan kirinya dari persembunyian—bermaksud memegang kedua tangan Julia dan meminta maaf. Dan Killian, ia terdiam menatap cincin itu. Detik berikutnya bibirnya tertarik membentuk seringai. "Maaf ...," ucap Mia merasa tidak enak hati, "bukan itu maksudku—maksudku, aku tidak bisa menjualnya.""Bukankah kau membutuhkan uang?” tanya Julia dengan nada kesal. “Seharusnya kau tidak akan berat hati menjualnya jika memang membutuhkan uang.”"Karena—""Seharusnya kau senang bisa mendapat uang banyak dariku, jika kau benar-benar membutuhkan uang. Sebutkan saja harganya." "Dibanding uang, kenangan tentang cincin itu lebih berarti baginya." Killian berujar, membuat dua wanita itu menoleh padanya. Dan ia bisa melihat raut wajah terkejut Mia karena tanpa sadar memperlihatkan cincin yang sejak tadi sebisa mungkin ia sembunyikan da
Last Updated: 2026-07-28
Chapter: Bab 8
"Sepertinya kita pernah bertemu sebelumnya, Mia." Julia yang tengah melihat dan memeriksa beberapa tas itu menatap lekat pada Mia, ada senyum tipis penuh makna saat megatakannya. Mia mendongak sembari mengernyitkan keningnya, lalu tersenyum. "Banyak orang yang datang dihidupku lalu pergi begitu saja." Kedua matanya melirik sekilas pada Killian, lalu kembali berucap, "Jadi maaf, aku tidak terlalu mengingatmu. Mungkin kau mengingatku, tapi aku tidak." Killian yang mendengarkan dari kejauhan tersenyum geli lalu berguman, “pembohong.""Oh ... begitu, ya." Julia berusaha tersenyum meski hatinya tak puas dengan jawaban dan sikap Mia yang tenang, tapi ia tak berhenti mencari celah untuk mengusik perasaan wanita itu. "Mungkin juga aku salah orang, kau mirip dengan seseorang yang pernah datang ke toko ku bersama seorang pria dua tahun yang lalu."Mia melunturkan senyumannya, dalam hati ia mengumpati gadis dihadapannya. Dilihat dari tampilan luarnya memang terlihat polos dan seperti gadis bai
Last Updated: 2026-07-27
Chapter: Bab 7
Mia tersentak, ia menoleh cepat dan membuat kedua hidung mancung mereka bersentuhan. Napas keduanya beradu, Mia bisa mencium aroma mint segar dari napas Killian. Sepertinya pria itu baru saja membersihkan diri bersama Julia tadi. Dan entah kenapa perasaan tidak nyaman itu hadir, dia tidak suka, dia marah membayangkan apa saja yang mereka lakukan di dalam kamar mandi. Kedua mata Mia yang basah menatap tajam Killian, dadanya naik turun karena napasnya yang tak beraturan menahan amarah. "Kurang ajar," ucapnya penuh penekanan.Killian menaikkan sebelah alisnya—yang dimana itu bagi Mia seperti ekspresi wajah yang menantang dirinya. Killian seperti meremehkan kemarahannya. "Aku? Kurang ajar?""Ya! Dan bukan itu saja, kau pria menjijikan dan tidak bermoral!"Mimik wajah Killian perlahan berubah datar, kedua matanya berkilat tajam. "Menjijikan katamu? Baiklah, jika aku menjijikan maka kau lebih menjijikan dariku. Tahu kenapa?" Mia hanya diam dan tetap mempertahankan ekspresi wajah angkuhny
Last Updated: 2026-07-27
Chapter: Bab 6
Mia menoleh ke dalam rumah, di sana sosok gadis muda terdiam setelah berlari sembari membawa kain berwarna hitam yang ia yakini itu adalah pakaian milik Killian. Sedangakan Killian sama sekali tidak menoleh ke belakang, kedua matanya menatap dalam pada sosok Mia. Mia menelan ludahnya ketika menyadari apa yang sudah terjadi di rumah ini sebelum kedatangannya. Di sana, wanita muda itu tersenyum canggung dan berusaha menutupi bagian tubuhnya yang terlapisi lingerie. Sama seperti Kllian, penampilannya berantakkan, rambut hitamnya tidak beraturan, dan ada beberapa tanda merah di bagian leher dan tulang selangkanya. Dalam sekejap Mia bisa menyimpulkan semuanya, tentang apa yang baru saja mereka lakukan di rumah ini. Ia menundukkan pandangannya. Wanita muda itu melangkah mendekati Killian dan tersenyum canggung, ia memegang lengan kekarnya. "Pakai dulu bajumu," ujarnya menarik pelan Killian untuk mundur. "Kau pasti Mia?" Mia mendongak dan tersenyum tipis menatap wanita muda
Last Updated: 2026-07-15
Chapter: Bab 5
Mia menatap kosong ke depan, di mana mobil Killian sudah melaju kencang meninggalkannya seorang diri di tengah-tengah jalanan. Hatinya benar-benar hancur sekarang. “Sialan …,” gumamnya lalu terkekeh. “Jadi … meski aku meminta dan memohon padamu, kau tetap tidak memberi apa yang aku mau.” Mia mengusap kasar wajahnya yang basah oleh air mata, ia bangkit dan berdiri. Kedua netranya menukik tajam pada mobil Killian yang perlahan mengecil dari pandangan, kedua tangannya terkepal erat. “KILLIAN! AKU PASTIKAN KAU AKAN MENYESAL! KAU AKAN MENYESALI SETIAP PERKATAAN DAN PERLAKUANMU PADAKU!” teriak Mia sekencang mungkin. Tatapan tajam itu perlahan melunak, aiir matanya kembali meluncur bebas ke bawah. “Aku akan menunggunya, tidak peduli berapa lama hari itu datang, aku akan menunggu. Aku akan berdoa setiap hari pada Tuhan untuk melihatmu menyesal dan berlutut dihadapanku.” Setelah puas, Mia berbalik menuju mobil taksi yang ia tumpangi sebelumnya. Ponselnya berdering, ia melirik na
Last Updated: 2026-06-25
Chapter: Bab 4
"Mia! Kau mau ke mana Sayang?!" Mia tak memedulikan panggilan ibunya di belakang sana, ia terus berlari ke luar bangunan itu. Miranda akhirnya berhasil menahan lengan Mia. "Lepas!" Mia dengan kasar menghempaskan tangan ibunya. Miranda tanpa sengaja melihat Killian diseberang, pria itu tampak memasuki mobilnya. "Tidak, Mia. Ibu tidak akan mengizinkanmu menemuinya, Ibu tidak ingin ayahmu berbuat lebih jauh lagi dalam mengatur kehidupanmu Sayang." "Aku tidak peduli!" sentak Mia. "Tapi Ibu peduli, Mia Ruby!" balas Miranda tak kalah keras suaranya. "Kalau Ibu peduli padaku, biarkan aku bersama Killian! Aku akan menjelaskan semuanya sekarang padanya. Dan jika kesalahpahaman diantara kami selesai, Ibu ataupun Ayah jangan melarang hubungan kami lagi!" Miranda tampak lelah menghadapi putrinya yang keras kepala. "Mia kenapa kau tidak mengerti juga? Kalau begini ayahmu tidak akan ragu untuk membuangmu seperti perkataannya waktu itu, Ibu tidak mau itu terjadi Sayang." "Aku tidak masalah
Last Updated: 2026-06-25
You may also like
Kita dan Cerita
Kita dan Cerita
Young Adult · Novy Rahayu
18.6K views
Sleep With My Enemy
Sleep With My Enemy
Young Adult · agneslovely2014
18.1K views
Bimbingan Panas Sahabatku
Bimbingan Panas Sahabatku
Young Adult · macaroonie
17.9K views
METAMORFOSA
METAMORFOSA
Young Adult · Jezlyn
17.9K views
BERMULA DARI BONUS AKHIR TAHUN
BERMULA DARI BONUS AKHIR TAHUN
Young Adult · Siti_Rohmah21
17.5K views
Dia-lo-gue
Dia-lo-gue
Young Adult · Anna Kuhas
16.1K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status