공유

32

작가: goshxx
last update 게시일: 2026-01-30 08:00:00

CHAPTER 32

Di area luar menuju istal, ia berpapasan dengan beberapa petugas kebersihan yang mulai sibuk menyapu daun kering dan satpam yang berjaga di pos-pos tertentu. Bukannya menghindar seperti murid RCA pada umumnya, Summer justru mengangguk sopan dan memberikan senyum tipis kepada mereka.

"Selamat pagi," ucapnya ramah.

Beberapa petugas itu tampak tertegun sejenak. Di tempat penuh gengsi seperti RCA, keberadaan mereka seringkali dianggap tidak ada oleh para murid yang som
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • 🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER   ☀︎108

    CHAPTER 108Kai tidak segera menjawab. Tatapannya tetap tertuju pada Summer yang kini berdiri di sisi Dylan sambil menggenggam lengan pria itu. Namun sesuatu telah berubah. Gadis yang selama bertahun-tahun selalu menundukkan kepala di hadapannya kini balas menatap tanpa lagi berusaha menghindar. Summer tidak lagi bersembunyi darinya.Pandangan Kai kemudian menyapu halaman Royal Crest Academy, mulai dari mobil-mobil hitam yang terus berdatangan, para pria berpakaian hitam yang telah membentuk beberapa lapis pengamanan, hingga kilatan cahaya di atap gedung utama yang langsung dikenalnya sebagai posisi para penembak.Senyum tipis perlahan muncul di wajahnya saat pandangannya kembali berhenti pada Dylan yang tetap berdiri di sisi Summer tanpa sedikit pun bergeser. Dylan ternyata telah mempersiapkan semuanya jauh lebih matang daripada yang ia perkirakan.Hari ini ia hanya datang dengan beberapa pengawal, sementara Dylan telah mengubah seluruh sekolah menjadi benteng.

  • 🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER   ☀︎107

    CHAPTER 107“…Kai Akazakura.”Dylan seketika berdiri dari kursinya. Jantungnya berdetak lebih cepat dan tangannya refleks merogoh saku jas lalu mengeluarkan ponsel.Begitu layar menyala, sorot matanya berubah saat melihat sembilan panggilan tak terjawab dari Ethan beserta pesan yang baru masuk beberapa menit sebelumnya.💬 Ethan: Tuan muda. Kai Akazakura menuju Royal Crest Academy. Saya tidak bisa menyusulnya secepat itu. Jalanan menuju sekolah macet. Beberapa tim kehilangan arah setelah target memecah jalur pengawasan. Maaf.“…Jadi begitu.” Dylan mengembuskan napas kasar. Kai tidak pernah menghilang. Pria itu sengaja memecah perhatian seluruh tim Ethan agar bisa datang ke Royal Crest tanpa ada yang menyadarinya.“Dy.” Cloud yang berdiri di sampingnya ikut melihat perubahan ekspresi Dylan.“Dia tidak boleh ada di sini.”Cloud mengernyit. “Lo kenal dia?”Dylan mengangkat pandangannya ke arah Summer yang masih membeku di atas panggung. “Masalah

  • 🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER   ☀︎106

    CHAPTER 106Senin pagi.Cahaya matahari yang masuk dari balik jendela memenuhi kamar asrama Dylan. Ia berdiri di depan meja kerja sambil membuka laci paling bawah, lalu mengangkat sebuah kotak beludru hitam.Saat tutupnya terbuka, di dalamnya terdapat sebuah kalung sederhana dengan liontin perak kecil.Tatapan Dylan melembut. Kalung itu sudah ia siapkan beberapa waktu lalu sebagai hadiah kelulusan untuk Summer. Dan hari ini, akhirnya tiba juga saat yang ia tunggu untuk memberikannya.“Bagus.” Suara Cloud membuat Dylan menoleh. Pria itu bersandar santai di dekat pintu sambil memasukkan kedua tangan ke saku celana. “Dia pasti suka.”Dylan kembali memandang kalung itu beberapa saat, lalu menutup kotaknya perlahan. “Cloud.”“Hm?”“Ada yang belum gue omongin sama lo.”Cloud mengangkat sebelah alis, menyadari nada bicara Dylan kali ini jauh lebih serius daripada biasanya. “Apa?”“Gue tahu… lo pernah suka sama Summer.”Cloud terdiam mendenga

  • 🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER   ☀︎105

    CHAPTER 105Saat bel panjang akhirnya berbunyi, ruang ujian yang semula sunyi seketika berubah riuh. Beberapa siswa langsung menyandarkan tubuh ke kursi sambil mengembuskan napas lega, sementara yang lain tertawa dan saling melempar candaan begitu para pengawas mulai mengumpulkan lembar jawaban terakhir.Summer menyerahkan kertas ujiannya, merapikan alat tulis ke dalam tas, lalu berjalan keluar bersama arus siswa yang mulai meninggalkan ruang kelas. Begitu tiba di koridor, Emma yang sejak tadi berada di sampingnya tiba-tiba mengangkat kedua tangannya ke udara.“Aku resmi bebas!”Summer tersenyum geli. “Baru selesai ujian, sudah merasa jadi orang baru?”“Jelas.” Emma merentangkan kedua lengannya sambil berjalan di samping Summer. “Lima hari berturut-turut bangun pagi, belajar, ujian, pulang, belajar lagi. Aku hampir lupa rasanya hidup.”“Kamu memang berlebihan.”“Aku serius.” Emma menepuk dadanya dramatis. “Mulai malam ini aku nggak mau lihat buku sat

  • 🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER   ☀︎104

    CHAPTER 104Pukul sepuluh malam berlalu tanpa ada satu pun keputusan yang berubah. Daigo tetap memilih mempertahankan Seo Kang Jin, yakin Takeshi tidak akan menepati ancamannya.Namun keyakinan itu runtuh ketika puluhan kendaraan berhenti di sekitar kediaman Akazakura menjelang tengah malam. Malam itu keluarga Ryu datang membawa Seo Kang Jin keluar dan meninggalkan Daigo dengan kehilangan yang jauh lebih berharga daripada uang.Kepercayaannya.Beberapa jam kemudian, serangkaian laporan anonim mulai tiba di meja pemerintah dan aparat penegak hukum. Dokumen-dokumen itu memuat catatan transaksi ilegal, pemerasan, penyelundupan, hingga berbagai aktivitas yang selama bertahun-tahun disembunyikan keluarga Akazakura.Tidak ada satu pun laporan yang mencantumkan nama keluarga Ryu, tetapi semua orang tahu dari mana informasi itu berasal.Dalam hitungan hari, nama Daigo Akazakura menjadi sorotan di seluruh Jepang. Para mitra bisnis mulai menarik diri, orang-orang

  • 🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER   ☀︎103

    CHAPTER 103Beberapa pengawal mengikuti dari belakang saat Kai memasuki lobi hotel. Tidak ada seorang pun yang berani membuka suara hingga mereka masuk ke lift pribadi dan pintunya tertutup rapat.Salah satu pria di belakangnya akhirnya memberanikan diri bertanya, “Tuan, apa rencana kita selanjutnya?”Kai tetap memandangi angka lantai yang terus bergerak naik. “Aku ingin menikmati waktuku sebentar.”Pria itu mengangguk pelan. “Kalau begitu… haruskah saya menjemput Nona Summer?”Suasana di dalam lift seketika berubah sunyi saat Kai mengalihkan pandangannya ke arah pria itu. Tatapannya tidak berubah sedikit pun, tetapi pria tersebut langsung memucat dan menundukkan kepala.“Apa kau ingin mati?” tanyanya tenang.Dalam hitungan detik pria itu menjatuhkan diri berlutut. “Maafkan saya, Tuan.”Tidak ada yang berani bergerak ataupun mengangkat kepala. Kai mengalihkan pandangannya ke depan lalu berkata dengan tenang, “Selama aku masih diam, tidak ada yang

  • 🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER   ☀︎96

    CHAPTER 96Lampu belajar yang masih menyala membuat Cloud membuka mata. Ia berkedip beberapa kali sambil menyesuaikan pandangan, lalu memiringkan kepala ke arah meja di dekat jendela.Dylan masih berada di sana dengan laptop yang belum juga ditutup. Cahaya layar memantul di wajahnya, menerangi tump

  • 🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER   ☀︎3

    CHAPTER 3 “Oh no...” Jess buru-buru menarik pelan lengan Summer. “Summer...” bisiknya cepat. “Kamu nggak dengar aku tadi?!” Namun Summer tidak mengalihkan pandangannya dari charm kecil di dekat sepatu pria itu. Ia melangkah sedikit mendekat sambil berkata pelan, “Itu gelangku.” Pria itu tetap dia

  • 🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER   ☀︎2

    CHAPTER 2 Kamar asrama itu sunyi. Summer duduk di tepi tempat tidurnya sambil memegang buku asesmen yang terbuka di pangkuannya. Beberapa pulpen sudah berjajar rapi di sampingnya, sementara seragam RCA untuk besok tergantung rapi di pintu lemari. Semua sudah siap, tetapi tangan Summer masih salin

  • 🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER   ☀︎1

    CHAPTER 1 PROLOG 👧 Saat itu Summer baru berusia lima tahun. Dorr!! Suara tembakan tiba-tiba mengguncang ruangan hingga telinganya langsung berdenging dan kaca-kaca jendela bergetar keras. Summer refleks menoleh, lalu membeku saat melihat pria yang sedetik lalu masih berdiri di dekatnya kini r

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status