Share

Cemas

Author: justkins
last update Petsa ng paglalathala: 2023-08-18 14:19:55

Perasaan yang Albert sembunyikan begitu lama, akhirnya akan dinyatakan juga pada hari ini kepada Alana.

"Semoga saja hari ini adalah hari keberuntunganku", gumam albert dalam hatinya.

Hari ini, Albert berencana mengajak Alana untuk pergi bersama agar niatnya dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana.

Dengan senyuman yang lebara, Albert segera mengetik pesan untuk Alana.

"Pagi Alana, kalau hari ini kita ketemuan bisa?", ucap Albert dalam telefon.

Albert menunggu dengan rasa khawatir, takut Alana
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Alana dan Albert   Di Antara Tawa dan Rasa

    Pagi itu terasa berbeda bagi Albert sejak pertama kali ia membuka mata. Cahaya dari jendela langsung mengarah ke rumah di seberang yang sudah terlalu akrab baginya. Tirai kamar Alana masih tertutup, tapi ia tahu hari ini akan jadi sesuatu yang spesial. Ada rasa yang sulit dijelaskan tapi nyata. Hari itu dimulai dengan harapan kecil yang diam-diam tumbuh.Ia berdiri di depan jendela beberapa saat tanpa bergerak. Pandangannya otomatis tertuju ke arah rumah Alana yang hanya dipisahkan jalan kecil. Kebiasaan itu sudah ada sejak lama, bahkan sebelum semuanya berubah. Namun sekarang, maknanya terasa lebih dalam. Kedekatan itu tidak lagi biasa.Albert bersiap dengan lebih serius dari biasanya. Ia memilih pakaian dengan hati-hati, mencoba beberapa opsi sebelum merasa cukup yakin. Di depan cermin, ia sempat tersenyum tipis. Bukan karena tampil sempurna, tapi karena alasan di baliknya. Hari ini punya arti lebih.Di ruang makan, mamanya hanya melirik sebentar lalu tersenyu

  • Alana dan Albert    Pertemuan di Taman

    Albert memarkir vespanya di pinggir taman dekat sekolah dengan sedikit tergesa. Angin sore menerpa wajahnya yang mulai berkeringat meski cuaca tidak terlalu panas. Ia melepas helm lalu merapikan rambutnya dengan jari seadanya. Ia berharap tampilannya cukup oke di mata Alana hari ini. Jantungnya sudah berdetak lebih cepat dari biasanya. Ia melangkah menuju kursi kayu panjang di bawah pohon rindang. Tempat itu sudah menjadi spot favorit mereka sejak beberapa minggu terakhir. Daun-daun di atas bergoyang pelan tertiup angin. Suasana taman terasa tenang tapi justru membuatnya semakin gugup. Ia duduk sambil menarik napas panjang.Albert melirik jam tangannya dengan cemas. Jarum jam menunjukkan pukul tiga lewat lima menit. Waktu terasa berjalan lebih lambat dari biasanya. Ia mengetuk-ngetukkan jarinya ke kursi tanpa sadar. Pikirannya mulai dipenuhi berbagai kemungkinan.Ia mencoba mengalihkan perhatian dengan melihat sekitar taman. Anak-anak kecil berlarian sambil tertawa tanpa beban. Beberap

  • Alana dan Albert   Hari Keberuntungan Albert?

    Albert hanya tersenyum malu sambil mengalihkan pandangan ke televisi. Suara presenter berita hanya jadi latar belakang di kepalanya, sementara pikirannya masih sibuk memikirkan pesan yang belum dibalas Alana. Jari-jarinya mengetuk-ngetuk lutut, menandakan rasa gelisah yang nggak bisa dia sembunyikan. Bahkan setiap detik yang lewat terasa seperti menit.Tak lama kemudian, ponselnya bergetar di meja ruang tamu. Albert buru-buru meraih dan membuka layar, napasnya nyaris terhenti. Satu notifikasi dari Alana: “Pagi juga, bisa kok. Mau ketemu di mana?” Seketika napasnya terasa lebih lega, seolah beban berat di pundaknya berkurang separuh. Senyum lebar langsung mengembang di wajahnya.Dia mengetik cepat, “Di taman dekat sekolah jam tiga sore gimana? Gue ada yang mau omongin.&r

  • Alana dan Albert   Cemas

    Perasaan yang Albert sembunyikan begitu lama, akhirnya akan dinyatakan juga pada hari ini kepada Alana."Semoga saja hari ini adalah hari keberuntunganku", gumam albert dalam hatinya.Hari ini, Albert berencana mengajak Alana untuk pergi bersama agar niatnya dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana.Dengan senyuman yang lebara, Albert segera mengetik pesan untuk Alana."Pagi Alana, kalau hari ini kita ketemuan bisa?", ucap Albert dalam telefon.Albert menunggu dengan rasa khawatir, takut Alana telah mempunyai janji dengan orang lain.Dibukanya pintu kamar Albert dan pergilah dia menuju ruang tamu. Menunggu dengan perasaan yang belum tenang sambil menonton televisi.Terdengar suara mama dari kejauhan dan suaranya makin mendekat kearag Albert." Kamu, Ok kan?" tanya mama kepada Albert." Lagi, mikirin apa sih nak? ", ucap mama yang penasaran dengan raut muka Albert." Ma, kalau Albert suka sama cewek, tapi dia sahabat Albert sendiri gimana ya ma?", tanya albert kepada Alana.Sambil ters

  • Alana dan Albert   Perjalanan Pulang

    Hiruk-pikuk suasana jalanan siang ini. Banyak sekali orang yang tidak sabar untuk melaju. Terdengar suara klakson mobil dan motor di mana-mana. Kurangnya rasa sabar, atau mereka sedang terburu-buru. Disisi lain Albert masih asyik mengamati keadaan itu sambil menunggu lampu merah. Lampu merah siang ini terasa lama, tak seperti biasanya. Mungkin karena letih yang dirasa Albert atau suasana jalanan yang tidak mendukung. Namun hal ini tidak sebanding, karena hari ini dia ingin berjalan dengan Alana. Sejuta rasanya, ada perasaan senang dan berbunga-bunga. Albert terkadang menjadi bingung kenapa perasaannya kepada Alana tetap sama sampai sekarang. Terlihat lampu hijau terlihat, berjalanlah Albert dengan perlahan dengan motor kesayangannya itu. "Setidaknya, hari ini masih terasa udara segar yang diselimuti oleh mendung, " ucap isi hatinya. "Tuhan, tolong tahan hujan turun. Agar, aku tetap bisa pergi bersama Alana, " pinta Albert dalam doa kecilnya s

  • Alana dan Albert   Senang

    Bila ada pertemuan yang indah seringkali selalu ada perpisahan yang menyakitkan. Ada kalanya Albert merasa takut kehilangan sosok Alana yang sangat ceria. Pasca kesembuhan Alana, Albert hanya bisa menjaganya dengan sangat ketat. Maklum Alana merupakan sosok perempuan yang sangat keras kepala. Dokter berkata, untuk pulih lebih cepat Alana memerlukan waktu kurang lebih satu bulan lamanya dengan pantauan asupan makanan yang cukup. Belakangan ini Albert lebih sering menghabiskan waktunya dengan Alana. Dia selalu menemani Alana sepanjang waktu senggangnya. Bukan hanya sangat akrab bahkan lebih dari amplop dan perangko. Albert sangat sering memandangi wajah Alana yang tidak pernah membosankan. Saat Alana diam, tertawa, melamun ataupun bertingkah konyol. Albert senang pasca Alana sakit, Alana lebih mendengarkan Albert untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatannya. Tak lupa Albert selalu meminjamkan catatan pelajaran sekolah agar Alana tidak tertinggal pelajaran.

  • Alana dan Albert   Murid Pindahan ?

    Sabtu adalah waktu untuk hari ekstrakulikuler. Namun Albert teringat akan janjinya kepada Alana,Karena belum sempat menepati janjinya kepada Alana. Akhirnya Albertpun mengajak Alana berkeliling. Albert menjelaskan mulai dari posisi toilet, laboratorium, ruang kepala sekolah, ruang guru , UKS dan

  • Alana dan Albert   Pulang Bersama Alana

    Bel selesai istirahat berbunyi. Nampaknya janji Albert kepada Alana akan ditunda hari ini. Mungkin hari ini bukan keberuntungan Albert. Alana dan Albert berjalan kembali menuju ke kelas. Sepertinya Albert mulai nyaman dengan Alana dan perasaan canggung kepada Alana perlahan hilang.Albert mencoba

  • Alana dan Albert   Berjalan Bersama Alana

    Bisa dibilang ini kali pertama bagi Albert. Tapi mengapa terasa begitu menyenangkan. Serasa ada kupu-kupu berwarna-warni yang hinggap dipikiran dan hatinya. Aliran darahpun jadi tak teratur. Setiap hari berhalusinasi tentang Alana. Pikiran Albert melayang, raganya saja yang ada dikamar, tapi jiwa

  • Alana dan Albert   Alana Menawan Hatiku

    Suasana hati Albert sedang bagus pagi ini. Dia bersemangat untuk berangkat ke sekolah. Harum sekali, wangi badannya pagi ini, dia semprotkan banyak parfum ke setiap lekuk tubuhnya. Seakan ingin bertemu bidadari, dia mempersiapkan dirinya sebaik mungkin. Albert sengaja berangkat sekolah lebih awal

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status