Compartir

Bab 104

Autor: Lalapoo
last update Fecha de publicación: 2026-06-24 14:22:02

Seorang pejabat senior akhirnya angkat bicara, suaranya terdengar lebih hati-hati dibanding sebelumnya, seolah mencoba meredakan arah pembicaraan yang mulai memanas.

“Yang Mulia... baik Anda maupun Yang Mulia Kaisar tidak perlu langsung menuju Utara.”

Ucapan itu membuat beberapa pejabat lain segera mengangguk setuju.

“Benar,” sahut yang lain cepat. “Di sana sudah ada Yang Mulia Grand Duke. Beliau lebih dari cukup untuk menangani situasi di wilayah itu.”

Suasana rapat kembali dipenuhi gumaman se
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado
Comentarios (1)
goodnovel comment avatar
roha mimha
Sedih sebuah kerajaan diwarisi dan diterajui dari darah selir sundal. Sgt tidak bermaruah! Kerajaan yg pincang, hina bagiku sebagai reader. Kaisarnya lemah hanya memusatkan keinginan demi serakahan nafsu. Demi selir sundal sanggup butakan mata melihat anak yg sah dari istri sah mati tanpa dibela.
VER TODOS LOS COMENTARIOS

Último capítulo

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 172

    Malam itu, Carsein tidak dapat memejamkan mata. Ucapan Pricilla terus berputar di dalam benaknya. Berkali-kali ia mencoba meyakinkan dirinya bahwa Laticia tidak mungkin melakukan hal yang melanggar kehormatannya sebagai seorang ratu. Ia mengenal perempuan itu lebih baik daripada siapa pun.Namun setiap kali keyakinan itu mulai muncul, bayangan yang ia lihat di taman kembali menghantuinya. Laticia dan Lereg duduk berhadapan, makan malam bersama. Bahkan Laticia sempat tersenyum.Senyum yang sudah sangat lama tidak pernah ia tunjukkan kepadanya. Carsein menghela napas kasar. Ia bangkit dari kursinya, berjalan menuju jendela ruang kerjanya, lalu memandang halaman istana yang masih diterangi cahaya obor."Mustahil..." gumamnya pelan. "Laticia bukan wanita seperti itu."Akan tetapi, keraguan yang telah ditanamkan Pricilla perlahan menggerogoti pikirannya. Bagaimana jika selama berada di Utara, hubungan mereka benar-benar berubah? Bagaimana jika Laticia tidak lagi memiliki tempat untuknya di

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 171

    Langit malam menyelimuti taman Istana Kekaisaran dengan cahaya bulan yang lembut. Di sebuah gazebo yang menghadap danau, Laticia dan Lereg duduk berhadapan. Di atas meja kayu terbentang beberapa laporan, peta wilayah, serta catatan mengenai distribusi pangan dan persediaan senjata.Makan malam yang tersaji di antara mereka hanyalah pelengkap. Sejak tadi, pembicaraan keduanya tidak pernah keluar dari urusan pemerintahan."Kalau kementerian logistik tidak mampu memenuhi tenggat tujuh hari, gudang di Utara bisa menjadi cadangan terakhir," ujar Lereg sambil menunjuk salah satu titik pada peta.Laticia menggeleng pelan."Jangan." Lereg mengangkat pandangan. "Mereka harus belajar bertanggung jawab atas pekerjaannya sendiri. Kalau Utara terus membantu, mereka tidak akan pernah berubah."Lereg tersenyum tipis."Kalau begitu aku akan menunggu keputusanmu."Belum sempat Laticia menjawab, suara langkah kaki terdengar semakin mendekat.Bruk.Carsein berhenti tepat di depan gazebo. Tatapannya lang

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 170

    Tatapannya kembali beralih kepada para pejabat."Mulai hari ini, setiap kementerian bertanggung jawab penuh atas bidangnya masing-masing. Besok pagi, aku ingin kalian kembali ke ruangan ini.""Bukan membawa daftar masalah. Tetapi membawa rencana, solusi, dan waktu pelaksanaannya."Ia berhenti sejenak, memastikan setiap orang mendengar ucapannya dengan jelas."Siapa pun yang datang dengan alasan, tanpa penyelesaian, lebih baik menyerahkan jabatannya hari itu juga."Suara Laticia menggema di seluruh ruang rapat. Tak seorang pun berani mengangkat kepala. Tak seorang pun memiliki keberanian untuk membantah.Baru hari itu mereka benar-benar menyadari bahwa Ratu Laticia telah kembali. Namun perempuan yang kini berdiri di hadapan mereka bukan lagi sosok yang diam-diam membereskan semua kekacauan dari balik layar.Ia akan memastikan setiap orang yang menyandang jabatan di Kekaisaran Ascham benar-benar layak berada di kursinya. Dan bagi mereka yang tidak mampu Laticia sendiri yang akan menying

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 169

    Ucapan Laticia membuat tak seorang pun bergerak dan tak seorang pun mengangkat kepala. Beberapa saat kemudian, Jenoch melangkah maju lebih dulu. Ia berlutut di hadapan Laticia, diikuti para kesatria dan seluruh pelayan yang berada di aula."Kami bersumpah akan tetap berada di sisi Yang Mulia.""Sampai akhir."Suara itu disusul oleh yang lain hingga memenuhi seluruh aula."Kami bersumpah setia kepada Yang Mulia Ratu."Sudut bibir Laticia terangkat membentuk senyum tipis. Permainan telah dimulai. Dan kali ini ia tidak akan menghadapinya sendirian.***Keesokan paginya, aula rapat Kekaisaran Ascham kembali dipenuhi para pejabat tinggi, menteri, panglima, dan para bangsawan yang memiliki kedudukan penting di pemerintahan.Suasana ruangan jauh lebih tegang dibanding biasanya. Semua orang mengetahui bahwa untuk pertama kalinya setelah berbulan-bulan menghilang dari ibu kota, Ratu Laticia akan kembali menghadiri sidang kekaisaran.Di kursi utama, Carsein duduk dengan wajah serius. Di sisi ka

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 168

    Pricilla mengepalkan kedua tangannya di balik lengan gaunnya. Semakin lama, ia merasa Laticia perlahan kembali mengambil sesuatu yang selama ini ia yakini telah menjadi miliknya.Perhatian Carsein, kepercayaan Carsein. Bahkan kini harga diri Carsein sendiri. Sementara itu, Laticia yang masih berdiri di balik pintu Istana Ratu mendengar samar percakapan tersebut. Namun wajahnya tetap tenang. Tidak ada sedikit pun perubahan dalam ekspresinya.Ucapan Carsein tidak lagi mampu menggoyahkan hatinya. Yang ia nilai sekarang bukanlah kata-kata. Melainkan tindakan.Di sisi lain, Carsein terus melangkah menyusuri koridor utama hingga seorang asistennya segera menghampiri dan membungkukkan badan."Yang Mulia."Carsein menghentikan langkahnya."Panggil seluruh pejabat istana."Asisten itu mengangkat kepala."Termasuk para bangsawan yang terlibat dalam urusan pemerintahan beberapa bulan terakhir."Mata sang asisten membelalak."Yang Mulia... maksud Anda...""Kita akan mengadakan rapat." Nada suara

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 167

    Langkah Carsein terhenti. Koridor utama istana yang semula hanya dipenuhi suara langkah kaki para pelayan kembali diliputi keheningan. Cahaya matahari sore yang masuk melalui jendela-jendela tinggi memantulkan warna keemasan di lantai marmer, tetapi kehangatan itu sama sekali tidak mampu mengurangi jarak yang kini terbentang di antara keduanya.Carsein menatap Laticia tanpa berkedip. Selama beberapa saat, ia tidak mampu mengucapkan sepatah kata pun.Dahulu, setiap kali ia membutuhkan sesuatu, Laticia akan langsung mengerti bahkan sebelum ia mengatakannya. Tidak pernah ada penolakan. Tidak pernah ada syarat. Perempuan itu selalu menyelesaikan semuanya dengan tenang, seolah memang itulah tugasnya sebagai seorang ratu.Namun sekarang Laticia tidak lagi berdiri di hadapannya sebagai wanita yang akan menerima semua permintaannya begitu saja.Ia telah berubah dan perubahan itu begitu jelas hingga Carsein tidak bisa lagi berpura-pura tidak menyadarinya."Aku tahu," ucapnya akhirnya dengan su

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 101

    Melisa menunduk dalam, memahami bahwa pertemuan itu bukan sekadar percakapan biasa.“Baik, Yang Mulia.”Tanpa mengatakan apa-apa lagi, Laticia melanjutkan langkahnya keluar dari ruangan. Gaunnya bergesekan pelan di atas lantai marmer, langkahnya terdengar mantap meski tubuhnya belum sepenuhnya puli

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 85

    Hari-hari berlalu setelah pesta itu, namun istana tetap berdiri dalam ketenangan yang sama seperti biasanya.Koridor panjang masih dipenuhi langkah pelayan yang berjalan terburu-buru sambil membawa nampan teh atau setumpuk dokumen kerajaan. Para bangsawan tetap datang menghadiri pertemuan resmi den

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 2

    Langkah kaki Carsein menjauh tanpa ragu, gema sepatunya perlahan menghilang di balik lorong istana. Pintu ruang makan tertutup, menyisakan keheningan yang terasa begitu berat.Laticia tetap duduk di kursinya, punggungnya masih tegak seperti seorang ratu, namun napasnya perlahan terlepas. Ia memejamk

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 1

    “Aku setuju bercerai.”Suara itu memecah keheningan ruang makan yang luas, menggema di antara dinding marmer dan langit-langit tinggi yang biasanya terasa begitu megah.Laticia Valcren de Ascham, Ratu Kekaisaran Ascham, duduk dengan punggung lurus. Tatapannya terarah lurus ke depan, pada suaminya—Ka

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status