مشاركة

67

مؤلف: Fatmah Azzahra
last update تاريخ النشر: 2026-07-29 21:00:52

Siksaan abadi di dasar Jurang Dunia Hampa seolah telah merampas seluruh konsep waktu.

Di atas tahta obsidian yang sedingin es, tubuh Elloist terkulai tak berdaya.

Miasma kegelapan terus menerus merobek jaringan selnya, sementara Kekuatan Penyembuh Level SSS bekerja secara brutal menjahitnya kembali.

Di tengah siksaan tanpa akhir itu, kesadaran sang Putri Mahkota perlahan memudar.

Keputusasaan telah menelan sisa-sisa s
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق
تعليقات (5)
goodnovel comment avatar
Marimar Chan
hmmm siapa cowok itu ya atau itu Thomas didunia nyata
goodnovel comment avatar
Marimar Chan
wehhhh pilihan yang sulit sih ini mau gak mau kamu harus bertahan Elloist daripada kamu gak bisa kembali
goodnovel comment avatar
rojali102023
hampir aja copot jantung ku ...saat liat elloist udh pasrahh aja .akan semua .....kasian diaaa
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   69

    Sumpah yang dituntut oleh Liliyana menggantung di udara, menjelma menjadi belati tak kasatmata yang menempel tepat di urat nadi kesadaran Thomas.Di dalam gubuk kayu yang nyaris rubuh itu, hanya terdengar suara angin fajar yang berembus melalui celah-celah papan lapuk, membawa hawa dingin yang menusuk tulang.Bersumpah demi roh ibunya yang telah tiada?Bersumpah demi penderitaan adik satu-satunya yang baru saja kembali dari neraka ketiadaan?Bagi Thomas, ingatan tentang sang ibu dan Liliyana adalah dua hal paling suci yang tersisa di dalam hatinya yang telah lama membusuk.Menggunakan nama mereka untuk sebuah kebohongan adalah sebuah dosa besar yang tak bisa dimaafkan.Namun, untuk mengucapkannya dengan jujur, untuk mengatakan bahwa ia sama sekali tidak peduli jika Elloist mati perlahan-lahan di dasar jurang sana, lidahnya seketika terasa kaku.Tenggorokan Sang Penasehat Hukum Utama itu seolah disumbat oleh bon

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   68

    Suara mesin EKG dari dunia nyata yang berbunyi lambat dan monoton itu terus terngiang di telinga Elloist, beradu dengan dengungan milyaran jiwa Orb yang mencoba mencabik-cabik kewarasannya di dasar Jurang Dunia Hampa.Bayangan pria misterius yang menangis putus asa sambil menggenggam tangannya di ruang ICU yang dingin itu seolah menjadi jangkar terakhir yang menahan jiwanya agar tidak terseret arus kematian.Ada seseorang yang menunggunya pulang.Seseorang yang menolak melepaskannya.Di atas tahta obsidian yang sedingin es, kelopak mata Elloist yang sebelumnya nyaris tertutup rapat kini terbuka lebar.Pendaran pelangi di sudut matanya yang sempat meredup, tiba-tiba meledak dengan intensitas cahaya keemasan yang seribu kali lebih terang.Cahaya suci itu menyapu miasma ungu kehitaman yang mencekik lehernya, memaksa pasukan Orb mundur beberapa jengkal."Kau benar, Momo," bisik Elloist dengan suara serak, darah seg

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   67

    Siksaan abadi di dasar Jurang Dunia Hampa seolah telah merampas seluruh konsep waktu. Di atas tahta obsidian yang sedingin es, tubuh Elloist terkulai tak berdaya. Miasma kegelapan terus menerus merobek jaringan selnya, sementara Kekuatan Penyembuh Level SSS bekerja secara brutal menjahitnya kembali. Di tengah siksaan tanpa akhir itu, kesadaran sang Putri Mahkota perlahan memudar. Keputusasaan telah menelan sisa-sisa semangatnya. Rasa rindu pada kehidupan lamanya yang sederhana, kamar kos yang sempit, pekerjaan pabrik yang melelahkan, dan semangkuk mie instan di akhir bulan, terasa jauh lebih berharga daripada penderitaan menjadi inang bagi miliaran entitas ketiadaan ini. 'Aku menyerah ... Tolong, pulangkan aku. Aku tidak sanggup lagi,' rintih batin Elloist, membiarkan kegelapan mulai menutup pandangannya. Ia siap melepaskan segalanya. Namun, tepat ketika benang ke

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   65

    Malam turun menyelimuti ibu kota Kerajaan Moon dengan kepungan awan mendung yang teramat pekat. Rintik hujan yang dingin kembali mengguyur, mengetuk-ngetuk pelan jendela kaca patri di paviliun pribadi Sang Penasehat Hukum Utama. Namun, di dalam kemewahan bangunan sutra dan kayu gaharu tersebut, hawa dingin yang sesungguhnya tidak berasal dari cuaca di luar sana, melainkan dari ketegangan yang menyesakkan dada penghuninya.Di depan salah satu pintu kamar tamu terbesar dan termewah yang kini ditempati oleh adiknya, Thomas berdiri mematung. Pria berekor sembilan itu telah berganti pakaian, namun raut kelelahan yang luar biasa masih tercetak jelas di wajah tampannya. Sepasang netra biru ilusinya menatap ukiran pintu kayu itu dengan sorot yang sarat akan pergolakan batin yang menyiksa.Logikanya sebagai seorang manipulator ulung tengah bertarung habis-habisan melawan kasih sayangnya sebagai seorang kakak. Aroma feromon estrus Elloist, wangi madu liar dan terat

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   65

    Tuduhan absolut yang dilontarkan Liliyana menggelegar di dalam kamar yang temaram itu, menghantam akal sehat Thomas bagai palu godam raksasa. Udara di sekeliling mereka seolah membeku. Sepasang netra biru ilusi Thomas membelalak sempurna. Untuk sesaat, topeng kelicikan Sang Penasehat Hukum Utama yang selalu terpasang rapi itu retak, memperlihatkan kekosongan dan kepanikan murni yang selama ini ia kubur dalam-dalam. Namun, sebagai siluman rubah yang hidup dari manipulasi, insting pertahanan diri Thomas merespons dengan cepat. "Jatuh cinta?!" Thomas tertawa. Tawa itu terdengar sangat keras, sumbang, dan dipaksakan, menggetarkan dinding kayu paviliun. Pria berekor sembilan itu memalingkan wajahnya, mengibaskan lengan jubah sutra peraknya dengan kasar. "Kau sudah gila, Liliyana! Apakah udara di permukaan membuat otakmu rusak?! Kau menuduh aku jatuh cinta pada pelacur iblis yang telah membantai tetua kita? Wanita yang mengikat leherku seperti anjing dan membuangmu ke neraka ketiad

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   64

    Ujung pedang obsidian berlapis api hitam milik Pangeran Alexander berjarak hanya satu jengkal dari leher Liliyana.Suhu udara di lorong istana itu melonjak drastis, berbanding terbalik dengan hawa membeku yang memancar dari tatapan sang Jenderal Naga.Di sebelahnya, Jenderal Marcus memamerkan taring dan cakar zamrudnya, siap mencabik-cabik siapapun yang menghalangi jalan mereka untuk mendapatkan jawaban."Bicara, Gadis Rubah!" raung Marcus dengan suara bariton yang menggelegar, memantul di dinding-dinding marmer istana."Apa yang kau lakukan pada istri kami di dasar neraka itu?! Kau menumbalkannya untuk keluar dari sana, bukan?!"Liliyana menjerit tertahan.Gadis remaja itu menyusut ketakutan, mencengkeram jubah sutra perak kakaknya dari belakang.Tubuhnya yang kurus gemetar hebat. Menghadapi aura membunuh dari dua panglima perang terkuat di Benua Moon secara bersamaan membuat sisa-sisa trauma di dalam jiwanya

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   6

    'Apa aku benar-benar tidak bisa menyelamatkan suamiku sendiri?' Elloist semakin frustrasi. Ia tanpa ssadar mengacak-acak rambutnya. Sementara itu, Nyonya Celeste justru berjalan ke arah Tabib Anand, meraih ujung rantai yang terhubung pada lehernya, lalu menariknya sedikit kuat hingga pria itu t

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   5

    Nyonya Celeste terpana sebentar, sebelum menyunggingkan senyum culas. "Well! Well! Well! Aku pikir siapa yang datang mengganggu—" Ia perlahan menoleh ke samping, membuat seorang pelayan wanita mendekat dan memberikan sebuah sapu tangan. "Ternyata sang putri buangan," hinanya pedas. Nyonya

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   2

    Elloist Ellianore, putri tunggal dari Raja Edward Ellianore, adalah sosok betina bangsawan di kerajaan antar binatang di planet Moon. Planet Moon adalah sebuah planet binatang, di mana semua wanita memiliki kedudukan yang tinggi karena dianggap sebagai jelmaan para Dewi karena memiliki kekuatan me

  • (Bukan) Putri Buruk Rupa Menaklukkan 4 Suami Penguasa   1

    "Ugh ... sakit sekali kepalaku." Sambil memegangi kepalanya yang terus berdenyut, Ellyn membuka matanya perlahan. Tadi, karena terlalu kesal melihat Putri Elloist, tokoh protagonis di drama yang ia tonton, mati begitu saja di tangan pangeran Ivander karena kebodohannya sendiri, Ellyn melempar gel

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status