分享

Bab 3380

作者: Hazel
"Hmph! Kakek buyutku sudah benar-benar mengakuimu dari lubuk hatinya, bahkan sudah memberikan penawar racunnya kepadamu."

"Beliau juga sudah benar-benar menyerahkanku kepadamu. Kalau kamu masih nekat menghancurkan markas Dinasti Pembunuh, aku nggak akan setuju." Irena berkata sambil berkacak pinggang dan membelalakkan matanya.

"Itu juga tergantung gimana keadaan Lavanya nanti. Kalau sampai Lavanya kenapa-napa, aku tetap akan mencarinya untuk minta pertanggungjawaban."

Tirta mengangkat bahu, lalu
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3384

    "Guru memang sudah pertimbangkan semuanya dengan matang. Kalau begitu, kita biarkan saja anjing ini tetap hidup untuk sementara ini. Tapi, orang ini benar-benar sangat bodoh. Setelah nanti kita kuasai Istana Samara sepenuhnya, lebih baik dia tetap dibunuh," kata Ketua Sekte Formasi Surgawi. Hatinya tergerak, sehingga dia segera mengirim transmisi suara sebagai tanda setuju."Masalah sekecil itu, lakukan saja sesuai situasinya," kata Ditto.Perlu diketahui, saat ini Bakrie masih belum kembali ke markas Dinasti Pembunuh. Oleh karena itu, di antara tiga puluhan kultivator tingkat semi pencapaian agung itu, masih ada tujuh atau delapan pembunuh dari Dinasti Pembunuh yang ikut serta....."Gawat, Ketua. Tetua Kamil bawa orang-orang dari Sekte Formasi Surgawi dan Dinasti Pembunuh untuk menyerang Istana Samara. Mohon Ketua segera ambil tindakan," kata dua murid penjaga gunung yang segera berlari ke aula utama di puncak Istana Samar dengan ekspresi cemas. Saat itu, Kamil memimpin sejumlah besa

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3383

    "Posisi itu harusnya jadi milikku. Guru yang sudah sia-siakan masa mudaku, permainkan perasaanku, dan bahkan hancurkan masa depanku," teriak Kamil hingga urat-urat di dahinya menonjol, wajahnya memerah, dan ekspresinya ganas.Tak lama kemudian, nada bicara Kamil tiba-tiba menjadi lemah dan dipenuhi kepedihan. Dia berkata sambil mengepalkan tangannya dengan erat, "Tapi, aku terlalu mencintainya. Meskipun dia perlakukan aku seperti itu, aku tetap rela menerimanya. Hanya saja, saat dia mencapai akhir hayatnya, aku malah nggak berani datang jenguk dia.""Peristiwa itu hampir jadi iblis dalam hatiku. Bukan hanya kekuatanku nggak berkembang dalam waktu yang sangat lama, bahkan justru merosot. Saat akhirnya aku tersadar, aku sudah bukan tandingan Afifah si gadis kecil itu lagi. Sejak saat itu, posisi Ketua benar-benar lepas dari tanganku. Tapi kali ini, para senior bisa mengepung Istana Samara bersama-sama dan beri aku kesempatan lagi, jadi ...."Sebelum Kamil selesai berbicara, Ditto sudah t

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3382

    "Hehehe. Syarat itu juga nggak terlalu berlebihan. Selama apa yang dikatakan Tetua Kamil benar dan bisa bantu kami hancurkan formasi pelindung, kami tentu saja akan dukung Tetua Kamil jadi Ketua Istana Samara yang baru. Tapi, kalau Tetua Kamil ternyata sengaja menipu kami, jangan salahkan aku nggak segan," kata Tetua Singa sambil tersenyum.Saat belum lama ini Kamil mendatangi Sekte Formasi Surgawi dan menjelaskan situasinya, ketiga itu sebenarnya tidak memercayai Kamil sepenuhnya. Mereka merasa ini adalah jebakan yang ditujukan pada mereka, tetapi mereka merasa ini adalah sebuah kesempatan juga. Oleh karena itu, mereka mengerahkan banyak orang dan langsung datang mengepung gerbang gunung."Senior Ditto, kalau kamu tahu dendamku dengan Istana Samara, kamu nggak akan meragukan tindakanku," kata Kamil sambil menggertakkan giginya dengan tatapan dipenuhi kenangan masa lalu dan ekspresi penuh kebencian."Oh? Aku mau dengar," jawab Tetua Singa yang bernama Ditto dengan penuh minat untuk ber

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3381

    Memang benar.Begitu tiba di posisi itu, semua orang sudah bisa merasakan tekanan mengerikan dari tribulasi petir. Kulit kepala mereka terasa kesemutan dan kulit mereka terasa seperti ditusuk jarum, seolah-olah ada aliran listrik yang terus bergerak di dalam tubuh.Cahaya petir yang memenuhi langit bagaikan hujan deras yang tak ada habisnya dan menghantam tanpa henti. Bahkan terlihat seperti kolam petir surgawi yang telah robek terbuka dan membuat kilatan petir mengalir turun seperti air terjun.Krak krak!Guruh guruh guruh!Pemandangan di depan ditelan sepenuhnya oleh lautan cahaya petir. Meskipun masih berjarak tiga puluh ribu mil, semua orang tetap bisa merasakan gendang telinga mereka berdenyut sakit akibat dentuman yang memekakkan. Rasanya seperti ada seratus ribu prajurit surgawi yang mengerahkan seluruh tenaga mereka untuk memukul genderang perang secara bersamaan.Aura petir itu terasa begitu megah, luas, dan agung. Benar-benar wibawa langit yang tak boleh ditantang.Di tepi wi

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3380

    "Hmph! Kakek buyutku sudah benar-benar mengakuimu dari lubuk hatinya, bahkan sudah memberikan penawar racunnya kepadamu.""Beliau juga sudah benar-benar menyerahkanku kepadamu. Kalau kamu masih nekat menghancurkan markas Dinasti Pembunuh, aku nggak akan setuju." Irena berkata sambil berkacak pinggang dan membelalakkan matanya."Itu juga tergantung gimana keadaan Lavanya nanti. Kalau sampai Lavanya kenapa-napa, aku tetap akan mencarinya untuk minta pertanggungjawaban."Tirta mengangkat bahu, lalu mengeluarkan selembar kertas emas dan membelah artefak berbentuk kurungan itu dengan mudah.Dia kemudian mengangkat Lavanya yang masih pingsan, mengenakan gaun merah, berwajah pucat, dan secantik peri mawar di tengah salju, ke dalam pelukannya.Setelah itu, dia mengeluarkan penawar racun, memasukkannya ke mulut sendiri, lalu menyuapkannya ke mulut Lavanya dari bibir ke bibir."Eh ... mesum!" Irena mengentakkan kakinya.Pada saat yang sama, suara gemuruh guntur yang tiada henti terdengar dari ke

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 3379

    Karena Lavanya adalah salah satu tetua dari sembilan gunung suci milik Sekte Formasi Surgawi, Afifah makin terkejut. Dia bertanya, "Yumika, kamu serius? Bakrie benar-benar dipukul mundur oleh Tirta?"Setelah teknik kultivasinya berhenti, tingkat kultivasi Tirta kini stabil di tingkat pemurnian dewa tahap akhir. Walaupun jauh lebih tinggi dibanding saat masih berada di tingkat pembentukan jiwa, Afifah tetap sulit memercayai bahwa Tirta benar-benar mampu memukul mundur Bakrie.Bagaimanapun juga, meski berada ratusan ribu kilometer jauhnya, dia masih dapat melihat jelas pertarungan tadi.Kalau posisi Tirta digantikan olehnya, bahkan dengan tambahan pusaka peninggalan leluhur pendiri, dia merasa tetap akan sulit bertarung seimbang melawan Bakrie. Toh Bakrie adalah monster tua yang telah hidup selama 8.000 tahun."Semua yang kukatakan benar. Aku nggak berani menipu Ketua." Yumika tentu melihat keterkejutan di mata Afifah. Sebenarnya, kalau bukan karena menyaksikannya sendiri, Yumika juga ti

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1131

    Tirta meninggalkan Desa Persik pada pukul 1 siang. Dia pergi ke labirin obat untuk melihat pertumbuhan bahan obat-obatan. Untung saja, Nia mengikuti gambar yang diberikan Tirta dengan menggabungkan cara penanaman bibit bahan obat di buku kuno pengobatan.Jika bukan karena Tirta memahami keistimewaan

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1183

    "Kamu sudah menyelamatkan nyawaku. Aku akan cari cara untuk membalas budi ini." Elisa mengalihkan pandangannya dan menghindari tatapan Tirta. Di balik sikapnya yang dingin, terdengar helaan napas yang nyaris tak terdengar.Setelah mengatakan itu, Elisa segera berjalan melewati Tirta dan turun dari g

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1127

    Di atas tempat tidur yang empuk dan luas, Melati berbaring sendirian, memegang ponselnya. Dia gelisah, terus membolak-balikkan tubuhnya, tidak bisa tidur sama sekali.“Andai aku tahu Tirta akan pergi begitu lama, aku pasti ikut dengannya. Aku nggak akan seperti sekarang, hanya bisa diam-diam menonto

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 1141

    Tirta sering memandangi pemandangan gunung dari kamar Bella. Dia memutuskan untuk memancing Kurnia ke daerah pegunungan yang belum dikembangkan. Tirta akan melawannya di tempat itu.Tirta berseru, "Kurnia, aku ini orang yang kamu cari! Kalau kamu ingin tahu rahasiaku, ikut aku!"Tirta segera berpesa

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status