Share

Kecelakaan

last update Tanggal publikasi: 2026-07-23 20:46:05

"Sora, ayo kita pergi dari sini."

"Lo nggak mau lihat siapa pemenangnya?"

"Nggak. Gue malas lihat mereka." Zara dan Sora pergi dari lapangan basket.

"Kenapa lo nggak mau lihat?" tanya Sora sambil berjalan beriringan dengan Zara.

"Gue nggak mau tahu siapa pemenangnya. Itu aja" jawab Zara datar.

Tiba-tiba ada seseorang yang datang menghampiri Zara dan Sora.

"Enak banget lo di perebutin Prince Charming."

"Siapa lo?" Zara tidak mengenal siapa cewek yang ada di depannya.

"Gue Diva. Gue termasuk sen
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Don't Touch Me, Prince!   We Love Zara

    Ting tong!Seseorang membunyikan bel rumah Zara.Zara yang mendengar bunyi bel itu langsung keluar dari kamar. "Mungkin paket yang datang."Ceklek!Zara melihat seorang pria. "Halo, dengan Nona Zara?" tanya pria tersebut."Iya. Saya sendiri. Ada apa ya?"Pria tersebut memberikan sebuah kotak pada Zara. "Ini ada titipan buat Nona Zara.""Titipan? Dari siapa?""Saya tidak bisa memberitahu kan nya Nona. Kalau begitu saya permisi." Pria tersebut pamit pergi dari rumah Zara."Ini kotak dari siapa?" Zara menelusuri setiap inci kotak tersebut, mana tahu dia menemukan sebuah petunjuk. "Tidak ada nama pengirimnya."Zara mengunci pintu rumahnya kembali, dan masuk ke dalam kamarnya.Kotak tersebut di letakkan nya di atas kasurnya. "Ini kotak dari siapa sih?" Zara menatap kotak berwarna pink tersebut. Dia masih berpikir, siapa nama pengirim kotak ini.Daripada penasaran, Zara membuka kotak tersebut. Dia sedikit tercengang bahwa isi kotak tersebut adalah sebuah dress warna biru. "Loh! Ini bukann

  • Don't Touch Me, Prince!   Nembak or Lamaran

    Setelah acara balapan-balapan itu, Zara jadi terjebak pada malam itu juga.Well, kok dia merasa dijadikan bahan taruhan ya. Tapikan, dia juga yang kesusahan begini.Seperti malam ini. Dia terjebak dalam acara pernyataan cinta Axelle, atau yang disebut acara tembak-tembakan. Masalahnya, orangtua Zara juga berada disini. Orangtua Axelle juga ada disini. Bukan itu saja, orangtua Alex, Arzan, dan Arion juga berada disini.Ini acara nembak, atau lamaran sih. Pake bawa orangtua segala lagi. Inilah, yang membuat Zara kesusahan pada malam ini.Zara menggunakan dress putih, sama dengan warna kemeja Axelle. "Ini lo mau nembak, atau lamaran sih?!" kesal Zara.Axelle tersenyum. "Kalau lo anggap ini sebagai lamaran, no problem."Sedangkan ketiga cowok itu yang sedang memandangi Axelle dan Zara, sangat kesal bercampur marah. Apalagi Alex, dia benar-benar marah saat ini.Apalagi, karena Axelle pake acara undang orangtua segala lagi."Kok jadi Axelle yang bareng Zara, Alex?" tanya Sinta.Alex tidak

  • Don't Touch Me, Prince!   Balapan

    Seperti yang di sepakati. Zara akan pulang bareng Prince Charming dengan naik motor. Siapa yang nggak iri dengan Zara. Bisa mendapat empat cowok tampan sekaligus, itu adalah impian terindah para cewek-cewek.Siswi-siswi SMA Cendekia memekik histeris saat melihat Prince Charming menaiki motor sport. Oh My God, damage minta ampun.Zara yang mendengar suara teriakan itu, ingin sekali mengurungkan niatnya untuk tidak pulang bersama Prince Charming. Tapi dia masih sayang nyawanya. Dia tidak mau cari masalah dengan Prince Charming, apalagi cowok-cowok itu mempunyai sifat emosian, dingin, kejam, dan berjiwa iblis. Hoho... Zara tidak mau memancing emosi para jelmaan iblis tampan itu.Zara menaiki motor Arzan. Saat itu juga ada sebagian cewek yang pingsan saat Zara menaiki motor Arzan. Siapa lagi yang pingsan itu kalau bukan fans nya Arzan."Astaga, pake pingsan segala lagi" gumam Zara."Udah. Jangan pedulikan mereka." Arsan memberikan helm pada Zara. Zara memakai helm itu. "Udah siap pak

  • Don't Touch Me, Prince!   First Semester Closing Day

    Hari ini di SMA Cendekia, semua murid berkumpul di auditorium. Pada hari ini adalah hari penutupan semester pertama. Serta pembagian rapor buat siswa-siswi SMA Cendekia."Sekarang kita mendengarkan sepatah kata dari ketua OSIS SMA Cendekia" ucap pembawa acara.Alex sebagai ketua OSIS maju ke depan, di atas panggung, untuk menyampaikan sepatah kata nya.Suara tepukan meriah terdengar di seluruh ruangan, saat Alex menaiki panggung."Sepertinya Alex sudah sehat sepenuhnya" bisik Sora di telinga Zara. "Iya. Gue khawatir kalau dia tidak bisa datang hari ini" balas Zara dengan nada berbisik.Pandangan Zara kembali ke depan. Mendengarkan Alex yang sudah berbicara di depan semua orang.Rasa khawatirnya hilang, saat berpikir kalau Alex masih sepenuhnya pulih. Tapi melihat Alex berdiri di atas panggung, Zara dapat menghembuskan nafas lega."Kita akan bertemu kembali tahun depan dengan semester baru. Saya harap teman-teman semua lebih semangat untuk belajar di semester kedua." Alex mengakhiri

  • Don't Touch Me, Prince!   Back to Activities

    "Zara, suapin gue dong" ucap Alex dengan nada manja.Zara mendelik. Kenapa Alex tiba-tiba manja kepadanya."Punya tangan kan. Makan sendiri" ketusnya."Lo masih marah sama gue?" Zara memejamkan matanya. Menahan kekesalan di hatinya. Siapa yang marah coba, kalau disosor sembarangan."Jangan marah ya. Tadi gue khilaf.""Khilaf, khilaf. Lo emang dasar mesum ya" ucap Zara."Kan mesumnya juga sama lo Ra.""Alex! Jangan ngomong aneh-aneh.""Ya udah. Tapi suapin gue."Kalau mengingat Alex sakit karena dirinya, dia ogah menyuapi nya.Zara menyendok kan bubur ke dalam mulut Alex.Zara terus menyuapi Alex, sampai makannya habis."Makanan lo sudah habis. Lo istirahat sekarang." Zara bangkit berdiri dari kursinya."Lo mau kemana?""Mau pulang. Sudah mau malam soalnya" jawab Zara."Nginap disini ya. Temenin gue disini" pinta Alex."Gue mau pulang Alex. Besok gue kesini lagi.""Nggak. Lo harus tetap disini temenin gue" tegas Alex."Lah. Kok maksa.""Kalau gue maksa, emangnya kenapa?"Zara menggeru

  • Don't Touch Me, Prince!   Pulih

    Beberapa hari setelah operasi, Alex masih belum menunjukkan tanda-tanda siuman. Dia masih tetap berbaring sambil menutup mata, entah sampai kapan.Dan sudah menjadi kebiasaan Zara beberapa hari ini, setelah pulang sekolah, dia langsung ke rumah sakit menjenguk Alex. Zara mengambil tempat, duduk di samping kasur Alex."Apa kabar Alex? Lo masih betah aja tidur" ucapnya, tanpa ada sahutan dari Alex.Zara hanya bisa menguatkan dirinya untuk tidak menangis. Sejak Alex kecelakaan, dia menjadi sangat sensitif. Apalagi kalau berhubungan dengan Alex, dia benar-benar tidak sanggup.Zara mengingat-ingat kebersamaan Alex beberapa minggu yang lalu. Kata-kata Alex masih terngiang-ngiang di otaknya."Gue jadi pengen di khawatirin sama lo Zara""Gue ingin lo jadi istri gue di masa depan. Biar lo selalu perhatian dan khawatir sama gue""Gue suka sama lo. Gue tulus sama lo.""Kalau lo masih belum suka sama gue. Gue akan buat lo suka sama gue. Bukan cuman suka, gue akan buat jatuh cinta sama gue."Zara

  • Don't Touch Me, Prince!   Jadi Baby Iblis Tampan

    Zara Aurora adalah gadis yang menyandang status sebagai siswa kelas 10 di SMA Cendekia.Tapi sekarang, kehidupan sekolah yang diidam-idamkan nya pupus sudah, setelah mencari masalah dengan Prince Charming.Tap... Tap... Tap...Seorang gadis terus berlari di lorong sekolah. Dia seperti sedang menghi

  • Don't Touch Me, Prince!   Prince Charming

    Tap... Tap... Tap... Seorang gadis terus berlari di lorong sekolah. Dia seperti sedang menghindari sesuatu. "Zara...!" panggil Sora. "Lo kenapa lari-lari sih." "Sora, please... Bantuin gue untuk jauh dari mereka" mohon Zara sambil mengatupkan kedua tangannya. "Lo dikejar Prince Charming lagi" uj

  • Don't Touch Me, Prince!   Hukuman Arzan dan Zara

    Dengan wajah malas, Zara duduk tenang di tempatnya. Tiba-tiba mood nya buruk hari ini.Kejadian di rumah Alex masih membuat di kesal setengah mati. "Hufftt..." membaringkan kepalanya di atas meja.Sora menggoyangkan pundak Zara. "Ra, Zara. Lo kenapa sih?""Lagi malas" jawabnya singkat."Jangan mala

  • Don't Touch Me, Prince!   Tuan Muda Alex

    Seorang gadis memandangi rumah besar yang ada di depan matanya dengan ekspresi yang mengatakan "wow." Gadis itu adalah Zara Aurora dan rumah yang ada di depannya adalah rumah Alex Gajendra."Gila, gede bener rumah si ketos songong" gumamnya.Seseorang wanita paruh baya keluar dari rumah tersebut. "

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status