LOGIN[21+] WARNING!! AREA KHUSUS DEWASA! Lynea Stefanson tidak berdaya ketika sebuah warisan memaksanya menjadi istri dari Tuan Muda bernama Enrico De Luca. Bagi lelaki yang dijuluki “The Heartless Player” itu, wanita seperti Lynea sangat tidak pantas untuk dilihat apalagi dinikahi dan menjadi ibu dari anaknya kelak. Demi bisa membuat Lynea mampu melayani dirinya dengan baik, Enrico sampai mendatangkan wanita penghibur untuk mengajarkan bagaimana memuaskan seorang lelaki. Lebih dari itu semua, terperangkap dalam pernikahan tanpa cinta dan perebutan kekuasaan serta warisan di antara para milyader konglomerat dunia hitam telah membuatnya sulit untuk bernapas. Mempertanyakan kembali apakah inti dari sebuah kebahagiaan dan harapan? Di saat masing-masing memiliki kekasih hati namun keduanya terperangkap dalam sebuah pernikahan, kemana sinar mentari akan membawa akhir kisah ini? Mungkinkah cinta timbul di antara dua pribadi yang saling membenci? “Hatiku tidak pernah mendapat perawatan yang lebih baik dari sentuhan cintamu.” “Bukankah cintaku tak pernah cukup untuk duniamu yang begitu tak berbatas?” *****
View MoreSudah hampir satu tahun sejak Lynea menandatangani surat perceraiannya. Ia tetap tinggal di rumahnya yang berada di desa kecil, kota San Aguira. Bryant memilih untuk tetap bekerja di kota San Angelo dan menjadi kepala keamanan untuk kantor utama Maximo Corporation. Setiap dua atau tiga minggu sekali ia selalu pulang menemui Lynea dan keponakannya. Kabar tentang Enrico sering diceritakan oleh Bryant. Namun demikian, Lynea tidak pernah terlalu bersemangat untuk mendengarkannya. Bagaimana ia masih menyimpan luka dan harapan yang tak pernah pudar terhadap hubungan mereka, kadang membuat hatinya semakin sakit. Enrico pun masih sering menanyakan pada Bryant bagaimana kondisi Lynea dan David. Setiap Bryant kembali ke desa, Enrico selalu membawakan hadiah-hadiah mahal untuk anaknya. Kata Bryant, Enrico selalu menanyakan apakah kini Lynea sudah memiliki tambatan hati yang baru? Setiap mendengar bahwa Lynea masih sendiri, Tuan Besar De Luca hanya terdiam kemudi
Dalam temaram kendaraan menuju kantor polisi, Lynea menatap tak percaya pada selembar kertas di tangannya. Enrico setuju untuk bercerai dengannya.“Apakahah dia bersalah? Kamu yang memaksa bercerai, padahal dia hampir gila karena kamu pergi!” Kembali Romario menyindir secara terang-terangan.“Paman, ayolah bantu aku! Lalu sekarang aku harus bagaimana?” rengek Lynea kesal. Sampai kapan ia dan Enrico harus seperti ini.“Aku tidak tahu. Aku hanya pengacara. Kalian yang menikah. Berbicaralah satu sama lain, hati ke hati.”“Kenapa dia tidak datang malam ini? Apa dia tidak tahu kalau aku hampir mati? Apa dia tidak sadar pacarnya mau membunuhku, dan kini pacarnya itu sudah mati?” gusar Lynea.“Telepon saja langsung. Tanyakan sendiri,” jawab Romario santai. “Aku teleponkan Enrico untukmu saat ini juga.”Hati Lynea berdetak lebih cepat. Debaran rindu atau rasa bersalah menjadi sa
Cinta, sebuah rasa sejuta cerita Madu pelepas dahaga Racun pembunuh jiwa Hidup mati karenanya Cinta, mendatangkan obsesi Untuk saling memiliki Tak rela bila harus berakhir Sabit kalam menjelma tahir “Kamu baik-baik saja, Lyn?” Gabriel terengah-engah datang, langsung memeluk kekasihnya. Belum bisa mengucap apa-apa karena rasa shock yang bergulir sepanjang hari, yang ditanya hanya terdiam berlinang kepedihan. “Semua sudah berakhir, Lyn. Besok kita akan pergi meninggalkan ini semua. Hanya kamu, aku, dan anak-anak kita,” lanjut Gabriel mendekap erat. Tubuh yang bergetar, hati yang dingin, dan kunci kebahagiaan yang telah entah kemana. Lynea tertegun menatap sang dokter dengan hampa. “Aku … ti-tidak bisa … ikut de-denganmu,” gumamnya datar, ringan, dan gamang. “Apa maksudmu? Kita sudah berjanji untuk saling setia dan bersama selamanya! Baru tadi pagi kamu dan aku menyusuri sungai masa
Pandang Lynea mengabur. Rasanya semua ini terlalu berat untuk dijalani dalam waktu satu hari. Apakah penderitaan akan berakhir? Mengapa dunia begitu kejam padanya?Dimanakah bahagia itu? Apakah memang benar ada wujud nyata dari sebuah kata tersebut? Kalau memang hidupnya berhak merasakan, kenapa semua sulit sekali didapatkan?“Ga-Gabriel sudah memiliki i-istri? Sejak ka-kapan kalian me-menikah?” Terbata-bata dan bergetar ia bertanya.Lagi, air mata mengalir begitu saja. Rasa itu bahkan seperti sudah mati. Hancur berkeping, terserak di atas tanah begitu saja menunggu gersang.“Sejak lima tahun lalu, Nyonya,” jawab Avril mulai berkaca-kaca pada matanya.“Hai, Kristin. Ayo, ikut Tante. Kita lihat adek bayi, mau?” Jenna mengajak gadis cilik itu menjauh dari dua wanita dewasa yang akan segera runtuh bersamaan.Kristin melirik pada ibunya. Ketika sang ibu menganggukkan kepala, ia menerima uluran tangan Jenna dan
Pertanyaan Lynea seperti lemparan pisau. Menusuk, menghunjam sampai ke dasar hati terdalam. Seolah ia tahu apa yang ada di pikiran Enrico saat ini. Harta atau keluarga? Cinta atau warisan? Dihadapkan pada pilihan seperti ini, siapa pun tidak akan bisa dengan mudah menentukan langkah selanj
Enrico dan Lynea masih terus bertengkar di ruang kerja. Keduanya sama-sama menahan rasa yang terlalu berat hingga tak mampu lagi menguasai emosi.“Aku tertegun membaca hasil tes DNA, sayangku. Dia kemudian memeluk dan mencium tanpa aku sadari. Aku tidak merasakan apa pun!” jelas
Ucapan terakhir Elena membuat Enrico meradang. Permainan ini sudah tidak lucu lagi. Segala sesuatu yang mengancam keberadaan harta harus disikapi dengan serius.“Jangan macam-macam denganku, Elena!” hardik Enrico kasar.Romario langsung melirik khawatir. Ia menanyakan ada
Sosok Enrico menjulang di depan pintu. Jenna dan Alonzo ada di belakangnya. Semua mata menatap pada Gabriel dan Lynea. Posisi tangan Lynea yang berada di dada dokter itu menjadi sebuah pertanyaan.Rasanya ingin berteriak dan menangis sekencang mungkin. Baru saja satu hari merasa bahagia, ki






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore