Share

Bab 220

Author: Piemar
last update publish date: 2026-06-14 16:37:30

Eva Moreau melangkah masuk dengan anggun. “Salam, Duchess Isabella Laurent,” sapanya dengan senyum tipis yang sopan.

“Sebuah kehormatan menerima kunjungan Anda, Lady Eva,” jawab Isabella tenang. Ia memberikan hormat formal dengan gerakan yang luwes, menunjukkan bahwa ia sudah belajar banyak etiket sejak kedatangannya ke istana.

Isabela menyambut tamunya dengan sopan dan penuh keramahtamahan. Mereka duduk berdua di ruang tamu berhadapan.

Kecanggungan merayap di antara mereka seiring dengan suara
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (4)
goodnovel comment avatar
Rere
nah iya ini... harusnya tiap pergerakan helena & pekerja2 disana itu benar2 dipantau... yg dipantau alex cuma fisiknya helena, tapi dia kan bisa nyuruh orang2 lain berbuat jahat walaupun mungkin cuma diem aja
goodnovel comment avatar
Rere
iya bella keren yah kak... selalu diremehkan tapi mematikan
goodnovel comment avatar
Red Girl
Selidiki dg hati2 lho, Bel. Alex kurang waspada. Helena dihukum gitu harusnya bener2 dipantau ngapain aja kesehariannya, siapa aja yg datang berkunjung kesana, siapa aja pelayan ataupun pekerja yg keluar-masuk paviliun itu beserta tujuannya apa, dll. Klo q, sekedar pelayan pun harus ada catatannya..
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 334

    Sarah, yang menggendong bayi Isabella erat-erat, segera berlari sekencang mungkin. Ia menjalankan perintah terakhir Isabella menuju tempat persembunyian yang telah dipersiapkan jauh-jauh hari. Sebuah lokasi rahasia yang diyakini paling aman untuk melindungi sang bayi. Wanita itu berlari sekuat tenaga bersama seorang perawat yang sudah kelelahan. Beberapa bidikan berasal dari senjata api menyasar mereka. Namun semua peluru itu meleset.“Kita kemana, Sarah?”“Tenang, kita akan sembunyi di sana.”Wanita itu menunjuk sebuah pagar yang tertutupi oleh pepohonan yang merambat. “Sarah, aku tidak kuat.”Perawat itu jatuh lalu tak sadarkan diri. Sektika lutut Sarah gemetar. Tinggal dirinya seorang. Dia harus bisa menyelamatkan bayi ini meski harus membayar dengan nyawanya. Wanita yang sudah pucat pasi itu terus berlari tanpa rasa kenal lelah. Naasnya … Takk!Sarah terjatuh. Sebuah anak panah melesat, bukan lagi senapan. Anak panah itu menusuk tepat di lengan kanannya. Wanita itu tersentak

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 333

    “Nyonya, kita harus pergi sekarang!” Mei Lin bersiap-siap merangkul lengan Isabella yang masih lemah. “Ada apa?” Isabella mengerjap beberapa kali. Bahkan ia tidak sanggup untuk berdiri. Kepalanya terasa berat sebab pendarahan hebat. Mei Lin terdiam, meneguk salivanya beberapa kali. Sarah mendekati Mei Lin. “Ada apa Mei? Kau jangan membuat Nyonya panik.”“Kau tidak dengar? Pasukan Damon menyerang membabi buta. Mereka mengirim pasukan bayaran dengan kemampuan yang sangat kuat. Kemungkinan Ashmond tidak bisa memukul mundur mereka. Pasukan Ashmond tidak siap. Sebelum terjadi sesuatu yang mengerikan. Kita harus segera membawa Nyonya Isabella dan bayinya keluar lewat jalur evakuasi.”“Tapi kata Sir Noah, kita harus menunggu di sini.” Sarah tampak panik. “Tidak bisa. Noah dan pasukannya kewalahan. Pangeran Alex bahkan kini terjebak di istana utama.” Bisik Mei Lin, baru pertama kalinya suaranya bergetar. Sarah mengangguk pasrah. Ke dua tangannya mencengkram rok gaunnya. Matanya tertuju p

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 332

    Malam itu, Helena, ditemani dua orang kepercayaan Klan Moreau, menyusup ke wilayah Istana Ashmond melalui jalur rahasia, gua yang merupakan tempat jalur evakuasi yang sudah tidak digunakan lama tanpa sepengetahuan Felix. Di kehidupan sebelumnya, gua itu menjadi tempat pertemuan rahasianya dengan para kaki tangan yang menjalankan berbagai perintah gelap. Di sanalah transaksi racun yang ditujukan untuk membunuh Isabella Laurent pernah dilakukan.Namun, takdir kini berjalan berbeda.Rencana meracuni Isabella telah gagal.Jika dahulu ia mengincar nyawa sang duchess, rivalnya, maka kali ini targetnya telah berubah.Dengan sorot mata yang dipenuhi kebencian, Helena menatap lorong gua yang gelap.Malam ini, ia datang bukan untuk merenggut nyawa Isabella. Ia akan merampas hal yang jauh lebih berharga. Bayi yang tengah dikandung Isabella Laurent. Oh, bayi yang baru saja dilahirkan dengan penuh perjuangan. “Nona, bagaimana siap?” bisik salah satu prajurit terlatih. “Lakukan sekarang!” titahn

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 331

    Suara tangisan bayi yang baru saja terlahir seharusnya bisa membuat Alex merasa senang. Naasnya, bertepatan bayi itu lahir, Isabella tak sadarkan diri. Alex dilanda panik. Ia memekik, berusaha membangunkan istrinya. “Isabella bangun! Bangun, Sayang!” teriaknya dengan air mata yang sudah berderai membasahi pipinya yang sedikit berjambang. Ia menoleh tajam ke arah tabib dengan tatapan yang memicing tajam. “Lakukan sesuatu, Tabib!”Suara baritonnya yang menggelegar membuat semua orang yang berada di dalam ruangan tersebut terkesiap. Perawat langsung membawa bayi itu dari sana untuk membersihkan bayi yang masih berlumur darah itu. Sarah mengekori wanita itu, mengawasinya dengan siap siaga. Begitupula dengan Mei Lin terus berada di sana mendampingi Isabella dengan perasaan sesak. Dengan tangan yang gemetar sang tabib segera memeriksa denyut nadi Isabella yang lemah. Seketika ia menghela napas panjang. Isabella masih bernapas meskipun lemah. “Yang Mulia, Nyonya kehilangan banyak darah.

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 330

    “Yang Mulia, ada apa?” bisik dayang sang ratu tatkala melihat Cecilia diam termangu, menatap lama Sophia.Cecilia meneguk salivanya sebelum menjawab. “Aku harus memastikan sesuatu,” balasnya. Tatapannya kembali tertuju pada Sophia yang masih tampak lesu. Di samping ranjang, ibunya, Maria menyuapinya bubur. “Maaf, Yang Mulia. Ini sudah waktunya Sophia makan dan minum obat.” Ujar Maria meminta ijin. Sebuah kehormatan kedatangan sang ratu yang sudi menjenguk putrinya. Bahkan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. “Silakan, lanjutkan saja!” ucap Cecilia sembari meneguk minumannya kembali.Namun, tatapannya masih tertuju pada Sophia, mengamati gerak geriknya secara cermat. Barulah setelah gadis itu minum obat, Cecilia memberanikan diri berbicara. “Sophia. Bolehkah saya melihat bahumu? Saya hanya ingin memastikan luka. Jika tak kunjung sembuh. Istana akan mengirimkan tabib terbaik lagi untuk mengobatimu.”Sophia menatap Cecilia dengan sungkan. “Oh, boleh.”Gadis itu kemudian menyingkap a

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 329

    “Bohong... ini semua bohong!” jerit Helena histeris, tangannya mencengkeram kepalanya sendiri. Mendengar kabar tentang keluarganya, hatinya hancur berkeping-keping. Semua telah raib. Ia tidak memiliki apapun saat ini. Keluarga, suami dan harta serta harga dirinya sudah hilang. Bahkan, ia telah resmi menjadi buronan istana Ashmond! Bukan lagi putri mahkota. Pun, bukan lagi anak seorang Kepala Klan besar bernama Moreau. Helena mencengkram gaunnya dengan sorot mata yang gelap. Ia berdiri gemetar di tengah ruangan yang luluh lantak. Vas bunga, cermin hias, hingga perabotan kayu habis hancur berantakan di lantai. Perkamen maklumat kerajaan berstempel emas yang membawa kabar kematian ayahnya dan kehancuran klan Moreau lecek tercengkeram di tangannya.Napasnya memburu hebat, dadanya naik turun tak beraturan. Air mata kemurkaan dan rasa frustrasi yang membakar terus melintasi pipinya yang tirus dan pucat.“Bohong... ini semua bohong!” jerit Helena histeris seraya menyapu kasar barang-baran

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 82

    “Kami membicarakan tentang gaun,” Jawab Isabella singkat, tak ingin memperpanjang percakapan. Alex tergugu sesaat. Pria dingin itu tidak suka drama para wanita. Namun, nyatanya, para wanita di sekelilingnya selalu saja menciptakan drama yang merepotkan. Beberapa detik, ia merenung. Semalam, Isabel

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 65

    Isabella menatap gulungan perkamen yang disodorkan oleh Alex dengan begitu tenang. Raut wajahnya terkendali. Inilah moment penting bagi Alex; mencari tahu siapakah dalang sesungguhnya—yang membuat surat itu. Pengakuan Mona tidak bisa dipercaya. Ia yakin, ada orang besar di balik surat itu. Dia meng

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 64

    Dan di sini lah mereka berada. Helena dibawa Alex untuk menyaksikan bagaimana kepala sipir penjara menginterogasi pelayan pribadinya, Mona. Sebuah ruangan bawah tanah yang berbau lembab dan karat. Hanya ada satu obor yang menyala sebagai pusat penerang. Mona yang malang bersimpuh dengan tubuh yang

  • ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM   Bab 62

    Alex berdiri tegap dengan tangan bertumpu pada hulu pedangnya, memperhatikan barisan pasukan yang perlahan memasuki gerbang utama Ashmond. Di hadapannya, Noah Von Frederic yang tampak letih tapi tetap sigap memberikan penghormatan militer dan melaporkan kepulangan rombongan pasukan terbaik Ashmond.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status