MasukSatu atap, dua istri, dan seribu luka. Noah Prakasa Wibisono bersumpah tidak akan pernah menyentuh Icha, gadis yatim piatu yang dipaksakan ayahnya masuk ke dalam rumah tangganya yang sempurna bersama Vivian. Baginya, Icha adalah "noda" yang harus disingkirkan. Namun, paras cantik Icha yang murni dan keberanian gadis itu melawan setiap hinaannya perlahan mulai mengusik pertahanan Noah. Di sisi lain, Icha bersumpah tidak akan pernah membiarkan benih keluarga Wibisono tumbuh di rahimnya. Sebuah permainan hati yang berbahaya dimulai: antara benci yang mendalam dan gairah yang terlarang.
Lihat lebih banyakGerimis tipis di luar sana telah menjelma menjadi hujan yang menderu, menghantam atap seng dan jendela kayu tua bangunan kolonial di pedalaman Bogor tersebut. Di dalam kamar lantai dua, atmosfer terasa begitu pengap, dingin, namun sarat akan marabahaya yang kian mendekati titik kritis.Icha masih meringkuk di sudut kasur tua, memeluk kedua lututnya erat-rabat. Seluruh tubuhnya gemetar hebat, bukan hanya karena hawa dingin pegunungan yang menusuk dari sela-sela ventilasi, melainkan karena sepasang mata lapar milik Robby yang sejak tadi tidak berhenti menatapnya dari ambang pintu.Cklek.Pintu kamar mendadak dibuka lebih lebar. Dua anak buah Robby yang bertubuh kekar dan bertato melangkah masuk dengan langkah kaki yang berat, mengunci pergerakan Icha dari sisi kanan dan kiri ranjang. Di tangan salah satu anak buahnya, terdapat sebuah botol kaca kecil berisi cairan bening yang baru saja dicampurkan ke dalam segelas air manis."Gimana, Bos? Nyonya Vivian belum ada kabar lagi soal transfer
Jarum jam di dasbor mobil van operasional Wibisono Group sudah menunjuk ke angka satu siang. Suasana di dalam kabin mobil benar-benar mencekam. Hanya ada suara deru mesin yang dipaksa bekerja keras dan detak jemari Endra yang mengetik di atas layar tablet. Noah duduk di kursi tengah dengan mata merah yang melotot tajam menatap kosong ke lantai mobil. Rambutnya berantakan, dan aura di sekelilingnya begitu pekat oleh kemarahan bercampur ketakutan yang luar biasa.BrakNoah tiba-tiba menghantam dinding interior van dengan kepalan tangannya hingga panel plastik di sana retak. "Sialan! Berjam-jam kita berputar-putar seperti orang bodoh di Jakarta, dan tidak ada satu pun informan kamu yang becus, Endra! Istri aku di mana?!""Tuan Noah, tolong tahan diri Anda!" Endra menoleh dengan wajah yang sama pucatnya. Keringat dingin membasahi kerah kemejanya. "Semua jaringan kita di dunia bawah sudah bergerak. Masalahnya, gerombolan yang dibawa Robby ini tipikal pembunuh bayaran yang tidak menggunaka
Ciiit!Ban minibus hitam itu berdecak kasar saat melewati jalanan tanah berbatu yang becek di pedalaman lereng Puncak, Bogor. Kabut tipis khas pegunungan mulai turun, menyelimuti sebuah rumah tua berarsitektur kolonial yang nampak terbengkalai di balik rimbunnya pohon pinus dan semak belukar yang menjulang tinggi. Rumah itu adalah salah satu aset kuno milik keluarga besar Vivian yang sudah puluhan tahun tidak ditinggali, terasing jauh dari jalur utama wisata, menjadikannya tempat persembunyian yang sangat sempurna.Robby mematikan mesin mobil, lalu meregangkan otot-otot lengannya yang kaku setelah menyetir semalaman suntuk menembus jalur tikus pinggiran kota. Ia menoleh ke belakang, menatap sosok Icha yang masih terkulai lemas di atas jok dengan kedua tangan yang terikat rantai tali nilon."Gimana, Bos? Langsung diturunin sekarang?" tanya salah satu anak buahnya yang bertato sembari membuka pintu geser mobil. Udara dingin Bogor langsung menerobos masuk, menusuk tulang.Robby tersenyum
Brak!Noah menendang kursi kerjanya hingga kursi kulit mewah itu terlempar ke belakang menghantam dinding kaca. Napasnya memburu kencang, dadanya naik turun dengan ritme yang tidak teratur karena emosi yang kian membakar rongga dadanya seutuhnya."Menghilang?! Bagai asap yang menguap begitu saja?!" seru Noah histeris, sepasang mata elangnya berkilat penuh dendam yang berkobar. "Sudah aku duga! Penghilangan dirinya ini adalah bukti paling mutlak kalau dialah otak di balik penculikan Icha sore kemarin! Wanita iblis itu tahu aku menjatuhkan talak semalam, dan dia langsung menggunakan seluruh kaki tangannya untuk menyerang titik terlemahku!"Endra segera menyodorkan tablet digitalnya ke hadapan Noah. "Saya juga sudah berkoordinasi dengan pihak imigrasi bandara internasional dan pelabuhan, Tuan. Data paspor atas nama Vivian Wibisono ataupun nama gadisnya sama sekali tidak mendeteksi adanya pergerakan keluar dari wilayah republik Indonesia sampai jam tujuh pagi ini. Rekening bank utamanya j
"Lepaskan saya, Tuan Noah!" bentak Icha, ia memberontak hebat, mencoba menarik tangannya dari cengkeraman suaminya dengan wajah merona merah padam akibat dongkol. "Jangan lancang menyentuh saya!""Tidak akan melepaskanmu, Cha! Tidak malam ini!" balas Noah, suaranya meninggi satu oktaf, menekan selu
Malam harinya, Icha duduk di balkon kamarnya yang baru. Angin malam bertiup cukup kencang, menerbangkan beberapa helai rambutnya. Ia menatap gerbang utama mansion yang dijaga ketat. Ketenangan dua hari ini hanyalah ilusi, ia tahu itu. Noah akan segera pulang, membawa serta seluruh amarah, racun, da
Dua hari telah berlalu sejak insiden api di paviliun, dan untuk pertama kalinya sejak menginjakkan kaki di Mansion Wibisono, Icha merasakan apa itu oksigen yang tidak tercemar oleh aroma intimidasi. Noah tidak menampakkan batang hidungnya sama sekali. Pria itu tertahan di rumah sakit, terjebak dala
Sisa-sisa amarah Noah semalam masih tertinggal di ruang tengah Mansion Wibisono. Pecahan vas kristal yang hancur karena tendangannya telah dibersihkan oleh pelayan yang bekerja dalam diam di bawah bayang-bayang ketakutan, namun hawa dingin yang dipancarkan sang tuan rumah belum juga surut.Noah sem












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasan