LOGIN***
“Geo? Hei! Ge!” tegur Yuvrelina seraya menepuk lengannya. “Kenapa kamu datang lagi ke sini?” tanyanya pada Geo.Geo Worland baru terjaga dari lamunan panjangnya, dan dia menatap Yuvrelina dengan tubuh berbalut baju tebal tengah berdiri di sampingnya. “Aku pasti sudah gila, aku melamun dan memikirkan wanita ini menikmati sentuhan dariku!” keluh Geo dalam hati.“Ah, aku tadi hanya berjalan di sekitar sini dan aku melihatmu ada di dalam toko. Aku ingin membawamu untuk menikmati sUsai melakukan hubungan intim Mike tak henti-hentinya mengukir senyum penuh kepuasan pada bibirnya.“Kamu terlihat sangat lelah, apa aku perlu mengantarkanmu sampai tiba di rumah?” tawar Mike pada Yuvrelina.Yuvrelina spontan menggelengkan kepalanya, dia tidak mungkin menyetujuinya. Yuvrelina tidak ingin pelayan di kediamannya mengetahui tentang Mike, jika sampai itu terjadi maka tidak lama lagi pasti akan sampai ke telinga Geo Worland.“Kenapa malah melamun? Kamu cemas aku berbohong dan tidak sungguh-sungguh mengantarkanmu hingga tiba di rumah?” tanya Mike pada Yuvrelina.Yuvrelina menggelengkan kepalanya, dia segera mengambil kacamata miliknya dari atas meja.“Saya akan pulang sendiri, lagi pula tidak jauh dari sini,” ujarnya dengan gugup sambil merapikan kembali bajunya. “Presdir, saya akan pulang sekarang,” pamit Yuvrelina pada Mike.“Hm,” gumam Mike sambil menganggukkan kepalanya. Mike duduk di sofa, Yuvrelina mengambil tasnya lalu berjalan pelan keluar
“Pres-presdir, oukh, sssh,” desah Yuvrelina lantaran tidak bisa menolak sentuhan dari Mike. Batinnya mengumpat Mike berulang kali tapi tetap saja kocokkan yang dilakukan Mike dan gosokan Mike Miland pada sisi intimnya membuat Yuvrelina mendesah dan mengerjap nikmat.“Sisi intimmu sangat basah, Barbie, aku sangat menyukainya,” ujar Mike tanpa sadar. Mike menarik lepas celana dalam berenda dari dalam rok Yuvrelina.Yuvrelina terkejut mendengar Mike memanggilnya dengan nama Barbie akan tetapi perkataan Mike barusan tidak bisa merubah rasa dan desiran setiap sentuhan yang Mike lakukan saat ini.Mike turun dan berjongkok tepat di depan Yuvrelina, dia merasa semua itu nyata jadi Mike memutuskan untuk mencicipi cairan di antara kedua pangkal paha Yuvrelina. Mike membuka kedua paha Yuvrelina ke sisi samping kiri dan kanan lalu memeluknya menggunakan kedua lengannya dan mulai menyapukan lidahnya pada celah di antaranya.“Sssh, oukhh, Presdir, akh, ssh, oukh, Presdir, aku tida
Yuvrelina terpaku menatap Mike, begitu juga sebaliknya, Yuvrelina pikir Mike bakalan memecat dirinya hari ini. Apalagi Mike melotot dan menatap dirinya dengan kedua mata tidak berkedip. Yuvrelina ingin menegurnya tapi dia cemas kalau Mike akan memarahinya seperti hari kemarin, jadi dia hanya berdiri dan menunggu Mike membuka kata.Cukup lama hingga Mike bersedia mengalihkan perhatiannya dari sosok Yuvrelina di depannya.“Ah, iya, kenapa kamu datang ke ruangan kerjaku?” tanya Mike pada Yuvrelina. Mike sudah kehilangan akal, dia bahkan tidak bisa mengingat lagi dengan apa yang pernah dia katakan kemarin pada Yuvrelina.“Apa? Kenapa?” tanya balik Yuvrelina dengan tubuh condong ke depan, dia sama sekali tidak mengerti. Yuvrelina ingat kalau kemarin Mike bilang padanya bahwa dia harus bekerja sebagai asisten pribadi Mike dan bekerja di dalam ruangan tersebut bersama Mike.“Kenapa bagaimana?” ulang Mike dengan ekspresi bingung.“Presdir bilang saya harus bekerja di dal
Yuvrelina sangat menikmati sensasi yang Mike berikan untuknya. Entah kenapa dia tidak peduli lagi jika Mike tahu siapa dirinya. Tubuh Yuvrelina tidak bisa menolak sentuhan yang memang dia inginkan sejak lama!Puas menikmati hubungan intim dengan posisi berdiri, Mike segera membawa tubuh Yuvrelina ke sofa di dalam ruangan, dia membuat tubuh Yuvrelina telanjang bulat dan kembali berpacu di atasnya dengan menahan kedua kaki Yuvrelina ke atas."Ah, ah, Presdir, oukhhh, sshhh, oukhhh, sssshhhh, aaaaaaaaakhhhhhh," pekik Yuvrelina penuh kenikmatan.Mike melumat bibir Yuvrelina sambil terus berpacu."Aku senang kamu tidak menolaknya," bisik Mike pada telinganya.Yuvrelina mengangguk pelan sambil memeluk tengkuk Mike. Sampai Mike puas dengannya Yuvrelina baru sadar kalau dia menggunakan sosok lain untuk bertemu dengan Mike hari ini. Yuvrelina masih rebah sambil mengatur nafas. Sementara Mike tidur dengan posisi miring di sebelahnya sambil menyentuh area intimnya dan menge
"Kenapa kamu diam saja? Kamu tidak ingin menjawab pertanyaan dariku?" Bisik Mike tepat di depan bibir Yuvrelina, ditatapnya wajah dan kedua mata Yuvrelina. Di balik bingkai kacamata tersebut jelas sekali bahwa kedua mata itu adalah milik Yuvrelina. Mike mengendus napas Yuvrelina, kini dia benar-benar yakin wanita di hadapannya ini itu adalah Yuvrelina."Selama ini aku hanya menginginkan dirimu, akhirnya aku menemukanmu, jadi apakah Geo Worland sudah menipuku selama ini?" Tanya Mike dalam hati.Mike melamun, Yuvrelina segera menjawab pertanyaan dari Mike."Anda salah paham, Presdir, saya harus melanjutkan pekerjaan," jawab Yuvrelina. Yuvrelina memberanikan diri untuk menyentuh dada Mike dengan maksud mendorong Mike agar menjauh darinya. Akan tetapi Mike malah mencekal kedua pergelangan tangan Yuvrelina dan menahannya di dinding tepat di atas kepala Yuvrelina."Kamu tidak akan bisa meninggalkan ruangan ini kecuali aku mengizinkannya," bisik Mike tepat di depan matanya.
“Apa yang kamu lihat? Apa kamu buta, hah? Bisa-bisanya mereka mempekerjakan pegawai tidak becus sepertimu!” bentak Mike pada Yuvrelina.Yuvrelina segera duduk berjongkok untuk membereskan semua berkas di lantai, dia sesekali menatap ke arah Mike. Setelah berteriak padanya, Mike kembali sibuk dengan berkas-berkas di atas meja.“Dia pemilik perkebunan, untuk apa dia membeli perusahaan di Amerika? Bukannya dia masih menjadi suami Barbie?” tanya Yuvrelina dalam hati.Setelah selesai menata berkasnya, Yuvrelina berdiri dan berjalan menuju ke arah meja kerja Mike untuk menyerahkan berkas tersebut padanya.“Presdir, ini berkasnya,” ucap Yuvrelina sambil menyodorkannya dengan kepala menunduk. Yuvrelina sangat cemas dan takut. Penampilannya memang sudah berubah, tapi bagaimana dengan yang lainnya? Mike dan dirinya sempat tinggal bersama. Mike begitu mengenali Yuvrelina, tidak sulit untuk membedakan mana Barbie dan mana Yuvrelina. Yuvrelina berpikir dengan sangat keras. Dia ti
Apa aku sudah salah dengar? Pria kejam ini barusan berterimakasih padaku? Yuvrelina bertanya-tanya dalam hatinya. Demi menepis rasa canggung tersebut, wanita itu segera mengambil tisu untuk mengusap bibirnya sendiri seraya menatap kedua anak laki-laki di seberang mejanya. Kelvin dan Keyvan, keduan
Mike membawa Yuvrelina kembali ke kediamannya. Sudah waktunya untuk menunjukkan Barbie kembali di depan publik. Keduanya baru saja tiba di rumah. Supir membawakan koper Yuvrelina masuk ke dalam. Yuvrelina menerima koper itu dengan bibir tersenyum, mendapati hal itu, Mike segera membuka kata..“Kamu
Mike tidak ingin menunda waktu terlalu lama, setelah Yuvrelina menguasai semua kebiasaan serta mengetahui dengan detail apa saja yang dilakukan Barbie, pria itu segera mengirimkan Yuvrelina ke luar negeri untuk melakukan operasi plastik dari dokter terbaik. Mike Miland membawakan uang tiga koper en
Sepulang bekerja dari kebun milik Jon,Yuvrelina merawat Ernida Wilson yang kini sedang sakit keras di dalam kediamannya. Yuvrelina segera membawanya ke rumah sakit dengan uang pemberian dari Mike Miland. Dengan uang itu, ibu mertuanya bisa segera mendapatkan perawatan dari dokter terbaik serta mel







