Home / Fantasi / My Blind Mate / 99. kabar menyebar

Share

99. kabar menyebar

Author: Shaveera
last update publish date: 2026-07-07 10:48:35

Dokter Abigail masih bungkam tetapi tangannya sibuk bergerak menyalin setiap informasi yang berhasil dia simpan dalam layar. Setelah semua selesai, dua lembar file telah berada di tangannya.

Tanpa suara, dokter itu menyerahkan file tersebut pada Esther. "Apa ini, Abigail?"

"Baca saja, nanti juga akan tahu." Abigail menjawab dengan nada datar.

Dua wanita kepercayaan Rebecca itu memang dikenal sebagai wanita tanpa suara. Namun, sejak hadirnya Sisilia Esther cenderung lebih banyak bicara daripad
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • My Blind Mate   100. Bahagianya Sang Alpha

    Waktu terus berjalan, Raja Lycan Edward Slovasky terlihat makin sibuk dan penuh senyum di setiap langkahnya. Ini membuat beberapa anggota pack menjadi bingung atas perubahan sikap Raja mereka. Bahkan setiap hasil panen anggur selalu di pilih yang terbaik dan dikirim segera ke kastil perak. "Sebenarnya apa yang terjadi dengan kastil perak hingga Raja kita begitu bergairah?""Jangan banyak tanya, kita hanya omega biasa yang mungkin tidak berhak tahu semua urusan pimpinan.""Setidaknya bagi kabar bahagia pada kita agar kinerja kita akan lebih baik.""Sudahlah, jangan berbicara lebih. Kudengar kabar dari beberapa warior di luar tembok bahwa Raja kita sedang menemukan cinta keduanya dan calon Luna itu telah hamil," jelas seorang omega wanita. Mendengar berita yang dijamin keasliannya maka para pekerja kebun anggur itu seketika berwajah ceria dan penuh senyum. Tanpa mereka sadari dari atas atap sebuah bangunan kuno ada sepasang mata merah mengamati dan mendengar semua perbincangan para

  • My Blind Mate   99. kabar menyebar

    Dokter Abigail masih bungkam tetapi tangannya sibuk bergerak menyalin setiap informasi yang berhasil dia simpan dalam layar. Setelah semua selesai, dua lembar file telah berada di tangannya. Tanpa suara, dokter itu menyerahkan file tersebut pada Esther. "Apa ini, Abigail?""Baca saja, nanti juga akan tahu." Abigail menjawab dengan nada datar. Dua wanita kepercayaan Rebecca itu memang dikenal sebagai wanita tanpa suara. Namun, sejak hadirnya Sisilia Esther cenderung lebih banyak bicara daripada Abigail. Kedua mata Esther membaca setiap kata yang tersusun di atas kertas dengan teliti. Saat pandangannya mendapati kata positif, dia langsung mendongak melihat ke arah Abigail yang juga sedang menatapnya. "Apa ini maksudnya, Abigail. Kau seorang dokter, jelaskan!"Abigail menghempas napas kasar dan berat, dia menggelengkan kepala dengan suara tertahan, "kau seorang Beta, Esther. Apa tidak menghidu aroma yang lain dalam tubuh alpha?"Esther menatap tajam pada Abigail, dengan kasar dia men

  • My Blind Mate   98. Sisilia Hamil

    Angin malam bertiup menerpa wajah cantik Alpha Female Kastil Perak, Sisilia berdiri di tepi balkon kamarnya memandang cahaya bulan yang redup. Terdengar langkah kaki mendekat, aroma tubuh familiar menyapa indera penciuman tetapi dia tidak berbalik. Kedua tangan melingkar di pinggangnya barulah suara Sisilia keluar. "Sedang apa kamu di sini, Edward?" Suara sinis keluar dari bibir tipis Sisilia. Pria itu adalah Edward, dia masih diam tetapi pelukannya makin erat dengan kepalanya bersandar pada bahu kanan alpha female. "Mengapa diam saja di sana?""Biarkan sejenak aku menghirup aroma tubuhmu yang sedang hamil, Sayang!"Mendengar kata hamil yang keluar dari Edward seketika tubuh Sisilia berbalik dan menatap penuh tanya pada lelaki itu. Ada sinar tidak percaya di mata bening madu milik Sisilia. Mata yang memancarkan keteduhan dan keindahan telah membuat Edward tersenyum simpul. "Ada apa, apakah tidak kau rasakan pergerakannya di dalam sini?" tanya Edward dengan telapak tangan membela

  • My Blind Mate   97. Waktu berburu

    Semua mata memandang pada Rhena, lalu mereka berganti saling pandang. Tetua masih bungkam menunggu jawaban anggota yang ada. "Baik, mungkin dengan begini kita bisa menentukan kelayakan seorang alpha.""Baik. Tentukan waktunya sekalian, karena aku juga harus kembali ke Alpha Stuward," kata Rhena dengan nada datar. Semua anggota menatap pada sang Tetua dengan gerakan yang sama. Mereka mengangguk. "Kita tunggu purnama depan, saat itu kekuatan kalian akan berada di puncak. Bagaimana?"Warior saling pandang, lalu mereka secara serempak menatap pada omega. "Apakah kalian akan ikut penentuan ini?" "Apakah kami bisa?""Semua bisa asal kalian miliki kemampuan untuk menjadi seorang pemimpin seperti syarat dalam pack kita sebelumnya," jawab Tetua. "Tunggu, apa kalian lupa?"Seketika mereka yang ada di sana menjadi terdiam dengan pandangan terfokus pada tetua. "Jadi saat kita berburu itu awal dari penentuan alpha baru, apakah seperti itu, Tetua?" tanya seorang omega. Tetua seketika tertawa

  • My Blind Mate   96. Kabar Rhena

    Tetua pack Stigma masih terus berbincang dengan para anggota pack yang tersisa sepuluh saja. Mereka berkumpul membentuk lingkaran dengan saling menjabat tangan untuk menguatkan niat. Di antara mereka masih ada dua warior, satu gamma, enam omega dan tetua. Mereka membuat perjanjian untuk sementara menunggu kabar dari putri alpha--Rhena. Mereka sembunyi di goa-goa yang sulit tercium oleh para anak buah raja Lycan. Meskipun menunggu kabar dari Rhena, ada beberapa omega ingin bebas. "Jika kalian inginkan kebebasan, silakan saja. Saya sebagai tetua hanya bisa menyerahkan keputusan itu," kata tetua. "Aku ingin membangun pack kecil sendiri tentunya Anda masih menjadi tetuanya, Tuan Acrilick.""Iya benar, aku juga setuju dengan ide Gamma Aiden," kata salah satu warior. Tetua menatap Gamma Aiden yang terlihat lebih dewasa dan mumpuni dalam memimpin anggota pack yang tersisa. "Aku masih belum menguasai masa perubahan dengan baik, Tetua. Di usiaku yang sekian masih bingung untuk melakukan

  • My Blind Mate   95. Pack Stigma

    Usai perkelahian yang menguras tenaga tubuh Alpha Female Sniders seketika terkulai lamas tanpa daya. Tubuh indahnya luruh ke tanah, untung masih bisa ditangkap oleh Raja Lycan Edward. Pria itu segera membawa tubuh kekasihnya berlari ke tempat yang lebih stabil. Di bawah pohon rindang, tubuh Alpha Female Sniders di dudukan bersandar pada akar besar yang muncul ke permukaan tanah. "Apakah selelah ini hingga sulit bernapas?" tanya Raja Lycan Edward. "Aku juga tidak mengerti mengapa dan ada apa dengan tubuhku, Edward," jawab Alpha Female Sniders "Kapan terakhir siklus menstruasi kamu, Sisilia?"Alpha Female hanya menatap pasangan keduanya dengan dahi berkerut, dia tidak mengerti apa hubungan antara siklus menstruasinya dengan kondisi tubuh. "Beberapa hari silam kita sering bercinta, mungkinkah saat ini kamu sedang hamil, Sisilia?""Tidak mungkin, aku hanya kelelahan. Tunggu sebentar saja sudah lebih baik," jawab Alpha Female tegas. Raja Lycan mengulum senyum, dia pun bangkit dari du

  • My Blind Mate   47. datang ke kastil hitam

    Tubuh Sisilia bersinar keemasan. Tubuhnya menyatu dengan serigala kesayangan. Sinar mata yang biasanya kosong kini mulai mengeluarkan sinar. "Berhati-hatilah, Alpha Sisilia. Kami masih butuh Anda!" Ester berkata sambil menepuk punggung kokoh serigala perak tersebut. Sang serigala melolong panjang

  • My Blind Mate   44. pergulatan atau pergumulan

    Sisilia melayangkan telapak tangannya pada pipi Edward. Bunyi yang keras saat kedua kulit saling bertemu membuat pria itu ternganga tidak percaya dengan sikap wanita buta itu. "Kau berani bertingkah, Buta?""Bukankah sejak awal Tuan tahu bahwa saya Buta. Mengapa masih saja mengejar?"Edward segera

  • My Blind Mate   38. Menunda

    Sang Elder menatap langit yang semakin gelap. Jika semalam di wilayah timur hutan Jungkla terdapat ritual angkat alpha baru, kini di wilayah seberang sungai wilayah Pack Harlan mengadakan ritual resmi marking. Sang Elder tersenyum kemudian dia mulai membaca mantra khusus menyambut datangnya anggot

  • My Blind Mate   36. Mendapat restu

    Semua anggota pack telah kembali ke huniannya masing-masing menyisakan Rebecca dan sepasang lycan. Sisilia masih nyaman duduk di samping Edward dengan tatapan kosong, bahkan binar kehidupan saat itu hilang tanpa bekas. Hal ini bisa dirasakan oleh Edward, ada kegelisahan menguar dari tubuh Sisilia.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status